Mengenal Fungsi Obat Alergi Chlorpheniramine Maleate (CTM)


Chlorpheniramine maleate adalah jenis obat antihistamin untuk meredakan gejala alergi, batuk pilek, dan rhinitis alergi. Gejala awal yang pertama kali muncul pada kondisi itu adalah muncul ruam, mata berair, hidung gatal, batuk, hingga bersin terus menerus.

(0)
15 Nov 2020|Azelia Trifiana
Chlorpheniramine maleate adalah jenis obat antihistamin untuk meredakan gejala alergiAlergi sering membuat hidung gatal dan bersin
Chlorpheniramine maleate adalah jenis obat antihistamin untuk meredakan gejala alergi, batuk pilek, dan rhinitis alergi. Gejala awal yang pertama kali muncul pada kondisi itu adalah muncul ruam, mata berair, hidung gatal, batuk, hingga bersin terus menerus.Sama seperti obat lainnya, penggunaannya harus sesuai dengan dosis yang tertera. Jika tidak, bisa saja mengakibatkan masalah lain, bukannya menyembuhkan penyakit yang diderita.

Cara kerja chlorpheniramine maleate

Obat pereda gejala alergi ini bekerja dengan menghambat histamin yang diproduksi tubuh. Peran histamin adalah mengusir benda asing yang berpeluang mengganggu tubuh. Terkadang, reaksi ini berlebihan ketika mengusir benda asing atau alergen.Umumnya, reaksi alergi terjadi karena terkena serbuk sari, bulu hewan, gigitan serangga, hingga konsumsi kacang dan hewan air bercangkang. Bagi orang yang alergi terhadap zat-zat itu, reaksi yang mungkin muncul adalah muncul ruam di kulit, bersin, mata berair, hidung tersumbat, hingga tubuh membengkak.Tak hanya menghambat kinerja histamin, chlorpheniramine maleate juga membantu mengeringkan beberapa cairan tubuh sehingga gejala seperti mata dan hidung berair pun mereda.Meski demikian, CTM bukanlah obat yang bisa langsung diberikan kepada penderita batuk atau pilek.Memberikan CTM kepada anak berusia di bawah 6 tahun harus atas pengawasan dokter. Selain itu, pemberian obat chlorpheniramine maleate dalam jangka panjang juga tidak disarankan untuk anak-anak berusia di bawah 12 tahun.

Cara mengonsumsi obat chlorpheniramine maleate

Obat chlorpheniramine maleate tidak akan menyembuhkan atau mempersingkat batuk dan pilek. Bahkan, jika tidak digunakan sesuai dengan resep dokter atau dosis yang tertera, ada kemungkinan menimbulkan efek samping serius.Untuk itu, perhatikan beberapa cara mengonsumsi CTM dengan tepat, yaitu:
  • Konsumsi obat dalam bentuk tablet, kapsul, atau sirup sesuai dengan resep dokter atau dosis yang tertera di label
  • Jika mengonsumsi kapsul yang lepas lambat (extended-release), telan seutuhnya dan jangan dihancurkan
  • Apabila mengonsumsi obat CTM dalam bentuk sirup, gunakan sendok takar untuk tahu persis dosisnya
  • Sebaiknya konsumsi di waktu yang sama setiap harinya untuk menghindari kekurangan atau kelebihan dosis
Dosis konsumsi chlorpheniramine maleate setiap orang berbeda, bergantung pada banyak faktor. Mulai dari usia, kondisi medis, dan juga respons pada terapi yang tengah dijalani.Jangan meningkatkan dosis atau mengonsumsi CTM lebih sering dari dosis di kemasan atau resep dokter.

Efek samping konsumsi chlorpheniramine maleate

Setiap obat tentu memiliki efek samping. Meski demikian, banyak orang yang tidak merasakan efek samping sama sekali atau hanya terasa ringan.Beberapa efek samping yang mungkin muncul setelah mengonsumsi CTM adalah:
  • Sakit kepala
  • Merasa tegang
  • Merasa lebih antusias dari biasanya
  • Tidak bisa tidur
  • Sakit perut
  • Penglihatan kabur
  • Mulut kering
  • Konstipasi
  • Mengantuk
Apabila efek samping di atas terasa semakin memburuk, segera konsultasikan kepada dokter. Lebih jauh lagi, ketika terasa mulut menjadi kering, coba redakan dengan menghisap permen, minum air, atau mengunyah permen karet tanpa gula.Tak kalah penting, sampaikan kepada dokter apabila muncul efek samping serius seperti mood swing drastis, merasa bingung, kesulitan buang air kecil, hingga detak jantung yang tidak stabil.

Efek samping yang dialami setiap orang bisa berbeda, namun jangan sepelekan efek samping apabila terasa semakin mengganggu bahkan menimbulkan kejang.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar cara aman mengonsumsi obat antihistamin seperti chlorpheniramine maleate, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
alergirhinitis alergihidup sehat
WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-53948/chlorpheniramine-allergy-oral/details
Diakses pada 29 Oktober 2020
Drugs. https://www.drugs.com/mtm/chlorpheniramine.html
Diakses pada 29 Oktober 2020
Patient. https://patient.info/medicine/chlorphenamine-for-allergies-allercalm-allerief-hayleve-piriton-pollenase
Diakses pada 29 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait