Mengenal Infeksi Bakteri Helicobacter Pylori yang Kerap Dikaitkan dengan Kanker Lambung


Gejala infeksi bakteri Helicobacter Pylori, yaitu rasa sakit terbakar di perut, feses atau muntah berdarah hingga anemia. Cara pengobatan yang umum disarankan dokter, yaitu dengan triple theraphy.

0,0
05 Aug 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Salah satu gejala infeksi bakteri helicobacter pylori, yaitu rasa sakit terbakar di perut.Bakteri helicobacter pylori dapat merusak lapisan pelindung dalam bagian lambung
Bakteri Helicobacter Pylori atau H. Pylori adalah jensi bakteri yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan lambung. Infeksi kronis bakteri H pylori dapat menyebabkan rusaknya lapisan pelindung bagian dalam lambung dan menyebabkan peradangan. Orang yang terinfeksi bakteri ini dapat mengalami tukak lambung, gastritis, bahkan kanker lambung.Sebagian besar orang yang terinfeksi biasanya telah tertular bakteri H. Pylori sejak kecil tanpa memiliki gejala tertentu. Penyebaran bakteri ini terjadi dengan cara transmisi oral ke oral atau dari tinja ke oral, melalui makanan dan minuman yang tidak bersih atau terkontaminasi, kontak dengan air liur orang yang terinfeksi.

Gejala infeksi bakteri helicobacter pylori

Pada awal terpapar bakteri helicobacter pylori, sebagian besar orang biasanya tidak merasakan gejala apa pun. Akan tetapi, jika telah terjadi peradangan dan mengalami gastritis ataupun tukak lambung, maka Anda akan mengalami beberapa gejala berikut ini:
  • Rasa sakit yang tumpul atau terbakar di perut, terutama saat perut kosong
  • Rasa sakit dapat berlangsung selama beberapa menit hingga berjam-jam
  • Rasa sakit dapat datang dan pergi selama beberapa hari atau dalam hitungan minggu
  • Muncul gejala gangguan pencernaan, seperti kembung, mual, dan muntah
  • Sering bersendawa
  • Hilangnya nafsu makan
  • Terjadi penurunan berat badan.
Sebaiknya segera kunjungi rumah sakit terdekat apabila Anda juga mengalami gejala, seperti:
  • Kesulitan menelan
  • Anemia
  • Terdapat darah pada feses atau saat muntah.
Gejala-gejala di atas juga dapat dirasakan oleh penderita penyakit lain yang tidak terkait dengan H. pylori. Oleh karena itu, saat Anda memiliki gejala tersebut, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah Anda terinfeksi bakteri H. pylori.

Pemeriksaan bakteri helicobacter pylori

Beberapa tes yang mungkin dilakukan untuk memastikan keberadaan bakteri helicobacter pylori adalah:
  • Pemeriksaan fisik, yaitu pemeriksaan dengan cara menekan bagian-bagian perut untuk memeriksa gejala kembung, mual atau sakit, serta mendengarkan suara yang ditimbulkan oleh perut.
  • Tes darah, napas, dan feses untuk memeriksa keberadaan pylori.
  • Anda juga mungkin akan dianjurkan untuk melakukan endoskopi bagian atas, sering kali diikuti dengan biopsi.
Infeksi bakteri H. pylori tidak dapat menyebabkan kanker lambung secara langsung. Walaupun demikian, ulkus lambung yang tidak kunjung sembuh memiliki potensi untuk berkembang menjadi kanker lambung di kemudian hari. Jika keluarga Anda pernah mengidap kanker lambung, maka risiko terkena kanker ini semakin meningkat.

Cara mengobati infeksi bakteri helicobater pylori

Jika Anda positif mengidap tukak lambung yang disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori, dokter akan memberikan triple therapy sebagai pengobatan. Triple therapy adalah kombinasi dua tipe antibiotik yang berbeda dengan obat pereduksi asam. Dengan menurunkan produksi asam lambung, maka dapat membantu antibiotik bekerja lebih efektif.Beberapa jenis obat yang mungkin diberikan untuk mengobati tukak lambung karena infeksi helicobacter pylori adalah:
  • Klaritromisin
  • Proton-pump inhibitors (PPI), seperti lansoprazole, esomeprazole, pantoprazole, atau rabeprazole
  • Metronidazole (diberikan selama 7-14 hari)
  • Amoksisilin (diberikan selama 7-14 hari).
Jenis pengobatan yang diberikan dapat bervariasi tergantung pada riwayat medis atau apakah Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan tertentu.Setelah selesai pengobatan, Anda harus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah infeksi telah hilang atau tidak.Biasanya hanya diperlukan satu periode pemberian obat untuk menghilangkan infeksi. Akan tetapi, jika diperlukan pengobatan lebih lanjut, dokter akan meresepkan jenis obat yang berbeda.Selain pemberian obat, dokter mungkin juga akan menyarankan perubahan gaya hidup dan tidak mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu. Khususnya yang dapat memperburuk kondisi tukak lambung, seperti makanan pedas, alkohol, atau merokok.

Mencegah infeksi bakteri helicobacter pylori

Hingga saat ini belum ditemukan vaksin untuk mencegah infeksi bakteri helicobacter pylori. Oleh karena itu, pencegahan infeksi bakteri H. pylori hanya dapat dilakukan dengan usaha menjaga kebersihan, seperti:
  • Cuci tangan dengan menggunakan sabun hingga bersih setelah menggunakan kamar mandi dan sebelum makan.
  • Makan makanan yang telah dimasak dengan benar (bersih dan matang).
  • Minumlah air dari sumber yang bersih dan aman.
  • Apabila menggunakan toilet umum, sebaiknya semprotkan pembersih kuman toilet terlebih dahulu.
  • Hindari menggunakan peralatan makan yang sama dengan orang lain.
  • Jangan menggunakan sikat gigi yang sama dengan orang lain.
Dengan menjaga kebersihan, setidaknya Anda dapat meminimalisir kemungkinan terkena infeksi bakteri H. pylori. Namun, apabila Anda memiliki gejala yang mirip dengan infeksi bakteri ini, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
infeksi helicobacter pylori
Medscape
https://emedicine.medscape.com/article/176938-overview
Diakses 22 Juli 2020
Healthline
https://www.healthline.com/health/helicobacter-pylori#symptoms
https://www.healthline.com/health/helicobacter-pylori#diagnosis
https://www.healthline.com/health/helicobacter-pylori#treatment
Diakses 22 Juli 2020
Medlineplus
https://medlineplus.gov/helicobacterpyloriinfections.html
Diakses 22 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait