Mengenal Mammografi, Pemeriksaan untuk Deteksi Kanker Payudara


Mammografi adalah pemeriksaan radiologi untuk mendeteksi kanker payudara. Pemeriksaan ini bisa dilakukan sebelum maupun setelah gejala muncul.

(0)
02 Mar 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Mammografi adalah pemeriksaan untuk mendeteksi kanker payudara maupun kelainan lainnyaMammografi adalah pemeriksaan untuk mendeteksi kelainan pada payudara
Mammografi adalah proses pemeriksaan radiologi atau rontgen untuk membantu mendeteksi atau mendiagnosis kanker maupun kelainan lain di payudara. Pemeriksaan ini bisa dilakukan meski gejala kanker payudara seperti benjolan, belum muncul.Hasil mammogram tidak bisa menjadi patokan tunggal untuk mendiagnosis kanker payudara. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan ada jaringan abnormal di organ tersebut, maka dokter akan melakukan pemeriksaan tambahan seperti biopsi untuk memastikannya.Pemeriksaan mammogram tidak hanya bisa dilakukan pada perempuan yang mencurigai dirinya mengalami kanker payudara. Dokter menyarankan perempuan yang berusia di atas 40 tahun, menjalani mammografi setiap satu atau dua tahun sekali sebagai bagian dari pemeriksaan rutin.

Jenis-jenis mammografi berdasarkan tujuannya

Ada dua jenis mammografi yang bisa dilakukan, yaitu mammografi skrining dan mammografi diagnostik.

• Mammografi skrining

Mammografi skrining adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat kelainan jaringan payudara yang bisa menjadi tanda kanker. Pemeriksaan ini dilakukan sebelum Anda merasakan gejala apapun dan dilakukan dengan tujuan mendeteksi kanker payudara sejak dini, agar perawatan bisa segera dimulai.

• Mammografi diagnostik

Mammografi diagnostik dilakukan apabila Anda sudah merasakan adanya gejala-gejala kanker payudara seperti benjolan. Dokter akan melakukan pemeriksaan ini untuk memastikan bahwa gejala yang Anda rasakan mengarah ke kanker payudara.Pada mammografi diagnostik, biasanya akan ada lebih banyak gambar yang diambil dibanding dengan saat mammografi skrining.

Perempuan yang disarankan menjalani mammogram

Pemeriksaan mammografi biasanya disarakan untuk perempuan di atas usia 40 tahun. Untuk Anda yang berusia antara 40 – 49 tahun, berkonsultasilah pada dokter untuk mengetahui seberapa sering Anda perlu menjalani pemeriksaan ini.Sementara itu, perempuan berusia 50 – 74 tahun disarankan untuk menjalani mammografi setiap dua tahun sekali. Rekomendasi bisa berubah tergantung dari kondisi kesehatan Anda, sehingga sebelumnya Anda disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter.Pemeriksaan ini juga disarankan untuk perempuan yang merasakan gejala kanker payudara, seperti:
  • Benjolan di payudara dan ketiak
  • Adanya perubahan struktur kulit di payudara
  • Iritasi di payudara dan puting
  • Payudara merah dan mengelupas
  • Puting payudara masuk ke dalam
  • Keluar nanah dari payudara
  • Nyeri di payudara

Prosedur mammografi

Bagi Anda yang akan menjalani prosedur mammografi, berikut ini persiapan dan tahap yang akan dilalui.

1. Sebelum mammografi

Sebelum mammorafi, Anda perlu berkonsultasi ke dokter dan memberitahukan seputar riwayat kesehatan, jenis obat yang sedang atau pernah dikonsumsi, serta riwayat keluarga yang pernah mengalami kanker payudaraMammografi tidak disarankan dilakukan satu minggu sebelum menstruasi tiba, sebab di masa ini, payudara cenderung lebih lunak sehingga bisa membuat hasil kurang akurat. Waktu terbaik untuk melakukan mammografi adalah satu minggu setelah haid. Beritahukan juga kepada dokter apabila Anda memiliki kemungkinan hamil dalam beberapa waktu ke depan.Sebelum melakukan mammografi, Anda tidak diperkenankan menggunakan produk-produk di bawah ini.
  • Deodoran
  • Antiprespiran
  • Bedak
  • Losion
  • Parfum
Sebab, produk-produk tersebut bisa terlihat sebagai bercak pada kulit dan membuat hasil mammogram menjadi bias.
Anda juga tidak diperkenankan menggunakan perhiasan selama pemeriksaan berlangsung. Jika Anda menggunakan benda-benda lain seperti implan payudara, beritahukan hal tersebut kepada petugas.

2. Saat mammografi

Pemeriksaan mammografi sendiri tidak memakan waktu yang lama. Prosedur ini akan selesai dalam waktu 10-15 menit. Namun jika dihitung sejak awal persiapan, Anda mungkin perlu menyisihkan waktu hingga 1 jam.Menjelang pemeriksaan, petugas akan mengarahkan Anda untuk mengganti pakaian dengan pakaian khusus yang disediakan di tempat tersebut. Petugas juga meminta Anda untuk rileks sebelum prosedur dimulai.Berikut ini tahap pemeriksaan mammografi ketika dimulai.
  • Anda akan berdiri dengan posisi tegak di depan mesin mammografi
  • Petugas kemudian akan menempatkan payudara Anda di antara dua lempeng dan menekan lempeng tersebut hingga payudara terlihat sedikit datar.
  • Petugas lalu akan mengambil gambar rontgen dari payudara tersebut selama beberapa menit dari beberapa sisi, sesuai keperluan dan instruksi dari dokter.
  • Pada mammografi skrining, pengambilan gambar akan dilakukan di kedua payudara sementara pada mammografi diagnosis, jumlah gambar yang diambil akan lebih banyak dari berbagai sisi.
Payudara ditekan saat pengambilan gambar karena pada posisi tersebut, akan lebih mudah terlihat apabila ada kelainan pada jaringan.

3. Setelah mammografi

Setelah pengambilan gambar selesai dilakukan, petugas mungkin akan menginstruksikan Anda untuk menunggu agar apabila gambar yang dihasilkan ternyata kurang jelas, maka prosedur mungkin akan diulang.Jika gambar yang dihasilkan sudah baik, maka Anda diperbolehkan untuk ganti baju dan pulang ke rumah.
Hasil mammografi biasanya akan langsung dikirimkan ke dokter dan dokter akan kembali menjadwalkan konsultasi untuk membahas hasil pemeriksaan tersebut.
Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan tanda-tanda kanker ataupun penyakit lainnya, maka dokter akan melakukan perawatan sesuai kondisi.

Risiko menjalani mammografi

Mammografi secara umum adalah pemeriksaan yang aman untuk dilakukan. Risiko yang mungkin muncul mungkin berkaitan dengan paparan radiasi yang akan diterima, namun kadarnya biasanya sangat rendah, sehingga tidak membahayakan. Namun jika Anda sedang hamil atau ada kemungkinan hamil, dokter mungkin akan menjadwalkan pemeriksaan yang berbeda selain mammografi. Pemeriksaan mammografi bisa membantu deteksi dini kanker payudara, sehingga penyakit ini bisa segera dirawat sebelum parah. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang proses pemeriksaan mammografi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kanker payudaratumor jinak payudarapayudara
Radiology Info. https://www.radiologyinfo.org/en/info.cfm?pg=mammo
Diakses pada 17 Februari 2021
Medline Plus. https://medlineplus.gov/mammography.html
Diakses pada 17 Februari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/mammography
Diakses pada 17 Februari 2021
Cancer. https://www.cancer.net/navigating-cancer-care/diagnosing-cancer/tests-and-procedures/mammography
Diakses pada 17 Februari 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/mammogram/about/pac-20384806
Diakses pada 17 Februari 2021
CDC. https://www.cdc.gov/cancer/breast/basic_info/screening.htm
Diakses pada 17 Februari 2021
CDC. https://www.cdc.gov/cancer/breast/basic_info/symptoms.htm
Diakses pada 17 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait