Mengenal Zolpidem, Obat Insomnia yang Bisa Turunkan Kewaspadaan


Zolpidem adalah jenis obat yang digunakan untuk meredakan insomnia. Obat zolpidem hanya boleh dikonsumsi atas resep dokter dan termasuk dalam obat hipnotik.

(0)
01 Apr 2021|Azelia Trifiana
Zolpidem biasa digunakan untuk meringankan insomniaZolpidem biasa digunakan untuk meringankan insomnia
Zolpidem adalah jenis obat yang digunakan untuk meredakan insomnia. Ini adalah masalah kesulitan tertidur atau kesulitan bisa tidur dengan nyenyak. Obat zolpidem hanya boleh dikonsumsi atas resep dokter dan termasuk dalam obat hipnotik.Lebih jauh lagi, cara kerja obat ini adalah dengan meningkatkan aktivitas asam gamma-aminobutirat sehingga muncul rasa kantuk. Dengan demikian, orang dengan insomnia diharapkan bisa lebih mudah terlelap.

Mengenal obat zolpidem

Dokter bisa meresepkan zolpidem dalam bentuk tablet minum maupun spray. Jenis tablet minumnya tersedia dalam 3 bentuk yaitu pelepasan cepat, pelepasan lambat, dan diletakkan di bawah lidah (sublingual).Merek dagang obat ini bergantung pada bentuknya adalah:
  • Ambien (pelepasan cepat)
  • Ambien CR (pelepasan lambat)
  • Edluar (sublingual)
Tablet minum zolpidem juga tersedia dalam bentuk generik dengan harga lebih terjangkau.

Fungsi obat zolpidem

Fungsi utama zolpidem adalah mengatasi insomnia. Jenis tablet dengan pelepasan cepat (immediate-release) dan sublingual bisa dikonsumsi ketika sulit untuk bisa tertidur. Dosis rendah obat dalam bentuk sublingual juga biasanya diresepkan untuk dikonsumsi saat terbangun tengah malam dan sulit kembali terlelap.Sementara jenis obat dengan pelepasan lambat (extended-release) adalah pilihan apabila menghadapi masalah lain yaitu sulit tidur lelap.Lebih jauh lagi, zolpidem termasuk kelompok obat hipnotik. Ketika masuk ke dalam tubuh, obat ini meningkatka aktivitas asam gamma-aminobutirat (GABA). Ini adalah zat kimia dalam tubuh yang menimbulkan rasa kantuk.

Adakah efek sampingnya?

mengantuk saat mengemudi
Zolpidem dapat sebabkan kantuk
Bergantung pada setiap individu, ada kemungkinan munculnya efek samping ringan hingga serius. Beberapa efek samping yang kerap terjadi adalah:
  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Diare
  • Mulut terasa kering
  • Nyeri dada
  • Detak jantung tidak teratur
  • Kepala pening
  • Nyeri otot
Meski demikian, masih ada kemungkinan muncul efek samping selain daftar di atas. Apabila efeknya masih ringan, biasanya akan mereda dengan sendirinya setelah beberapa hari.Di sisi lain, jenis efek samping yang dianggap serius adalah:
  • Kesulitan bernapas
  • Wajah dan lidah membengkak
  • Muncul keinginan menyakiti diri sendiri hingga suicidal thought
  • Tidak tertarik dengan hal yang sebelumnya disukai
  • Merasa tidak berguna
  • Kehabisan energi
  • Sulit berkonsentrasi
  • Berat badan naik atau turun drastis
  • Mengalami halusinasi
  • Merasakan out of body experience
  • Melakukan aktivitas saat tidur (menyetir, makan, berhubungan seksual)
  • Amnesia
Namun ketika sudah terasa mengganggu, diskusikan dengan dokter untuk mencari tahu alternatifnya.

Cara mengonsumsi zolpidem

Obat ini hanya boleh dikonsumsi atas resep dokter. Setiap individu bisa mendapatkan jenis dan dosis yang berbeda, bergantung pada beberapa faktor seperti:
  • Jenis insomnia yang dihadapi
  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Bentuk obat
  • Kondisi medis lain
Umumnya, dokter akan meresepkan obat dengan dosis rendah. Kemudian, perlahan dilakukan penyesuaian hingga menemukan dosis paling tepat. Harapannya, insomnia bisa teratasi tanpa perlu dosis obat terlalu tinggi.Baik jenis zolpidem dengan pelepasan cepat, lambat, maupun sublingual memiliki dosis yang berbeda. Untuk tahu berapa takaran yang paling tepat, ikuti resep dari dokter.Perlu diingat pula bahwa obat ini tidak boleh dikonsumsi orang yang berusia di bawah 18 tahun. Orang berusia lanjut juga perlu waspada mengonsumsinya karena hatinya tidak lagi bisa berfungsi maksimal. Artinya, tubuh akan memproses obat lebih pelan dan risiko mengalami efek samping pun meningkat.

Perhatikan sebelum konsumsi zolpidem

Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian sebelum mengonsumsi obat ini adalah:
  • Kewaspadaan menurun
Mengonsumsi zolpidem setelah sebelumnya tidak tidur lelap dapat menurunkan kewaspadaan. Keesokan harinya, respons terhadap segala hal bisa jadi lebih lambat. Jadi, sebaiknya hindari aktivitas yang memerlukan konsentrasi tinggi seperti berkendara atau mengoperasikan mesin.Apabila dosisnya rendah, sebaiknya jangan menyetir hingga sudah tidur setidaknya selama 4 jam setelah mengonsumsinya.
  • Perilaku tidak normal

Ada pula kemungkinan zolpidem menyebabkan perubahan perilaku seperti menjadi sangat gelisah atau agitasi. Orang yang mengonsumsinya bisa berperilaku seperti bukan dirinya sehari-hari. Contohnya menjadi lebih ramah, mengalami halusinasi, atau bahkan merasakan out-of-body experience.Tak hanya itu, ada kemungkinan melakukan aktivitas saat tidur seperti menyetir, menelepon, hingga berhubungan seksual. Namun, subjek tidak akan ingat pernah melakukan hal itu.
  • Efek withdrawal

Jangan berhenti mengonsumsi zolpidem tanpa berdiskusi dengan dokter sebelumnya. Berhenti mendadak hanya akan menimbulkan withdrawal syndrome. Gejalanya mulai dari nyeri otot, muntah, keringat berlebih, hingga kulit memerah.Selain itu, perubahan emosi juga bisa muncul. Mulai dari merasa tegang, mengalami serangan panik, dan menangis tak terkendali.

Catatan dari SehatQ

Obat zolpidem hanya boleh dikonsumsi atas resep dokter. Umumnya, panduan konsumsinya adalah tepat sebelum waktu tidur tiba. Khusus untuk jenis obat dengan pelepasan cepat maupun lambat, hanya konsumsi apabila masih ada waktu tidur setidaknya selama 7 jam sebelum harus terbangun.Sementara untuk obat dalam bentuk sublingual, alokasikan waktu tidur selama 4 jam sebelum harus terjaga. Mengingat ada beberapa efek dari konsumsi zolpidem, tak ada salahnya meminta orang terdekat mencatat apabila ada perubahan perilaku yang terjadi tanpa disadari.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar obat hipnotik seperti zolpidem, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
masalah tidurinsomniapola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/zolpidem-oral-tablet
Diakses pada 18 Maret 2021
MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a693025.html
Diakses pada 18 Maret 2021
Drugs. https://www.drugs.com/zolpidem.html
Diakses pada 18 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait