Menjadi Pereda Nyeri Sejuta Umat, Inilah Manfaat Paracetamol


Manfaat paracetamol utamanya yaitu meredakan nyeri dan menurunkan demam. Paracetamol dapat meredakan nyeri di berbagai area tubuh, termasuk kepala, gigi, punggung, bahkan kram saat menstruasi.

0,0
10 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Manfaat paracetamol sudah dikenal banyak orang sehingga menjadi pilihan pereda nyeri sejuta umatSelain masuk sebagai analgesik atau pereda nyeri, manfaat paracetamol lainnya adalah antipiretik untuk menurunkan demam
Saat demam menyerang dan sakit kepala mendera, Anda mungkin akan langsung menjatuhkan pilihan pada paracetamol. Pereda nyeri ini memang menjadi obat sejuta umat di banyak kondisi. Ketahui apa saja manfaat paracetamol serta efek samping yang berisiko terjadi.

Ragam manfaat paracetamol untuk berbagai kondisi medis

Beberapa manfaat paracetamol yang menjadi obat sejuta umat, termasuk:

1. Mengatasi nyeri di berbagai bagian tubuh

Salah satu manfaat paracetamol atau asetaminofen adalah sifatnya sebagai analgesik atau pereda nyeri. Sebagai analgesik, paracetamol bermanfaat untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang di berbagai area tubuh, termasuk:
  • Sakit kepala
  • Nyeri di punggung
  • Sakit gigi
  • Kram saat menstruasi bagi wanita
  • Sakit di berbagai bagian tubuh akibat flu dan pilek
  • Nyeri di area injeksi saat vaksinasi
Dalam meredakan sakit kepala, paracetamol dilaporkan lebih efektif dibandingkan obat ibuprofen. Obat ini juga bermanfaat untuk meredakan migrain ringan hingga sedang. Resep kombinasi parasetamol, aspirin, dan kafein disebutkan paling efektif untuk mengobati migrain.

2. Menurunkan demam

Manfaat paracetamol untuk menurunkan demam
Paracetamol juga dapat digunakan untuk menurunkan demam
Selain masuk sebagai analgesik atau pereda nyeri, manfaat paracetamol lainnya adalah antipiretik. Obat antipiretik merupakan obat yang dapat menurunkan demam. Selain parasetamol, kelompok obat lain yang termasuk antipiretik yaitu salisilat (seperti aspirin) serta obat antiinflamasi nonsteroid (seperti ibuprofen, ketoprofen, dan naproxen).

3. Manfaat lainnya

Selain bertindak sebagai analgesik dan antipiretik, paracetamol juga berpotensi bermanfaat untuk mengendalikan gula darah dan fungsi otot. Selain itu, karena memiliki efek antioksidan, paracetamol juga disebutkan bermanfaat untuk melindungi jantung dan otak.

Efek samping paracetamol, adakah?

Ya, walau manfaat paracetamol di atas cukup beragam dan menjadi pereda nyeri sejuta umat, paracetamol tetap berisiko memicu efek samping tertentu. 

1. Efek samping paracetamol yang umum dialami

Paracetamol dapat memicu sakit kepala dan mual. Dua efek samping ini biasanya tidak membutuhkan penanganan medis.

2. Efek samping paracetamol yang sifatnya parah

Paracetamol juga berisiko memicu efek samping yang sifatnya parah. Efek samping tersebut, termasuk:
  • Reaksi alergi, seperti ruam kulit, gatal-gatal, serta bengkak di wajah, bibir, atau lidah 
  • Sakit tenggorokan dengan demam, sakit kepala, mual, ruam kulit, atau muntah
  • Bengkak di area tubuh tertentu
  • Suara serak
  • Sulit bernapas
  • Sulit menelan
  • Sindrom Stevens-Johnson dan nekrolisis epidermal toksik — reaksi kulit yang berpotensi mengancam jiwa dan biasanya memerlukan perawatan di rumah sakit
  • Pustulosis eksantema generalisata akut, yaitu reaksi kulit yang tidak terlalu serius yang biasanya sembuh dalam dua minggu setelah penghentian penggunaan paracetamol
Apabila merasakan efek samping di atas setelah mengonsumsi paracetamol, Anda bisa segera menemui dokter.

Peringatan dalam mengonsumsi paracetamol 

Walau manfaat paracetamol di atas cukup beragam dan obat ini cenderung aman dikonsumsi, paracetamol tetap mengantongi peringatan tertentu. Salah satu bahaya mayor yang dikaitkan dengan konsumsi paracetamol adalah kerusakan pada organ hati akibat penggunaan berlebihan. Risiko ini bisa terjadi karena hati merupakan organ yang menyingkirkan paracetamol dari aliran darah.Terlalu banyak mengonsumsi paracetamol dapat membebani fungsi organ hati dan memicu kerusakan yang lebih parah, termasuk gagal hati. Hindari alkohol jika tengah menjalani terapi dengan paracetamol – karena dapat menambah beban pada organ hati.

Catatan dari SehatQ

Manfaat paracetamol sudah dikenal banyak orang sehingga menjadi pilihan pereda nyeri sejuta umat. Apabila Anda masih memiliki pertanyaan terkait paracetamol dan penggunaannya, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ bisa tersedia di Appstore dan Playstore untuk memberikan informasi kesehatan terpercaya.
paracetamolpereda nyerisakit kepalademamsakit gigi
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=14492
Diakses pada 28 Oktober 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/tylenol-use-in-headaches-1719828
Diakses pada 28 Oktober 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/tylenol-acetaminophen-things-you-should-know-189125
Diakses pada 28 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait