Minum Vitamin Sebaiknya Kapan? Ketahui Waktu yang Tepat agar Bermanfaat


Kapan sebaiknya minum vitamin bisa dilihat dari jenis vitamin yang akan dikonsumsi. Sebagian vitamin cocok diminum saat perut kosong dan sebagian lainnya setelah makan.

(0)
01 Mar 2021|Ade Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Vitamin bisa diminum pada pagi, siang, atau malam hari bergantung pada jenis vitamin yang diminumMasing-masing suplemen vitamin punya waktu yang tepat untuk diminum
Jika ditanya minum vitamin sebaiknya kapan, jawaban yang Anda dapatkan pasti beragam. Vitamin bisa diminum pada pagi, siang, atau malam hari bergantung pada jenis vitamin yang diminum. Pasalnya, tidak semua vitamin diterima dengan cara yang sama oleh tubuh.Ada sebagian vitamin yang baik dikonsumsi setelah makan, ada pula yang malah seharusnya masuk ke tubuh saat perut kosong. Mengetahui waktu terbaik mengonsumsi vitamin bertujuan agar tubuh mendapatkan khasiat terbaik dari vitamin yang masuk.Namun, dibanding Anda sibuk menebak-nebak waktu terbaik, hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah rutin mengonsumsinya. Jika vitamin memang sedang diperlukan oleh tubuh, jangan sampai Anda tidak mengonsumsinya sama sekali.

Kapan sebaiknya minum vitamin?

Memang lebih baik mendapatkan nutrisi yang cukup dari pola makan yang seimbang. Namun, tidak bisa dipungkiri ada beberapa orang yang butuh asupan tambahan yang didapat dari suplemen vitamin. Suplemen ini dikonsumsi untuk melengkapi kekurangan akibat gizi makanan yang kurang seimbang.Masing-masing suplemen vitamin punya waktu yang tepat untuk diminum. Anda hanya perlu menyesuaikannya. Berikut waktu yang tepat mengonsumsi vitamin berdasarkan jenisnya:

1. Vitamin yang larut dengan air

Vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C sebaiknya diminum saat perut kosong
Vitamin C sebaiknya diminum ketika perut kosong
Jenis vitamin yang larut dalam air adalah vitamin C dan sebagian besar vitamin B. Vitamin yang larut dalam air ini lebih baik diminum saat perut kosong. Anda bisa mengonsumsinya 30 menit sebelum makan atau dua jam setelah makan.Untuk vitamin C, tubuh juga tidak akan menyimpannya sebagai cadangan nutrisi. Karena itu, sebaiknya Anda mengonsumsi dalam dosis kecil setiap hari. Tubuh akan menyerap kebutuhan harian vitamin tersebut dan membuang sisanya melalui urine.Sama halnya dengan vitamin B yang sebaiknya dikonsumsi saat pertama kali bangun tidur. Sebuah studi menyebutkan, berbagai jenis vitamin B (B2, B6, dan B12) terbukti dapat membuat suasana hati lebih baik dan menurunkan stres. Jadi, Anda bisa menjalani hari dengan lebih ceria.Hindari mengonsumsi vitamin B6 pada malam hari atau menjelang tidur. Penelitian menyebutkan jenis vitamin ini dapat mengganggu tidur, bahkan menyebabkan mimpi buruk.

2. Vitamin yang larut dalam lemak

Vitamin yang larut dalam lemak sebaiknya diminum saat malam hari
Vitamin A, D, E, dan K sebaiknya diminum setelah makan malam
Vitamin yang termasuk kategori yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K. Anda disarankan untuk mendapatkan asupan vitamin ini pada malam hari setelah makan malam. Hal ini disebabkan karena vitamin tersebut butuh lemak untuk melarutkannya di dalam tubuh.Semua vitamin tersebut akan dibawa dalam aliran darah ke organ-organ tubuh penting yang membutuhkannya. Sebaiknya mengonsumsi vitamin yang larut dalam lemak hanya dalam kadar kecil.Sisa vitamin yang tidak digunakan oleh tubuh akan disimpan dalam hati. Terlalu banyak yang tersimpan malah akan berbahaya untuk tubuh.

3. Vitamin untuk ibu hamil

Studi menyebutkan, mengonsumsi vitamin untuk ibu hamil sebelum makan akan membuat perut mual. Untuk itu, ada baiknya Anda yang sedang mengandung perlu mengonsumsi sedikit makanan sebelum minum vitamin.Beberapa nutrisi sebenarnya lebih mudah diserap saat perut kosong, seperti zat besi. Vitamin ibu hamil juga bersifat kumulatif, jadi sebaiknya mengonsumsinya setiap hari.Vitamin kehamilan seperti asam folat dapat mencegah janin mengalami spina bifida. Sebaiknya, Anda mengecek kandungan suplemen vitamin sebelum membelinya. Mengonsumsi vitamin dengan dosis ganda malah akan berbahaya untuk ibu hamil. Untuk itu, berkonsultasilah dengan dokter sebelum mengonsumsi vitamin prenatal.

4. Suplemen mineral

Bukan hanya vitamin, Anda juga butuh asupan mineral untuk menjaga kesehatan tubuh. Sebut saja zat besi, kalsium, magnesium, dan zinc yang dibutuhkan setiap hari. Nutrisi tersebut juga terdapat dalam suplemen kesehatan yang bisa didapatkan di pasaran.Biarpun sebenarnya bermanfaat, studi menyebutkan mengonsumsi suplemen mineral terlalu banyak akan sangat berbahaya untuk tubuh. Sebaiknya, konsumsi suplemen ini saat perut sudah terisi. Jangan lupa untuk terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter sebelum memilih salah satu suplemen kesehatan.

Haruskah minum suplemen vitamin setiap hari?

Mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral sebenarnya tidak memberikan efek yang buruk buat tubuh. Dengan catatan, asupannya harus sesuai dengan dosis yang disarankan dokter dan dikonsumsi dengan benar, baik sebelum dan setelah makan.Selain itu, mengonsumsi suplemen seharusnya dilakukan saat tubuh merasakan kekurangan nutrisi yang dibutuhkan tersebut. Setiap orang seharusnya mendapatkan asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsinya setiap hari. Karena itulah, penting untuk selalu menjaga pola makan dengan gizi seimbang. Selalu berkonsultasi ke dokter mengenai vitamin yang akan Anda konsumsi jangan sembaran mengonsumsi vitamin.

Catatan dari SehatQ

Waktu terbaik untuk mengonsumsi vitamin memang harus disesuaikan dengan jenis vitamin itu sendiri. Ada vitamin yang baik dikonsumsi pada pagi hari sebelum makan, tapi ada juga yang butuh asupan makanan untuk mengurangi efek samping pada tubuh.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar vitamin dan waktu terbaik untuk mengonsumsinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
vitaminsuplemenvitamin evitamin dvitamin avitamin c
Healthline. https://www.healthline.com/health/best-time-to-take-vitamins
Diakses pada 17 Februari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319556
Diakses pada 17 Februari 2021
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/when-is-the-best-time-to-take-vitamins-4173024
Diakses pada 17 Februari 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2885294/
Diakses pada 17 Februari 2021
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29665762/
Diakses pada 17 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait