10 Minuman Penambah Darah dari Bahan Herbal Alami


Minuman penambah darah bisa membantu meredakan gejala kurang darah alias anemia. Beberapa di antaranya adalah jus wortel, jus semangka, susu, dan jus strawberry.

(0)
13 Feb 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Minuman penambah darah baik untuk pengidap anemiaMinuman penambah darah bisa meredakan gejala anemia
Kondisi kurang darah alias anemia bisa memicu gejala yang mengganggu keseharian seperti pucat, sakit kepala dan lemas. Untuk mengatasinya, selain dengan obat atau suplemen, Anda juga bisa mengonsumsi minuman penambah darah.Anemia atau yang biasa disebut sebagai kurang darah adalah kondisi yang terjadi saat tubuh kekurangan sel darah merah. Hal ini bisa muncul karena perdarahan, kekurangan produksi sel darah merah, maupun kerusakan pada sel darah merah yang sudah dibuat.Minuman penambah darah umumnya terbuat dari buah yang mengandung zat besi (mineral penting untuk produksi sel darah merah) maupun vitamin lain yang akan mendukung penyerapan zat besi di tubuh.

Minuman penambah darah yang bisa dikonsumsi

Pada kondisi yang tidak parah, Anda bisa mengonsumsi makanan maupun minuman penambah darah untuk meredakan gejala anemia. Langkah ini juga dapat dilakukan untuk mencegah anemia. Berikut ini beberapa minuman penambah darah yang dapat dikonsumsi.
Jus wortel adalah minuman penambah darah
Jus wortel adalah minuman penambah darah

1. Jus wortel

Selain zat besi, komponen lain yang baik untuk membantu meredakan anemia adalah vitamin A. Sebab, vitamin ini lah mampu memberdayakan zat besi yang disimpan di tubuh untuk bergerak ke pusat pembuatan sel darah merah.Saat kita kekurangan vitamin A, maka gejala anemia defisiensi besi yang terjadi akan semakin parah. Maka dari itu, salah satu solusi untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi minuman penambah darah seperti jus wortel.

2. Jus semangka

Tak hanya wortel, buah seperti semangka juga bisa menjadi sumber vitamin A. Minum jus semangka merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan penggunaan zat besi di tubuh, salah satunya untuk pembuatan sel darah merah.

3. Jus jeruk

Mengonsumsi vitamin C akan membuat penyerapan zat besi di tubuh menjadi semakin maksimal. Karena itu, saat mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi minuman yang tinggi vitamin C.Jus jeruk, dengan kandungan vitamin C-nya yang berlimpah, kerap didapuk sebagai minuman penambah darah alami. Jus jeruk juga baik untuk orang yang mengalami anemia karena minuman ini kaya akan kandungan folat.

4. Jus buah prune

Prune adalah buah plum yang sudah dikeringkan. Buah ini memang tidak tinggi vitamin C maupun vitamin A, tapi secara alami mengandung zat besi yang cukup tinggi, sehingga dianggap baik dijadikan sebagai minuman penambah darah.Dengan minum jus buah prune secara teratur, maka gejala anemia lama-kelamaan bisa mereda seiring dengan meningkatnya kadar zat besi di dalam tubuh.Satu gelas atau sekitar 240 ml jus prune diperkirakan mengandung 3 mg zat besi. Jumlah ini sudah bisa mencukupi 38% kebutuhan zat besi harian pada pria dewasa atau 17% pada perempuan dewasa.

5. Susu

Untuk Anda yang mengidap anemia karena kekurangan kadar vitamin B-12 di tubuh, mengonsumsi susu bisa menjadi salah satu solusi untuk meredakan gejalanya.Dalam satu gelas atau sekitar 240 ml susu rendah lemak, terdapat 1 mikrogram vitamin B-12 yang sudah dapat memenuhi setengah kebutuhan harian untuk orang dewasa.Baca Juga: Cara Melancarkan Pembuluh Darah yang Baik untuk Kesehatan
Jus kale adalah minuman penambah darah
Jus kale adalah minuman penambah darah

6. Jus sayur

Sayuran hijau seperti bayam dan kale juga bisa menjadi sumber zat besi non heme yang akan membantu mencegah terjadinya anemia. Selain dikonsumsi sebagai makanan, Anda juga bisa menjadikannya sebagai minuman penambah darah.Jus sayur mungkin bagi sebagian orang terdengar tidak menarik. Namun jika di dalamnya Anda tambahkan buah yang baik untuk anemia seperti jeruk, maka rasa jus akan bertambah segar dan nikmat.

7. Jus alpukat

Salah satu mineral yang perlu dipenuhi jika ingin mencegah kurang darah adalah copper alias tembaga. Mineral ini akan membantu tubuh menggunakan zat besi yang tersimpan di dalamnya.Saat kekurangan mineral tembaga, tubuh akan kesulitan menyerap zat besi ke dalam darah dan anemia bisa terjadi.
Untuk mendapatkan cukup tembaga, ada beberapa hal yang bisa Anda konsumsi, salah satunya alpukat, baik itu dalam bentuk buah utuh maupun dalam bentuk jus.

8. Jus kiwi

Sama seperti jeruk, kiwi, buah yang kaya akan vitamin C juga dapat dijadikan sebagai minuman penambah darah. Buah ini akan membantu tubuh menyerap lebih banyak zat besi, sehingga produksi sel darah merah bisa meningkat.

9. Jus strawberry

Strawberry juga banyak mengandung vitamin C, sehingga dapat menjadi salah satu pilihan minuman penambah darah. Anda dapat memilihnya sebagai alternatif apabila sedang bosan dengan jeruk dan kiwi.

10. Jus mangga

Buah mangga bisa menjadi sumber vitamin A yang dibutuhkan untuk proses produksi sel darah merah. Vitamin ini juga akan membantu zat besi menjalankan fungsinya secara lebih maksimal.

Tips menambah darah lain yang perlu diperhatikan

Makanan penambah darah baik dikonsumsi bersama minuman penambah darah
Makanan penambah darah yang baik untuk anemia
Mengonsumsi minuman penambah darah memang bisa membantu meredakan gejala anemia, tapi ini bukanlah satu-satunya cara.Anda tetap perlu memperhatikan beberapa hal agar penyerapan zat besi serta proses pembentukan sel darah merah bisa berlangsung optimal, seperti berikut ini.
  • Jangan mengonsumsi makanan yang bisa menghambat penyerapan zat besi termasuk telur, makanan tinggi kalsium, dan makanan tinggi oksalat, bersamaan dengan minuman penambah darah.
  • Dampingi konsumsi minuman penambah darah dengan makanan yang kaya zat besi seperti daging, hati, udang, kacang merah, kacang mete, kacang polong, dan brokoli.
  • Hindari mengonsumsi teh dan kopi karena dapat menghambat penyerapan zat besi
  • Jangan memasak sayur atau buah terlalu lama agar kandungan gizinya tidak hilang.
  • Konsumsi minuman penambah darah yang kaya zat besi bersamaan dengan makanan kaya vitamin C dan beta karoten.
Perlu diingat, mengonsumsi makanan penambah darah memang bisa membantu meredakan gejala anemia atau meningkatkan produksi sel darah merah. Meski begitu, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter.Sebab, gejala anemia sebenarnya tidak terlalu spesifik, sehingga wajah pucat dan rasa pusing di kepala yang Anda alami, belum tentu anemia. Untuk memastikannya, Anda perlu menjalani pemeriksaan oleh dokter.
anemiaherbalbuah dan sayurantanaman obat
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/444261-what-to-drink-when-you-have-anemia/
Diakses pada 1 Februari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322336#causes
Diakses pada 1 Februari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/best-diet-plan-for-anemia
Diakses pada 1 Februari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-increase-red-blood-cells
Diakses pada 1 Februari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319457
Diakses pada 1 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait