Minyak Bunga Matahari, Minyak Sehat yang Kaya Manfaat

(0)
09 Jan 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Minyak bunga matahari memiliki segudang manfaat yang baik bagi tubuhMinyak bunga matahari mengandung vitamin E yang merupakan antioksidan kuat
Bunga matahari merupakan salah satu bunga yang populer karena kecantikan warnanya. Selain bunganya, biji bunga matahari kerap dimanfaatkan banyak orang menjadi camilan yang lezat.Tidak sampai di situ saja, bunga matahari ternyata juga dapat menghasilkan minyak yang mengandung banyak nutrisi. Minyak bunga matahari ini digadang-gadang memiliki beragam manfaat yang baik untuk tubuh. Apa saja manfaat tersebut?

Kandungan nutrisi minyak bunga matahari

Minyak bunga matahari (Helianthus annuus) adalah minyak yang diekstrak dari bunga matahari. Minyak ini memiliki kandungan asam lemak yang besar, seperti asam palmitat, asam stearat, asam oleat, dan asam linoleat. Vitamin E dan senyawa organik lainnya, bertindak sebagai antioksidan dalam minyak bunga matahari yang mampu memberikan efek positif pada tubuh. Beberapa nutrisi yang terkandung dalam 100 gram minyak bunga matahari, di antaranya:
  • 884 kalori
  • 100 gram lemak total
  • 41,8 mg vitamin E
  • 5,4 mcg vitamin K
  • 13 gram asam lemak jenuh
  • 46,2 gram asam lemak tak jenuh tunggal
  • 36,4 gram asam lemak tak jenuh ganda.
Kandungan nutrisi dalam minyak bunga matahari dipercaya memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Oleh sebab itu, minyak bunga matahari pun diproduksi menjadi produk-produk lainnya, seperti minyak goreng ataupun minyak topikal untuk kulit.

Manfaat minyak bunga matahari untuk kesehatan

Meski masih jarang digunakan di Indonesia, tak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba minyak dari bunga ini. Adapun manfaat minyak bunga matahari yang bisa Anda peroleh, yaitu:
  • Merawat kulit

Vitamin E yang kaya dalam minyak bunga matahari dapat meningkatkan kesehatan dan regenerasi sel kulit. Antioksidan yang terkandung dapat membantu melindungi kulit dari radikal bebas dan efek buruk sinar UV, seperti penuaan dini dan kerutan. Asam linoleat dalam minyak bunga matahari juga dapat mempertahankan kelembapan kulit dan memiliki efek antiperadangan. Menggunakan produk perawatan kulit yang diformulasikan dari minyak bunga matahari dapat membantu merawat kulit Anda.
  • Membantu mengatasi kutu air

Minyak bunga matahari merupakan obat yang efektif untuk mengatasi kutu air (tinea pedis). Kutu air adalah infeksi jamur yang biasanya terdapat di antara jari-jari kaki. Anda dapat mengaplikasikan minyak bunga matahari pada area kulit yang terkena kutu air, untuk membantu penyembuhan lebih cepat.
  • Meningkatkan kesehatan rambut

Sebuah studi menunjukkan bahwa kandungan vitamin E alami, termasuk pada minyak bunga matahari, dapat membantu menjaga kesehatan rambut. Selain itu, vitamin E yang ada dalam minyak ini dipercaya dapat mengobati masalah kebotakan dan rambut rontok.
  • Menyembuhkan luka

Sebuah studi pada hewan menemukan bahwa penggunaan minyak bunga matahari secara topikal dapat membantu menyembuhkan luka lebih cepat. Kandungan asam oleat yang terdapat di dalamnya menjadi sumber untuk perawatan luka. Namun, jangan dioleskan pada luka terbuka.
  • Meningkatkan energi

Kandungan asam lemak dalam minyak bunga matahari dapat meningkatkan energi tubuh. Bukan hanya itu, minyak ini juga dapat membantu Anda kenyang lebih lama sehingga konsumsi makanan secara berlebihan dapat dihindari.
  • Meningkatkan sistem imun

Minyak bunga matahari menjadi sumber asam lemak tak jenuh ganda, yang dapat melindungi tubuh dari bakteri dan virus. Sebab, asam lemak memiliki efek signifikan pada sistem kekebalan tubuh, serta dapat meningkatkan kemampuan tubuh melawan serangan infeksi. 
  • Meningkatkan kesehatan pencernaan

Minyak bunga matahari mengandung banyak asam lemak tak jenuh ganda. Asam lemak tersebut dapat meningkatkan daya cerna sehingga menciptakan pencernaan yang sehat dan terhindar dari berbagai gangguan pencernaan.
  • Menjaga kesehatan jantung

Minyak bunga matahari menjadi pilihan yang baik dalam menjaga kesehatan jantung. Kandungan vitamin E dalam minyak tersebut dapat mencegah radikal bebas berbahaya untuk mengoksidasi kolesterol tubuh. Kolesterol yang tinggi dalam tubuh bisa menyebabkan hipertensi, aterosklerosis, serangan jantung, atau stroke. Di samping itu, kandungan asam oleat dalam minyak bunga matahari juga dapat memberi efek yang baik pada lipid darah dan aktivitas koagulan.
  • Berpotensi mencegah kanker

Kandungan antioksidan dalam minyak bunga matahari dapat membantu melawan radikal bebas sehingga berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, selenium yang ada pada minyak bunga matahari juga dapat memperbaiki kerusakan sel.Jika Anda tertarik mencoba minyak bunga matahari, jangan menggunakannya secara berlebihan. Sebab, asupan minyak berlebih dapat menyebabkan ketidakseimbangan asam lemak dalam tubuh, yang dampaknya berbahaya bagi tubuh.Selain itu, sebelum menggunakan minyak bunga matahari, pastikan kondisi keamanan Anda baik-baik saja. Dikhawatirkan minyak bunga matahari dapat memicu reaksi alergi, seperti ruam, gatal-gatal, batuk, pusing, muntah, nyeri perut, dan lainnya. Jika hal tersebut terjadi, segera hentikan penggunaan dan periksakan diri Anda pada dokter.
herbalhidup sehattanaman obat
Healthline. https://www.healthline.com/health/sunflower-oil-for-skin#protective
Diakses pada 09 Januari 2020
Organic Facts. https://www.organicfacts.net/health-benefits/oils/sunflower-oil.html
Diakses pada 09 Januari 2020
Medindia. https://www.medindia.net/patients/lifestyleandwellness/top-10-health-benefits-of-sunflower-oil.htm
Diakses pada 09 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait