Nyeri Payudara di Luar Siklus Haid, Apakah Bahaya?


Nyeri payudara di luar siklus haid bisa terjadi karena beberapa kemungkinan. Penanganannya pun beragam, mulai dari penggunaan obat hingga tindakan medis.

(0)
26 Apr 2021
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Nyeri payudara di luar siklus haid bisa terjadi karena beberapa kemungkinanAda beberapa kemungkinan penyebab nyeri payudara di luar siklus haid
Nyeri pada payudara tanda apa? Mungkin Anda pernah khawatir dan bertanya-tanya akan hal tersebut. Terlebih jika terjadi nyeri payudara di luar siklus haid, yang mungkin saja menjadi gejala dari penyakit tertentu.Bahayakah kondisi tersebut? Apa saja penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini!

Nyeri payudara di luar siklus haid, ini kasusnya

Nyeri payudara atau mastalgia termasuk kondisi umum yang dialami oleh wanita sebagai respons dari perubahan hormon yang terjadi. Biasanya hal ini terjadi pada siklus haid sebagai tanda premenstrual syndrome (PMS). Selain itu, nyeri pada payudara juga umum dialami oleh wanita hamil.Namun, bagaimana dengan nyeri payudara di luar siklus haid? Pada umumnya, nyeri pada payudara dibagi menjadi dua kategori yaitu siklik dan non-siklik. Nyeri payudara siklik ini yang sering dialami oleh wanita karena perubahan hormonal pada siklus haid.Sebaliknya, nyeri payudara non-siklik tergolong jarang terjadi dan tidak berkaitan dengan siklus haid sehingga tanpa pola tertentu. Nyeri payudara di luar siklus haid ini bisa terjadi di berbagai waktu, termasuk setelah masa haid berakhir.

Penyebab nyeri payudara di luar siklus haid

Kehamilan bisa memicu nyeri pada payudara
Berbeda dari penyebab hormonal rutin saat haid yang terjadi pada nyeri payudara siklik, nyeri payudara di luar siklus haid atau non-siklik dapat terjadi karena beberapa kondisi kesehatan berikut ini.

1. Kehamilan

Nyeri pada payudara dapat terjadi sebagai tanda kehamilan. Mengapa demikian? Kehamilan memicu perubahan hormon pada wanita sehingga bisa menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada payudara.

2. Penggunaan obat

Penggunaan obat juga dapat memicu nyeri pada payudara. Beberapa obat tersebut antara lain obat terapi pengganti hormon, kontrasepsi, sejumlah antibiotik, dan beberapa obat antidepresan.Tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter jika gejala nyeri terus terjadi. Dalam hal ini, dokter bisa saja mengganti jenis obat untuk menghindari nyeri.

3. Cedera pada payudara

Cedera pada payudara akibat benturan atau pukulan juga dapat menimbulkan nyeri pada payudara. Tidak jarang cedera ini mengakibatkan memar pada satu atau kedua payudara. Selain itu, cedera pada payudara juga dapat menimbulkan nyeri pada bagian tubuh lain, seperti lengan, bahu, dan dada.

4. Thrush

Thrush merupakan sejenis infeksi yang diakibatkan oleh jamur Candida albicans. Infeksi ini dapat terjadi di bagian payudara termasuk puting. Selain nyeri, gejala dari infeksi antara lain rasa panas dan terbakar, gatal, kemerahan, puting retak, dan ruam.

5. Kista payudara

Kista merupakan pertumbuhan sel berisi cairan dan tidak bersifat kanker. Kista terkadang berbentuk bulat atau oval dengan ukuran yang bervariasi. The Society of Breast Imaging menyatakan bahwa kista payudara menjadi penyebab paling umum terjadinya nyeri dan terasa pegal pada payudara.

6. Mastitis

Mastitis atau peradangan pada jaringan payudara biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri melalui luka di puting atau saluran air susu. Kondisi ini umumnya dialami oleh ibu menyusui. Selain nyeri, gejala yang ditimbulkan antara lain kemerahan, bengkak, serta rasa hangat dan terbakar. Kondisi ini terjadi pada ibu menyusui.

7. Kanker payudara

Kanker payudara merupakan tumor ganas yang tumbuh dan berkembang secara abnormal di jaringan payudara. Pada beberapa kasus, kanker payudara bahkan tidak menimbulkan nyeri atau gejala lain.Namun, gejala yang paling umum terjadi antara lain benjolan keras tidak bergerak di area payudara atau ketiak, kulit sekitar payudara menjadi kasar seperti kulit jeruk perubahan ukuran dan bentuk payudara, serta nyeri puting, puting tertarik ke dalam, serta keluarnya cairan dari puting.

Bagaimana penanganannya?

Antibiotik mamp meredakan nyeri payudara akibat mastitis
Penanganan nyeri pada payudara, khususnya nyeri payudara di luar siklus haid, harus berdasarkan penyebab dari nyeri tersebut, seperti berikut ini.
  • Obat pereda nyeri dan pijatan lembut dapat diberikan untuk mengatasi cedera payudara akibat benturan.
  • Antibiotik dan kompres hangat bisa diberikan untuk mengatasi mastitis.
  • Obat antijamur dapat diberikan untuk mengatasi thrush.
  • Tindakan operasi, terapi radiasi, atau kemoterapi dapat direkomendasikan untuk mengatasi kanker payudara.
  • Penggantian obat tertentu juga bisa dilakukan untuk mengatasi nyeri payudara akibat penggunaan obat.
Untuk mendapatkan diagnosis, memeriksakan diri ke dokter sangat penting jika timbul nyeri atau gejala lainnya. Hal ini penting agar penanganan nyeri sesuai dengan penyakit.Itulah beberapa hal tentang nyeri pada payudara yang perlu Anda ketahui. Ada banyak penyebab potensial yang melatarbelakangi timbulnya nyeri payudara di luar siklus haid. Jadi, penting bagi Anda untuk menjaga kebersihan diri dan menjalani pola hidup sehat.Jika masih ada pertanyaan terkait nyeri pada payudara atau masalah kesehatan lainnya, silakan bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
kanker payudaratumor jinak payudarapayudaraabses payudara
Medical News Today.
https://www.medicalnewstoday.com/articles/breasts-still-sore-after-period-ends
Diakses pada 14 April 2021
Stanford Children's Health.
https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=mastalgia-breast-pain-85-P00154
Diakses pada 14 April 2021
Mayo Clinic.
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/breast-pain/symptoms-causes/syc-20350423
Diakses pada 14 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait