Tak Perlu Takut Lemas, Ketahui Manfaat Olahraga Saat Puasa


Manfaat olahraga saat puasa sangat beragam, mulai dari mempertahankan berat badan hingga meningkatkan imunitas. Meskipun begitu, pilihlah jenis olahraga yang tepat agar tidak membuat tubuh terasa lemas.

(0)
17 Apr 2021|Anita Djie
Tak perlu takut lemas ketika olahraga saat puasa dengan menerapkan tips berikutTak perlu takut lemas ketika olahraga saat puasa dengan menerapkan tips berikut
Ketika berpuasa, kebanyakan orang memilih untuk tidak berolahraga karena dianggap dapat membuat badan menjadi terasa lemas. Selain itu, banyak juga yang malas untuk olahraga saat puasa karena bisa membuat tubuh lebih cepat haus karena dehidrasi.Hal tersebut memang benar adanya karena olahraga dapat membuat tubuh Anda dehidrasi. Namun, bukan berarti aktivitas ini sepenuhnya buruk untuk dilakukan ketika puasa. Manfaat olahraga saat puasa untuk kesehatan sangatlah beragam, asalkan dilakukan dengan tepat.

Manfaat olahraga saat puasa

Bolehkah olahraga saat puasa? Jawabannya, boleh. Salah satu manfaat olahraga saat puasa adalah membantu Anda untuk tetap menerapkan pola hidup sehat. Olahraga akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang rentan melemah ketika berpuasa.Selain itu, jika dilakukan saat puasa, aktivitas ini dapat menurunkan berat badan bagi orang yang ingin mengurangi berat badannya. Beberapa jenis olahraga saat puasa untuk menurunkan berat badan dan bisa dijadikan pilihan di antaranya:
  • Jogging
  • Bersepeda
  • Olahraga yang memanfaatkan beban tubuh seperti sit up dan push up
  • Angkat beban
Tidak hanya membantu menurunkan berat badan, Anda juga dapat mempertahankan berat badan selama puasa dengan berolahraga. Manfaat lain berolahraga saat puasa yaitu untuk membantu menjaga saraf motorik otak serta jaringan otot tetap awet muda.

Kapan waktu yang tepat untuk olahraga saat puasa?

olahraga saat puasa seperti jogging bisa dilakukan satu jam jelang berbuka
Anda bisa berolahraga jelang waktu berbuka maupun setelah tarawih
Jadwal olahraga saat puasa dapat dilakukan saat berbuka puasa atau setelah mendapatkan makanan dan minuman yang cukup untuk berolahraga. Oleh karenanya, Anda dapat berolahraga setelah selesai bertarawih di malam hari.Tak perlu terlalu kaku dengan jadwal karena Anda juga dapat melakukan olahraga di malam hari maupun satu jam sebelum buka puasa. Berolahraga satu jam sebelum berbuka puasa membuat Anda tidak terlalu lemas dan kehausan. 

Olahraga apa saja yang dapat dilakukan saat puasa?

Olahraga saat puasa yang intens atau memicu detak jantung di atas 150 per menit sebaiknya dihindari, terutama jika Anda belum berbuka puasa  atau memiliki penyakit jantung.  Bentuk olahraga saat puasa yang direkomendasikan adalah olahraga yang ringan atau lambat. Beberapa olahraga ringan yang dapat dilakukan adalah berjalan-jalan santai, jogging, berenang, bersepeda, dan sebagainya.  

Tips olahraga saat puasa

Memaksimalkan potensi olahraga saat puasa tanpa membuat Anda merasa lemas dapat dilakukan dengan memerhatikan pola makan dan minum Anda.
  • Konsumsi makanan yang imbang

Mengonsumsi makanan bernutrisi saat berbuka puasa dan sahur
Konsumsi makanan dengan gizi seimbang saat sahur dan berbuka puasa
Makanan yang dikonsumsi haruslah terdiri dari karbohidrat, protein, dan sayuran. Pilihan karbohidrat yang baik untuk tubuh adalah karbohidrat kompleks, berupa biji-bijian, kacang-kacangan, kurma, dan sebagainya.Karbohidrat kompleks memberikan energi yang dikeluarkan secara perlahan dan kecil kemungkinannya untuk dapat diproses menjadi lemak dalam tubuh. Nutrisi untuk olahraga saat puasa juga perlu dipertimbangkan.Dalam sekali makan porsi nutrisi yang direkomendasikan adalah 60% karbohidrat, 30% protein, dan 10% lemak. Perlu diperhatikan bahwa lemak yang dikonsumsi haruslah lemak yang baik bagi tubuh.Salah satu lemak yang baik bagi tubuh adalah asam lemak omega-3 yang bisa didapatkan melalui kacang-kacangan, ikan salmon, dan sebagainya.
  • Perhatikan air yang diminum

Penuhi kebutuhan air putih saat sahur dan berbuka puasa
Minum air putih saat buka puasa dan sahur agar terhindar dari dehidrasi
Air adalah hal yang mendasar dan kerap kali dilupakan. Dehidrasi ketika olahraga saat puasa dapat terjadi serta sangat merugikan kesehatan dan performa olahraga.

Cegah dehidrasi dengan meminum 300 sampai 400 ml air sebelum tidur dan sewaktu sahur serta usahakan untuk berolahraga di dalam ruangan agar terhindar dari terik matahari.

Anda juga bisa menghindari dehidrasi ketika berolahraga saat puasa dengan mengurangi penggunaan garam dan bumbu-bumbu secara berlebih saat sahur dan buka puasa agar Anda tidak merasa haus ketika berolahraga.
Hindari konsumsi kafein, seperti soda, kopi, teh, dan sebagainya. Kafein dapat memicu hilangnya cairan tubuh dan meningkatkan risiko dehidrasi ketika olahraga saat puasa.

Selain kafein, Anda juga perlu menghindari makanan dan minuman yang manis, karena serupa dengan garam, makanan yang manis meningkatkan rasa haus.
Bagaimana? Sudah tak ragu lagi untuk tetap berolahraga saat puasa, kan? Semoga Anda bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan tetap sehat.

Catatan dari SehatQ

Apabila Anda memiliki penyakit atau kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu untuk mengetahui apakah Anda bisa melakukan olahraga saat puasa dan jenis olahraga yang bisa dilakukan saat puasa.Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait manfaat olahraga saat puasa, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips puasaramadanolahraga
Hamad Medical Corporation. https://www.hamad.qa/EN/your%20health/Ramadan%20Health/Health%20Information/Pages/Dehydration.aspx
Diakses pada 02 Agustus 2019
Khaleej Times. https://www.khaleejtimes.com/ramadan-2017/ramadan-health//excercise-or-not-during-ramadan
Diakses pada 02 Mei 2019
Livestrong.com. https://www.livestrong.com/article/500051-should-i-exercise-while-fasting/
Diakses pada 02 Mei 2019
Men’s Health. https://www.menshealth.com.sg/fitness/tips-exercise-safely-while-fasting/
Diakses pada 02 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait