Otot Bisep dan Otot Lengan Bawah Bekerja Secara Berlawanan, Apa Pengaruhnya bagi Olahraga?


Otot biset dan otot lengan bawah bekerja secara berlawanan. Letak keduanya berdekatan, dan sama-sama mampu menggerakkan siku.

(0)
24 Jan 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Otot bisep dan otot lengan bawah bekerja dengan cara berlawananMesti letaknya berdekatan, otot bisep dan otot lengan bawah bekerja secara berlawanan
Tahukah Anda bahwa otot bisep dan otot lengan bawah bekerja secara berlawanan? Lalu, apa pengaruh cara kerja otot-otot tersebut terhadap rutinitas olahraga Anda dalam membentuk lengan atas yang lebih besar dan kencang alias berotot?Memiliki lengan berotot menjadi dambaan hampir semua laki-laki, bahkan tidak sedikit juga wanita yang menginginkannya. Besar dan kencangnya otot lengan bukan hanya membanggakan dari segi fisik, tapi juga memiliki manfaat dari sisi kesehatan, terutama bisa membuat lebih fit dan bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.Dua bagian otot yang paling berpengaruh dalam membuat lengan lebih berisi ialah bisep dan trisep. Bisep terletak di bagian depan lengan bagian atas dan memiliki 2 simpul, sedangkan trisep di bagian belakang lengan atas dan terdiri atas 3 simpul.Kedua otot ini bergerak secara agonis maupun antagonis untuk menggerakkan siku. Meski letaknya berdekatan, latihan yang harus Anda lakukan demi mengencangkan otot bisep sedikit berbeda dari latihan untuk otot trisep.

Prinsip kerja otot bisep dan trisep

Bisep dan trisep bekerja dengan cara agonis dan antagonis
Bisep dan trisep adalah contoh otot yang memiliki fungsi agonis sekaligus antagonis. Yang dimaksud dengan agonis ialah pergerakan utama saat otot bisep atau trisep memendek alias kontraksi, sedangkan antagonis adalah pergerakan sekunder ketika otot-otot tersebut mengalami relaksasi sehingga memanjang atau melar.Ketika dihubungkan dengan pergerakan lengan, kedua otot ini dapat bergerak secara agonis maupun antagonis, namun secara berlawanan. Artinya, saat bisep berada dalam posisi agonis, maka trisep akan bertindak sebagai otot antagonis, begitu pula sebaliknya.Lalu, bagaimana dengan gambaran otot bisep dan otot lengan bawah bekerja secara antagonis? Berikut ini penjelasannya:

1. Saat lengan bawah mengangkat:

Otot bisep akan mengalami kontraksi (memendek) alias berada dalam posisi agonis, sedangkan otot trisep relaksasi (memanjang) atau berada dalam posisi antagonis.

2. Saat lengan bawah lurus dengan lengan atas

Otot bisep mengalami relaksasi (memanjang) alias berada dalam posisi antagonis, sedangkan otot trisep berkontraksi (memendek) atau berada dalam posisi agonis.Untuk menggambarkan bahwa otot trisep, otot bisep, dan otot lengan bawah bekerja secara antagonis, bayangkan Anda sedang mengangkat dumbbell seberat 5 kg. Ketika mengangkat dumbbell tersebut, bisep akan berada dalam posisi agonis karena sedang kontraksi (memendek), sedangkan trisep dalam posisi antagonis karena sedang relaksasi (memanjang).Cara kerja kedua otot inilah yang bisa dimaksimalkan untuk membentuk lengan ideal nan berotot seperti yang Anda dambakan. Apa saja jenis latihan untuk membentuk kedua otot ini?

Cara melatih otot bisep

Setelah mengetahui bahwa otot bisep dan otot lengan bawah bekerja secara antagonis, Anda dapat mulai melatih kekuatan lengan. Untuk memperkuat bisep, gerakan yang bisa Anda coba adalah:

1. Concentration curl

  • Duduk di ujung bangku datar dengan kaki terbuka membentuk huruf V.
  • Pegang dumbbell dengan satu tangan dan condongkan tubuh sedikit ke depan, sedangkan tangan yang lain diletakkan di paha atau bangku untuk stabilitas.
  • Tekuk dumbbell perlahan ke arah bahu, lalu tahan posisi itu selama beberapa saat sebelum menurunkannya kembali.
  • Ulangi 12-15 kali, lalu lakukan dengan lengan lain.

2. Cable curl (dengan alat khusus)

  • Berdirilah beberapa meter dari mesin katrol yang terdapat di pusat kebugaran atau gym dengan posisi badan membelakangi alat dan satu kaki dibuka ke depan.
  • Pegang pegangan kabel dengan telapak tangan menghadap ke depan.
  • Tarik kabel sekuat tenaga hingga dekat dengan bahu, kemudian tahan dan rasakan tenaga yang Anda kerahkan pada bisep sebelum menurunkannya ke posisi awal.
  • Lakukan 12-15 pengulangan, kemudian lakukan pada lengan lainnya.

Cara melatih otot trisep

Gerakan push-up dapat melatih otot trisep
Meski berotot identik dengan bisep yang menonjol, bukan berarti Anda harus mengabaikan kekencangan otot trisep. Sebab, otot trisep yang kuat dapat menstabilkan pundak sekaligus meningkatkan kekuatan tangan secara keseluruhan.Cara melatih otot trisep ialah dengan:

1. Push-up segitiga

  • Seperti push-up biasa, posisikan badan Anda nyaris telungkup, dengan hanya telapak tangan dan jari kaki yang menempel ke tanah.
  • Posisikan tangan di lantai tepat di tengah badan dengan jempol dan telunjuk saling bersentuhan sehingga seperti membentuk segitiga.
  • Lakukan gerakan push-up seperti biasa, ulangi sebanyak 12-15 kali.

2. Overhead extension

  • Berdirilah dengan kaki terbuka selebar bahu. Posisikan satu kaki sedikit di depan kaki lainnya untuk keseimbangan. Anda juga bisa melakukan latihan ini sambil duduk di bangku datar.
  • Letakkan kedua tangan di sekitar pegangan dumbbell, lalu angkat dumbbell ke atas kepala sehingga lengan lurus.
  • Tekuk siku secara perlahan hingga membentuk sudut 90 derajat sehingga dumbbell berada di belakang kepala.
  • Luruskan lengan secara perlahan sehingga beban kembali berada di atas kepala Anda.
Anda juga bisa melakukan latihan lain untuk mengencangkan otot bisep maupun trisep. Bila perlu, minta bantuan instruktur gym untuk membuatkan program latihan yang cocok dengan kondisi maupun target Anda.
olahragamakanan pembentuk otottips olahraga
WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/features/tightening-and-toning-arms
Diakses pada 11 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/exercise-fitness/how-to-get-bigger-arms
Diakses pada 11 Januari 2020
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/520358-biceps-triceps-work-together/
Diakses pada 11 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait