Pakaian Dalam Wanita Punya Banyak Model Seperti Ini, Pilih yang Mana?


Pakaian dalam wanita ternyata memiliki berbagai model. Setidaknya, ada delapan model, termasuk briefs dan g-strings. Mana yang menjadi pilihan Anda?

(0)
22 Dec 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pakaian dalam wanita memiliki bermacam-macam modelPakaian dalam wanita sehari-hari punya beragam model
Busana wanita bisa menjadi sesuatu yang rumit. Termasuk soal pakaian dalam wanita. Jika pakaian dalam pria hanya berkutat pada briefs atau boxer, maka lain halnya dengan pakaian dalam wanita, yang setidaknya memiliki 8 tipe berbeda sesuai dengan bentuk dan fungsinya.Bagi wanita, celana dalam bukanlah sekadar pakaian dalam yang berfungsi menutup area intim. Terkadang, pakaian dalam ini juga digunakan untuk membangkitkan gairah seksual dirinya sendiri maupun pasangan.Tidak heran jika bentuk dan bahan pakaian dalam wanita yang digunakan untuk meningkatkan hasrat bercinta, berbeda dengan celana dalam sehari-hari.

Pakaian dalam wanita yang digunakan sehari-hari

Briefs biasanya berbahan halus
Secara garis besar, tipe pakaian dalam wanita yang biasanya digunakan untuk berkegiatan sehari-hari adalah:

1. Briefs

Ini adalah pakaian dalam wanita pada umumnya dengan karet di bagian atasnya dan bila dikenakan akan berada di pinggul atau beberapa sentimeter di bawah pusar. Celana dalam wanita ini umumnya terbuat dari bahan yang halus dan nyaman saat digunakan untuk beraktivitas sehari-hari.

2. High-waisted briefs

Bagi wanita yang tidak suka perut buncitnya menyembul saat mengenakan celana, maka high-wasited briefs bisa menjadi pilihan. Pakaian dalam wanita ini lebih tinggi dibanding briefs dan akan menutup sampai atas pusar ketika dikenakan, sehingga akan menahan perut dan memastikan Anda nyaman saat memakainya.

3. Boy shorts

Jenis pakaian dalam wanita ini adalah versi feminin dari boxer pria. Bentuknya seperti persegi, dapat menopang bokong secara penuh, dan bagian puncaknya berada sedikit di bawah pusar sehingga agak berbeda dibanding celana dalam lain yang biasanya hanya setinggi pinggul.

4. Seamless

Ciri khas pakaian dalam wanita ini adalah tidak adanya area jahitan yang tebal. Seamless biasanya terbuat dari material bahan yang halus, seperti satin, sutera, jersey, atau kombinasinya.

5. Hipsters

Hipsters adalah celana dalam a la bikini, yang tepat nyaman digunakan untuk beraktivitas sehari-hari. Potongan pakaian dalam wanita ini sangat pendek sehingga bila digunakan hanya akan sampai pada area pinggul.

6. French cut

Tipe pakaian dalam wanita ini identik dengan lubang kaki yang tinggi hingga pinggul, sementara bagian karetnya setinggi pusar ketika dikenakan. Pastikan Anda memilih celana dalam tipe ini dari bahan yang menyerap keringat sehingga tetap nyaman saat digunakan sehari-hari.

Pakaian dalam seksi

Selain keenam jenis di atas, ada pula 2 tipe pakaian dalam seksi yang biasanya digunakan wanita dan memiliki model yang tidak umum, seperti thongs dan g-strings.

1. Thongs

Thongs memiliki pinggang karet seperti celana dalam pada umumnya, tapi bagian depannya menyempit sehingga tidak menutupi area intim secara keseluruhan. Beberapa model thongs bahkan memiliki bagian belakang yang hanya berbentuk seperti seutas tali sehingga kurang nyaman bila digunakan sehari-hari.

2. G-strings

Tipe pakaian dalam wanita ini mirip dengan thongs, hanya saja bagian pinggangnya berbentuk tali yang melingkar. G-string juga kurang nyaman dipakai sehari-hari, tapi bisa menjadi pilihan Anda untuk dikenakan saat akan berhubungan seksual dengan pasangan.

Tetap sehat saat mengenakan pakaian dalam

Pilih pakaian dalam yang berbahan katun
Meski pakaian dalam wanita sangat banyak jenisnya, pastikan Anda memilih celana dalam yang nyaman dan tidak menimbulkan masalah vagina. Beberapa hal yang dapat Anda pertimbangkan saat memakai celana dalam adalah:
  • Pilih bahan katun, hindari nilon, dan spandex

    Katun memungkinkan vagina untuk ‘bernapas’ sehingga Anda tidak rawan mengalami keputihan maupun penyakit akibat jamur. Sebaliknya, nilon dan spandex memerangkap panas dan kelembapan di area intim sehingga ragi atau jamur akan mudah berkembang.
  • Hindari bahan ketat

    Pastikan juga celana dalam Anda pas di pinggang maupun bokong sehingga tidak mengakibatkan lecet di kulit.
  • Seusaikan dengan kebutuhan

    Thongs dan g-strings sebaiknya hanya digunakan untuk jangka pendek, bukan untuk berkegiatan sehari-hari karena dari segi bahan dan model biasanya kurang nyaman. Sebaliknya, pilih thongs atau g-strings untuk meningkatkan kepercayaan diri dan sensualitas saat ingin berhubungan seksual.
Pastikan juga Anda menjaga kebersihan celana dalam agar tidak ada kuman yang berkembang di situ. Untuk celana dalam yang baru dibeli, cuci terlebih dahulu sebelum Anda menggunakannya.

Catatan dari SehatQ

Jika kulit Anda tergolong sensitif, gunakan sabun pembersih khusus yang berlabel hipoalergenik. Jika Anda mengalami masalah vagina akibat mengenakan pakaian dalam wanita yang tidak sesuai, periksakan ke dokter kulit.Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang pemilihan celana dalam yang aman untuk kulit Anda, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan organ intimvagina gatalkandidiasis vaginaorgan intim wanita
Stytlecraze. https://www.stylecraze.com/articles/best-underwear-for-women/
Diakses pada 9 Desember 2020
Health. https://www.health.com/sexual-health/best-underwear-vagina
Diakses pada 9 Desember 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/underwear-hygiene
Diakses pada 9 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait