Berkenalan dengan Panthenol, Senyawa Kimia yang Melembapkan Kulit


Panthenol adalah senyawa kimia yang terbuat dari vitamin B-5. Di dalam produk kosmetik, ia berfungsi untuk melembapkan kulit. Namun, apakah bahan ini aman digunakan?

0,0
08 Oct 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Panthenol adalah zat yang terbuat dari vitamin B-5Panthenol adalah senyawa kimia yang terbuat dari vitamin B-5.
Di setiap kemasan produk kosmetik, biasanya ada penjelasan mengenai bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Salah satu bahan yang bisa dibilang sering ditemukan dalam komposisi kosmetik adalah panthenol.
Meski sering ada dalam kosmetik, tidak sedikit orang yang belum tahu mengenai apa itu panthenol dan fungsinya pada kulit, hingga keamanannya. Untuk membantu memahami senyawa kimia, berikut adalah penjelasan yang bisa Anda simak.

Apa itu panthenol?

Dikutip dari Healthline, panthenol adalah senyawa kimia yang terbuat dari asam pantotenat atau vitamin B-5. Panthenol merupakan bahan alami yang bisa didapatkan dari hewan dan tanaman. Kebanyakan perusahaan kosmetik biasanya menggunakan senyawa ini sebagai zat aditif pada produk-produknya.Selain itu, panthenol juga dapat Anda temukan di dalam produk-produk makanan, seperti daging, susu, telur, hingga roti gandum.Panthenol umumnya memiliki dua macam bentuk, yaitu serbuk putih atau minyak transparan. Senyawa kimia ini pun memiliki banyak nama, di antaranya:
  • Dexpanthenol
  • D-pantotenil alkohol
  • Butanamida
  • Alcohol analog of pantothenic acid
  • Provitamin B-5.
Saat diserap oleh tubuh, panthenol akan diubah menjadi vitamin B-5.

Apa saja fungsi panthenol?

Di dalam produk-produk kosmetik topikal (oles), panthenol sering digunakan sebagai pelembap, penghalus, dan senyawa antiiritasi. Senyawa ini juga dapat membantu menjaga kulit dari iritasi dan mencegahnya kering.Selain itu, berikut adalah sejumlah manfaat panthenol lainnya yang baik untuk kesehatan kulit.
  • Menyehatkan kulit

Panthenol dipercaya bisa menyehatkan kulit. Jadi tidak heran kalau senyawa kimia ini sering ditemukan dalam losion, pembersih wajah, lipstik, foundation, hingga maskara.Tidak hanya itu, produk lain seperti obat gigitan serangga, ruam popok, hingga poison ivy (reaksi alergi yang muncul akibat senyawa bernama urushiol), kemungkinan juga mengandung panthenol.The National Center for Biotechnology Information menyatakan panthenol sebagai senyawa yang bisa menjaga kulit karena mengandung zat antiradang. Senyawa ini juga dipercaya mampu menjaga hidrasi, elastisitas, dan kehalusan kulit.Tidak hanya itu, panthenol diyakini bermanfaat dalam meredakan gejala kulit kemerahan, peradangan, luka gigitan serangga, eksim, hingga mempercepat proses penyembuhan luka.
  • Memperkuat rambut

Tidak hanya untuk kulit, manfaat panthenol juga dapat memperkuat rambut. Beberapa produk kesehatan rambut mengandung panthenol karena dianggap bisa membuat rambut lebih berkilau, lembut, dan juga kuat.Menurut sebuah studi yang dimuat dalam British Journal of Dermatology menyatakan bahwa panthenol bisa memperlambat dan menyembunyikan penipisan rambut.Namun, temuan ini tidak sepenuhnya bisa Anda aplikasikan karena sejumlah ahli juga menggunakan bahan-bahan lain di dalam studi tersebut.
  • Menjaga kesehatan kuku

Kuku Anda terbuat dari protein keratin yang sama seperti rambut. Jadi tidak heran kalau panthenol juga dinilai ampuh memperkuat kuku tangan dan kaki.Sebuah penelitian yang dirilis dalam International Journal of Cosmetic Science membuktikan, mengoleskan panthenol ke kuku dapat membuatnya terhidrasi dan mencegahnya dari kerusakan.

Apakah panthenol aman digunakan?

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) dan The European Commission on Cosmetic Ingredients telah menyetujui penggunaan panthenol pada produk kosmetik.The National Institutes of Health (NIH) mengklasifikasikan panthenol sebagai senyawa kimia yang mungkin aman jika digunakan secara topikal atau semprotan hidung.  Kata “mungkin” di atas dapat disebabkan karena belum adanya bukti yang cukup untuk mendukung keamanannya saat digunakan pada kulit, rambut, serta kuku.FDA juga menyatakan bahwa penggunaan panthenol di dalam produk makanan atau suplemen masih tergolong aman.Namun, sejumlah efek samping juga bisa muncul, biasanya dalam bentuk dermatitis kontak atau gangguan pencernaan.Maka dari itu, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu pada dokter sebelum mencoba produk kosmetik maupun suplemen yang mengandung panthenol.Jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
kulit sehatkesehatan kulitkulit dan kecantikan
Healthline. https://www.healthline.com/health/panthenol#definition
Diakses pada 23 September 2021
Web MD. https://www.webmd.com/beauty/what-to-know-panthenol#1
Diakses pada 23 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait