Ini Pekerjaan Rumah yang Tidak Boleh Dilakukan Ibu Hamil Muda


Terdapat beberapa pekerjaan rumah yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda. Maka dari itu, bumil harus lebih berhati-hati dalam beraktivitas agar kesehatan Anda dan bayi tetap terjaga.

(0)
16 Nov 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Hindarilah pekerjaan yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda agar kehamilan terjagaMengangkat benda berat adalah pekerjaan rumah yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda.
Bagi ibu hamil muda yang suka beres-beres di rumah, sebaiknya kalian lebih berhati-hati dalam beraktivitas. Sebab, ada beberapa pekerjaan yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda. Karena, kerja berat saat hamil dapat membahayakan kesehatan Anda dan juga janin.

8 pekerjaan rumah yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda

Kehamilan membuat berat badan wanita bertambah. Saat tubuh janin berkembang, tubuh bumil juga akan membesar. Hal ini dianggap bisa membuat bumil sulit menyeimbangkan tubuhnya untuk bergerak dengan leluasa, terutama saat melakukan pekerjaan rumah.Jika ibu hamil sering melakukan pekerjaan berat, dikhawatirkan akan meningkatkan risiko cedera yang pada akhirnya dapat menyebabkan keguguran atau janin. Itulah sebabnya terdapat beberapa pekerjaan yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda, di antaranya:

1. Memindahkan benda berat

Memindahkan benda berat adalah pekerjaan rumah yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda
Sedang hamil? Jangan angkat benda berat!
Kerja berat saat hamil seperti memindahkan atau mengangkat benda berat ternyata tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil. Menurut  Asosiasi Kehamilan Amerika Serikat, mengangkat benda berat dapat meningkatkan risiko tertariknya otot, penyakit hernia, berat badan bayi lahir rendah, hingga persalinan prematur.Baca juga: Hernia pada Ibu Hamil, Apa yang Harus Dilakukan?

2. Membersihkan tempat sampah

Ibu hamil mudah tidak boleh membersihkan tempat sampah untuk menghindari risiko toksoplasmosis akibat kontak dengan kotoran.Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), ibu hamil dapat menularkan toksoplasmosis pada janin. Saat dilahirkan, bayi yang tertular toksoplasmosis dapat mengidap berbagai gejala, seperti kebutaan, kerusakan otak dan mata, hingga cacat intelektual.

3. Duduk atau berdiri terlalu lama

Berbagai pekerjaan rumah yang menuntut bumil duduk atau berdiri terlalu lama ternyata harus dihindari. Sebab, kedua jenis aktivitas ini dipercaya dapat menyebabkan masalah pada pembuluh darah dan membengkaknya pergelangan kaki.

4. Membersihkan kotoran hewan peliharaan

Membersihkan kotoran hewan peliharaan, misalnya kucing, dapat meningkatkan risiko toksoplasmosis.Seperti yang sudah dijelaskan, toksoplasmosis dapat menular dari ibu ke janin. Maka dari itu, mintalah suami atau orang lain untuk membersihkan kotoran hewan di dalam maupun sekitaran rumah.

5. Aktivitas dengan risiko terjatuh

Setelah trimester pertama, perut ibu hamil akan semakin membesar sehingga pusat gravitasi tubuh akan mengalami pergeseran. Hindarilah berbagai pekerjaan rumah yang bisa meningkatkan risiko terjatuh demi menjaga keselamatan Anda dan juga janin.

6. Aktivitas yang mengharuskan bumil naik dan turun tangga

Segala pekerjaan rumah yang mengharuskan bumil naik dan turun tangga harus segera dihindari. Sebab, kenaikan berat badan selama kehamilan akan membuat pusat gravitasi tubuh bergeser, sehingga bumil lebih mudah kehilangan keseimbangannya. Ibu hamil pun akan lebih rentan terjatuh saat sedang naik dan turun tangga.

7. Membunuh hama dengan racun serangga

Takut atau jijik dengan keberadaan hama, seperti kecoa atau semut, di rumah? Demi keselamatan Anda, jangan sekali-kali mencoba membunuh mereka dengan racun serangga yang disemprot.Semprotan racun tersebut dapat terhirup oleh bumil dan membahayakan kesehatan. Mintalah orang lain untuk mengusir berbagai serangga atau hama dari rumah.

8. Mengecat rumah

Jika bumil ingin mengecat dinding rumah, sebaiknya tunggu sampai bayi lahir. Hanya sedikit orang yang tahu kalau cat dapat mengeluarkan asap saat dioleskan ke dinding. Asap inilah yang kemudian dipercaya dapat membahayakan kesehatan bumil dan janin jika terhirup.

Pekerjaan rumah yang boleh dilakukan saat hamil

Membersihkan rumah tetap boleh dilakukan ibu hamil
Membersihkan rumah boleh, tapi jangan berlebihan
Sebenarnya, ibu hamil bekerja keras untuk membersihkan rumah adalah salah satu cara efektif yang bisa dilakukan untuk tetap aktif bergerak selama hamil.Selain memahami berbagai pekerjaan rumah yang tidak boleh dilakukan ibu hamil, kenali juga pekerjaan rumah yang boleh dijalani selama kehamilan:
  • Memotong atau membersihkan sayuran adalah pekerjaan rumah yang boleh dilakukan saat hamil. Namun ingat, gunakan kursi untuk memotong dan membersihkan sayuran sambil duduk
  • Membersihkan lantai dengan pel atau sapu juga boleh dilakukan saat hamil, tapi carilah gagang pel dan sapu yang panjang agar tubuh bumil tidak perlu membungkuk.
  • Membersihkan toilet saat hamil sebenarnya sah-sah saja, selama posisi tubuh bumil tidak terlalu membungkuk. Selain itu, gunakanlah produk pembersih alami yang bebas bahan kimia, seperti cuka putih, air perasan lemon, atau soda kue
  • Mencuci peralatan makanan juga diperbolehkan, tapi jangan sampai bumil berdiri lebih dari 15-20 menit.
Sebelum melakukan berbagai pekerjaan rumah yang diperbolehkan saat hamil, ada baiknya bumil datang dulu ke dokter kandungan dan berkonsultasi.Untuk mengetahui pekerjaan yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda lebih lanjut, berkonsultasilah dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis! Unduh aplikasi SehatQ di App Store dan Google Play sekarang juga.
menjaga kehamilankehamilantrimester pertama kehamilan
Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/household-work-during-pregnancy-what-to-do-what-to-avoid/
Diakses pada 2 November 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322873#heavy-lifting
Diakses pada 2 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/things-not-to-do-while-pregnant#dont-change-the-kitty-litter
Diakses pada 2 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait