Ketahui Langkah-Langkah Pencegahan Epididimitis pada Pria


Epididimitis adalah kondisi ketika saluran sperma (epididimis) mengalami radang. Ada sejumlah upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar pria terhindar dari masalah kesehatan ini.

0,0
26 Feb 2021|Rhandy Verizarie
pencegahan epididimitisAda sejumlah langkah pencegahan epididimitis yang bisa dilakukan, seperti menghindari seks bebas dan minum air putih yang cukup
Epididimitis adalah kondisi ketika epididimis mengalami peradangan (inflamasi). Ada sejumlah upaya pencegahan epididimitis yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit organ reproduksi pria yang satu ini.
Epididimis sendiri merupakan saluran yang letaknya ada di belakang testis. Bagian dari sistem reproduksi pria ini berfungsi untuk menyimpan sel sperma yang telah diproduksi testis, hingga sperma tersebut matang.

Apa penyebab epididimitis?

Epididimitis adalah penyakit radang yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, terutama bakteri Mycoplasma dan ChlamydiaCara penularan penyakit epididimitis sering kali terjadi akibat hubungan seks tidak aman, yang berujung pada penyakit menular seksual (PMS), seperti klamidia atau gonorea.Bakteri E. coli juga dapat menyebabkan kondisi tersebut. Infeksi lain, termasuk virus gondongan dan tuberkulosis (jarang terjadi), tak luput dari faktor risiko penyebab epididimitis.Pada kasus lain, epididimitis juga disebabkan oleh urine yang mengalir kembali ke epididimis. Ini bisa terjadi akibat mengangkat beban yang terlalu berat. Penyebab radang saluran epididimis lainnya, meliputi:
  • Penyumbatan di uretra (saluran kencing)
  • Pembesaran kelenjar prostat 
  • Penggunaan kateter jangka panjang
  • Cedera pangkal paha

Bagaimana langkah pencegahan epididimitis?

Epididimitis ditandai oleh sejumlah gejala yang membuat penderitanya merasa tidak nyaman, seperti testis nyeri, sakit saat buang air kecil, sperma berdarah, hingga demam.Mengetahui penyebab radang epididimis dapat membantu Anda menentukan langkah pencegahannya.Berikut ini adalah cara mencegah epididimitis:

1. Hindari seks bebas

Infeksi menular seksual menjadi penyebab paling umum dari infeksi pada epididimis. Oleh sebab itu, menjalankan perilaku seks yang aman menjadi cara mencegah epididimitis yang paling utama.Selain tidak berganti-ganti pasangan, Anda juga disarankan untuk menggunakan kondom saat berhubungan seks sebagai cara mencegah penularan penyakit epididimitis ini.

2. Hindari mengangkat barang terlalu berat

Upaya pencegahan epdidimitis yang selanjutnya adalah dengan menghindari mengangkat barang terlalu berat.Pasalnya, aktivitas ini dapat menyebabkan urine mengalir ke epididimis. Kondisi tersebut pada akhirnya akan menyebabkan peradangan di saluran penyimpan sel sperma tersebut.

3. Jangan duduk terlalu lama

Dilansir dari Cleveland Clinic, duduk terlalu lama menyebabkan testis tertekan. Penekanan inilah yang mungkin memicu terjadinya peradangan pada epididimis.Itu sebabnya, cobalah untuk tidak berada dalam posisi duduk terus-menerus dalam waktu yang lama sebagai salah satu cara mencegah penyakit epididimitis.

4. Minum air putih yang cukup

Bakteri yang menginfeksi saluran epididimis hingga menyebabkan peradangan juga bisa berasal dari saluran kemih yang terinfeksi.Oleh sebab itu, mencegah penyakit infeksi saluran kemih (ISK) juga menjadi salah satu upaya pencegahan epididimitis.Agar terhindar dari ISK, pastikan Anda minum air putih yang cukup.Minum air putih bertujuan untuk meningkatkan frekuensi buang air kecil. Dengan begitu, bakteri yang bersarang di saluran kemih ikut terbuang bersama urine.

5. Bersihkan organ intim secara rutin

Masih berkaitan dengan bakteri pada saluran kemih yang bisa menyebar ke epididimis, cara mencegah penularan penyakit epididimitis berikutnya adalah dengan membersihkan organ intim secara rutin. Minimal, Anda harus membersihkan penis setiap habis buang air kecil dan berhubungan seks.Pastikan Anda membersihkan alat vital setiap mandi ataupun buang air kecil dengan benar. Gunakan air bersih dan gunakan sabun tanpa pewangi yang dapat memicu iritasi.

6. Sunat

Epididimitis memang dapat menyerang semua pria, tapi penyakit ini lebih rentan dialami oleh pria yang penisnya belum disunat.Maka dari itu, melakukan sunat atau sirkumsisi juga disarankan sebagai upaya pencegahan epididimitis. Saat ini, sudah banyak metode sunat yang lebih aman dan modern sehingga minim rasa sakit dan perdarahan.

7. Menjaga kekebalan tubuh

Dikarenakan penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri, maka langkah pencegahan epididimitis yang juga perlu diterapkan adalah dengan menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh.Dilansir dari Harvard Medical School, beberapa cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari infeksi bakteri penyebab epididimitis, antara lain:
  • Olahraga secara teratur
  • Makan makanan bergizi 
  • Jaga berat badan
  • Istirahat yang cukup
  • Mengendalikan stres

Apakah epididimitis berbahaya?

Apabila tidak segera ditangani, radang epididimis dapat menyebabkan komplikasi berupa:
  • Abses skrotum (kantong testis atau buah zakar)
  • Infeksi menyebar ke testis, menyebabkan kondisi yang disebut epididymo-orchitis
  • Kemandulan (jarang terjadi)
Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila Anda mengalami gejala-gejala yang mengarah pada kondisi ini, Penanganan medis yang cepat bertujuan untuk mempermudah proses pengobatan dan mencegah komplikasi.Anda juga bisa bertanya seputar langkah-langkah pencegahan epididimitis maupun penanganannya dengan chat dokter langsung di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasi di App Store dan Google Play sekarang juga.
kesehatan organ intimpenyakit kelaminkelamin laki-lakikesehatan priareproduksi pria
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17697-epididymitis Diakses pada 16 Februari 2021Harvard Medical School. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-to-boost-your-immune-system Diakses pada 16 Februari 2021Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/epididymitis/symptoms-causes/syc-20363853 Diakses pada 16 Februari 2021Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/urinary-tract-infection/symptoms-causes/syc-20353447 Diakses pada 16 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait