Pengertian Aerosol dan Gunanya dalam Dunia Kesehatan


Aerosol adalah zat atau partikel berbentuk cair, gas, ataupun padat yang tersebar di udara. Aerosol yang berasal dari obat bisa dijadikan pilihan perawatan penyakit pernapasan.

0,0
19 Jul 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Terapi aerosol adalah pengobatan menggunakan obat yang dihirup untuk mengatasi penyakit pernapasanTerapi aerosol efektif untuk mengatasi beberapa gangguan pernapasan seperti asma dan infeksi paru-paru
Aerosol adalah zat yang tersebar di udara, baik itu dalam bentuk cair seperti embun, padat seperti debu, atau gas seperti asap. Sebagian aerosol bisa menyebabkan bahaya bagi kesehatan, tapi sebagian lagi bisa digunakan untuk terapi atau pengobatan masalah pernapasan.Aerosol yang bermanfaat, dipakai dalam terapi aerosol. Sementara itu, aerosol yang merugikan kesehatan harus dihindari agar tidak penyakit.Contoh aerosol merugikan di antaranya gas dan asap dari limbah atau polusi. Cipratan air liur dari pengidap Covid-19 yang menyebar di udara juga termasuk aerosol merugikan. Sebab, penyakit ini bisa menular lewat udara (airborne).

Pengertian terapi aerosol dan jenis penyakit yang bisa diobati

Terapi aerosol adalah teknik memasukkan obat dalam bentuk partikel aerosol secara langsung melalui saluran pernapasan ke paru-paru. Dengan kata lain, pasien yang menjalani terapi ini perlu menghirup uap tersebut agar obat bisa lebih cepat masuk ke dalam saluran pernapasan.Tujuan utama dari terapi aerosol adalah untuk mempersingkat waktu yang dibutuhkan obat untuk sampai ke saluran pernapasan dengan dosis yang lebih tinggi. Cara ini, untuk beberapa penyakit, dinilai lebih efisien dan efektif jika dibandingkan dengan obat minum.Terapi ini paling banyak digunakan untuk mengatasi penyakit pernapasan seperti:

Jenis-jenis terapi aerosol

Terapi aerosol bisa dilakukan dengan beberapa metode yang dibedakan berdasarkan jenis alat yang digunakan.Berikut ini jenisnya.

1. Inhaler

Inhaler adalah salah satu alat yang digunakan pada terapi aerosol. Alat ini terdiri dari beberapa tipe, yaitu:

Metered dose inhaler (MDI)

Disebut sebagai metered dose inhaler karena dalam satu kali semprot, jumlah uap obat yang keluar sudah diukur dosisnya secara akurat.Terapi ini paling sering digunakan oleh para pengidap asma untuk membantu membuka jalan napas saat merasa sesak.Inhaler jenis ini memiliki dua bagian utama. Pertama adalah canister atau kaleng kecil yang berisi obat cair dan bagian lain yang akan mengubah obat tersebut menjadi partikel-partikel yang lebih kecil sehingga mudah disemprotkan.Bagian kedua adalah wadah plastik yang akan menyambungkan kanister ke mulut pasien.

Dry powder inhalers (DPI)

Berbeda dari MDI yang menyemprotkan obat dalam bentuk aerosol cair, DPI, sesuai namanya menyimpan obat dalam bentuk bubuk dengan partikel-partikel kecil.DPI memiliki bentuk dan cara kerja yang berbeda dengan MDI. Jika MDI perlu ditekan agar obat bisa keluar, pada DPI, tarikan napas dari pengguna lah yang akan mengaktifkan alat dan mengeluarkan obat.

Soft mist inhaler (SMI)

Soft mist inhaler adalah jenis inhaler yang termasuk baru dan akan menghasilkan aerosol yang lebih halus dibanding MDI.Konsenterasi obat yang disemprotkan oleh SMI lebih tinggi dari MDI dan penyemprotannya pun lebih perlahan, sehingga akan ada lebih banyak obat yang masuk ke saluran pernapasan.

2. Nebulizer

Nebulizer adalah alat yang terhubung dengan listrik yang dapat mengubah obat cair menjadi partikel aerosol yang dapat dihirup melalui hidung. Terapi aerosol menggunakan alat ini disebut sebagai nebulasi.Alat ini biasanya digunakan untuk pasien-pasien yang kesulitan menggunakan alat terapi aerosol lainnya, seperti anak-anak, bayi, atau orang dengan kondisi penyakit yang parah.Pada nebulizer terdapat selang yang menghubungkan tabung utama dengan masker. Masker tersebut yang akan dipakai oleh pasien sehingga bisa menghirup obat dengan baik.Ada tiga jenis nebulizer, yaitu:

• Jet

Pada nebulizer jenis ini, obat cair akan diubah menjadi aerosol oleh gas atau oksigen bertekanan tinggi.

• Ultrasonik

Nebulizer ultrasonik menggunakan getaran untuk mengubah obat dari bentuk cair menjadi aerosol yang bisa dihirup.

• Mesh

Ini adalah jenis nebulizer terbaru yang menggunakan jala khusus yang akan memecah partikel cairan obat dan mengubahnya menjadi partikel aerosol.Terapi aerosol adalah pengobatan yang efektif untuk mengatasi berbagai gangguan pernapasan. Namun sebelum melakukannya, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter guna mengetahui kondisi kesehatan dan diagnosis penyakitnya.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang penggunaan aerosol untuk terapi penyakit, maupun seputar pengobatan pernapasan lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit paru-paruasmasesak napaspolusi udara
Healthline. https://www.healthline.com/health/copd/inhaler-nebulizer
Diakses pada 7 Juli 2021
Medscape. https://www.medscape.com/viewarticle/498647
Diakses pada 7 Juli 2021
Medicinet. https://www.medicinenet.com/what_are_the_benefits_of_an_aerosol_treatment/article.htm
Diakses pada 7 Juli 2021
CDC. https://www.cdc.gov/niosh/topics/aerosols/default.html
Diakses pada 7 Juli 2021
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. https://fk.ui.ac.id/infosehat/virus-corona-menyebar-di-udara-begini-rekomendasi-who/
Diakses pada 7 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait