5 Penyebab Bayi Menangis saat BAB yang Perlu Diketahui Orangtua


Bayi menangis saat BAB dapat disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari sembelit, merasa kaget, hingga penumpukan gas di dalam tubuh si kecil.

0,0
21 Oct 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bayi menangis saat BABBayi menangis saat BAB dapat disebabkan oleh kondisi seperti sembelit.
Bayi bisa menangis karena bermacam-macam hal. Salah satu penyebabnya yang paling umum adalah saat ia buang air besar (BAB). Kondisi ini tentunya dapat membuat orangtua khawatir, apalagi jika sering terjadi. Maka dari itu, mari kenali berbagai penyebab bayi menangis saat BAB dan cara mengatasinya.

5 penyebab bayi menangis saat BAB

Salah satu pertanyaan yang mungkin kerap muncul dalam pikiran orangtua adalah kenapa bayi menangis saat mau BAB?Berikut adalah sejumlah kemungkinan penyebab bayi menangis saat BAB yang bisa jadi jawabannya.

1. Belum familiar dengan sensasi BAB

Bayi, terutama yang baru lahir, tentunya belum familiar atau terbiasa dengan sensasi saat BAB. Kondisi ini dapat membuatnya merasa terkejut dan tidak nyaman.Meskipun demikian, hal ini bukan berarti karena bayi merasa kesakitan. Hanya saja, mereka mungkin terkejut atau tidak biasa dengan sensasi tersebut sehingga memicu tangisannya.

2. Sembelit

Sama seperti orang dewasa, anak bayi pun bisa mengalami sembelit atau konstipasi. Kondisi ini dapat mengundang rasa sakit dan menyulitkan anak untuk BAB.Coba perhatikan tekstur pup anak Anda. Jika terlihat kering dan terlalu keras, bisa jadi ia sedang mengalami sembelit.Untuk mengatasi masalah ini, pastikan kebutuhan cairan anak terpenuhi. Hal ini dapat membantu proses pencernaan dan melunakkan fesesnya.Jika anak sudah mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI), berikan ia sayur dan buah berserat tinggi.

3. Penumpukan gas di dalam tubuh

Penumpukan gas di dalam tubuh bayi yang masih kecil dapat membuatnya merasa kesakitan saat BAB hingga akhirnya menangis.Penumpukan gas dapat terjadi saat anak sering menangis dan menghirup banyak udara, sindrom hiperlaktasi (produksi ASI berlebih pada ibu menyusui), masalah pencernaan, hingga ketidakmampuan tubuh bayi untuk mencerna ASI.Jika ini kasusnya, bantu anak untuk bersendawa setelah minum ASI. Anda juga dapat memijat perut bayi secara perlahan untuk mengeluarkan gas berlebih di dalam tubuh anak.

4. Posisi BAB

Anak bayi biasanya buang air besar dalam posisi berbaring. Posisi BAB tersebut memaksa anak untuk menggunakan otot perut saat pup dan mengerahkan lebih banyak tenaga.Terlebih lagi, anak bayi belum bisa mengoordinasi otot-ototnya dengan baik saat BAB. Situasi ini berpotensi membuatnya merasa tidak nyaman dan menangis.

5. Menginginkan perhatian

Terkadang, bayi menangis saat pup hanya karena menginginkan perhatian dari orangtuanya. Jika tangisan si kecil berhenti saat Anda memerhatikan dan tersenyum kepadanya, bisa jadi ia hanya menginginkan perhatian Anda.Cobalah tenangkan bayi Anda dengan memberikan pelukan dan kata-kata positif saat ia sedang BAB.

Kapan orangtua harus khawatir?

Jika feses anak bercampur lendir atau darah serta adanya ruam di sekitar anus, sebaiknya periksakan dirinya ke dokter. Hal ini dilakukan agar dokter bisa mencari tahu apakah ada kondisi medis lain yang menyebabkan anak sering menangis saat pup.Sebab, bayi belum bisa mengutarakan apa yang ia rasakan. Ia hanya bisa menangis saat merasa tak nyaman. Dengan bantuan dokter, Anda dapat mencari tahu apa yang membuat bayi menangis saat BAB.

Tips menenangkan bayi jika menangis saat BAB

Dilansir dari Web MD, terdapat beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan bayi jika ia menangis saat BAB.Pertama-tama, cobalah untuk memijat perut dan kakinya secara perlahan sebelum atau sesudah anak pup.Selanjutnya, Anda juga boleh menaruh botol berisikan air hangat di atas perut bayi agar rasa nyeri yang ia rasakan dapat diredakan. Namun, pastikan suhu air di dalam botol tidak terlalu panas.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
bayi & menyusuisembelitbayi sembelit
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/baby_crying_while_pooping/article.htm
Diakses pada 6 Oktober 2021
Web MD. https://www.webmd.com/parenting/baby/upset-when-pooping
Diakses pada 6 Oktober 2021
Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/why-baby-cry-while-pooping/
Diakses pada 6 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait