Penyebab Gagal Induksi Persalinan, Ini yang Harus Ibu Ketahui


Penyebab gagal induksi persalinan adalah adanya komplikasi pada kehamilan. Beberapa kondisi kehamilan yang menyebabkan prosedur ini gagal adalah preeklampsia hingga ketuban pecah dini.

0,0
Penyebab gagal induksi persalinan adalah komplikasi kehamilanPenyebab gagal induksi persalinan dipicu oleh adanya komplikasi kehamilan
Induksi adalah pengobatan atau tindakan medis tertentu untuk merangsang rahim agar mampu melahirkan normal (per vaginam).
Pada beberapa kasus, ibu yang mendapatkan induksi saat persalinan bisa gagal di tengah jalan. Apa sebetulnya penyebab induksi persalinan gagal, dan bagaimana langkah selanjutnya agar ibu bisa melahirkan?

Kapan induksi dibutuhkan?

Induksi diperlukan bila skor bishop kurang dari 6
Induksi diperlukan bila skor bishop kurang dari 6
Menurut riset dari American Journal of Obstetrics & Gynecology, diperkirakan sebanyak 1 dari 4 ibu hamil memerlukan induksi saat persalinan.Bahkan, penggunaan metode ini meningkat lebih dari dua kali lipat dalam waktu dua dekade terakhir.Namun, yang menentukan apakah Anda butuh induksi atau tidak hanyalah dokter. Pun sebelum calon ibu menjalani prosedur ini, dokter akan lebih dulu mengecek seberapa jauh pembukaan dan penipisan rahim sebelum persalinan menggunakan Bishop score. Bishop score akan memudahkan dokter untuk tahu kapan serviks siap untuk proses persalinan.Ini penting karena saat persalinan, pelebaran terdiri dari dua fase, yaitu fase laten alias tahap pembukaan 1 dan fase aktif, saat leher rahim membuka selebar 6-10 cm. Fase aktif berlangsung selama 4 hingga 8 jam.Rentang angka skor Bishop adalah 0-13. Bila sampai hari H-persalinan angka skor kurang dari 6, artinya Anda belum siap bersalin dan membutuhkan induksi jika kehamilan memang sudah cukup umur.

Penyebab gagal induksi persalinan

Tekanan darah tinggi dan preeklampsia merupakan penyebab gagal induksi persalinan
Tekanan darah tinggi dan preeklampsia merupakan penyebab gagal induksi persalinan
Penyebab gagal induksi persalinan adalah adanya komplikasi kehamilan.Studi dari Journal of Obstetrics & Gynecology of India menyatakan bahwa beberapa faktor penyebab gagal induksi persalinan adalah:Penelitian dari jurnal Clinical Obstetrics and Gynecology menyatakan bahwa induksi persalinan dikatakan gagal saat leher rahim tidak membuka sebesar 4 cm dan tidak mengalami penipisan sebesar 90% atau 5 cm setelah pemberian oksitosin selama 12 jam yang diikuti dengan ketuban pecah.Induksi persalinan juga dapat dinyatakan gagal jika Anda tidak bisa mencapai target kontraksi yang diinginkan. Dokter kemudian akan memperhatikan respons rahim terhadap obat induksi yang telah diberikan.Apabila ibu tidak kuat mengejan atau mengalami nyeri berlebihan ketika kontraksi, induksi dapat dihentikan.Untuk mengukur apakah Anda memiliki faktor risiko penyebab gagal induksi persalinan, dokter akan menggunakan partograf. Partograf adalah alat untuk memantau adakah kondisi abnormal pada persalinan, gawat janin, atau ibu dalam kondisi kesulitan.Dalam menggunakan partograf, hal-hal yang diperhatikan pada kondisi ibu dan janin adalah:
  • Detak jantung, tekanan darah, dan suhu
  • Kondisi ketuban pecah secara alami atau buatan
  • Kontraksi setiap 10 menit serta lamanya terjadi
  • Jumlah urine
  • Obat yang dikonsumsi ibu
  • Denyut jantung janin dalam kandungan
  • Warna, bau, dan jumlah cairan ketuban
  • Kepala janin sudah bergerak ke bawah atau belum dan bentuk kepala janin.

Metode melahirkan saat induksi persalinan gagal

Bayi sungsang meningkatkan risiko gagal induksi sehingga harus operasi caesar
Bayi sungsang meningkatkan risiko gagal induksi sehingga harus operasi caesar
Bila dokter mencurigai adanya penyebab gagal induksi persalinan, dokter akan memilih prosedur persalinan lewat operasi caesar.Beberapa penyebab dokter memilih prosedur caesar karena induksi gagal adalah:
  • Gawat janin, sebab janin biasanya kekurangan oksigen sehingga harus segera dilahirkan agar tidak meninggal di dalam kandungan
  • Plasenta menutupi serviks (plasenta previa), bila tetap dipaksakan untuk melahirkan normal, ini justru memicu perdarahan hebat yang mengancam nyawa ibu dan janin.
  • Tali pusar lepas sebelum persalinan (prolaps tali pusar), hal ini menyebabkan janin kekurangan oksigen sehingga harus dilahirkan segera.
  • Ibu mengalami herpes, sebab herpes menular melalui lendir vagina
  • Hamil kembar
  • Hamil sungsang
  • Kemungkinan bayi tidak bisa masuk ke panggul
  • Riwayat operasi caesar dan menginginkan lahir melalui vagina.

Risiko induksi persalinan

Denyut jantung bayi melemah menjadi risiko induksi persalinan
Denyut jantung bayi melemah menjadi risiko induksi persalinan
Bila induksi persalinan berhasil, Anda bisa melahirkan normal tanpa rasa sakit. Risiko dari persalinan caesar pun bisa dihindari. Meski demikian, induksi persalinan juga dapat menimbulkan risiko, seperti:
  • Pendarahan, induksi mampu menyebabkan otot rahim tidak kontraksi dengan baik setelah persalinan (atonia uteri). Jadi, hal ini memicu perdarahan pascapersalinan.
  • Denyut jantung janin melemah, biasanya, obat yang digunakan pada induksi adalah oksitosin atau prostaglandin. Keduanya memang mampu memicu kontraksi. Namun, ada risiko kontraksi menjadi tidak normal atau berlebihan. Hal ini menyebabkan suplai oksigen bayi berkurang sehingga denyut jantungnya menurun.
  • Infeksi, saat induksi, ada metode yang mengharuskan memecah ketuban. Rupanya, pecahnya ketuban dalam waktu terlalu lama mampu meningkatkan risiko infeksi pada ibu dan janin.
  • Robeknya rahim (ruptur uteri), metode ini mampu meningkatkan risiko rahim robek di sepanjang bekas luka. Meski komplikasi ini serius, tetapi jarang ditemukan.

Catatan dari SehatQ

Penyebab gagal induksi persalinan terjadi akibat kondisi kehamilan, usia kehamilan, hingga usia ibu. Dalam hal ini, metode ini dapat dikatakan tidak berhasil jika pembukaan tidak menunjukkan kemajuan setelah pemberian obat perangsang kontraksi. Induksi juga bisa dikatakan gagal jika ibu tidak mencapai kontraksi yang wajar.Apabila Anda memiliki kemungkinan menjalani prosedur ini, Anda sebaiknya tetap kontrol kehamilan Anda secara rutin dengan dokter kandungan atau bidan Anda.Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait penyebab gagal induksi persalinan, Anda bisa konsultasi secara gratis dengan dokter melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
melahirkankehidupan pasca melahirkanpersalinanpendarahan pasca melahirkanmelahirkan normal
The American College of Obstetricians and Gynecologists. https://www.acog.org/womens-health/faqs/labor-induction Diakses pada 26 April 2021American Journal of Obstetrics & Gynecology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5819749/#R1 Diakses pada 26 April 2021Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/labor-and-delivery/in-depth/stages-of-labor/art-20046545 Diakses pada 26 April 2021Clinical Obstetrics and Gynecology https://journals.lww.com/clinicalobgyn/Abstract/2006/09000/What_Is_A_Failed_Labor_Induction_.18.aspx Diakses pada 26 April 2021Journal of Obstetrics & Gynecology of India. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3984641/ Diakses pada 26 April 2021What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/labor-induction/ Diakses pada 26 April 2021Mount Sinai Hospital. https://www.mountsinai.org/health-library/diseases-conditions/placenta-previa Diakses pada 26 April 2021Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12345-umbilical-cord-prolapse Diakses pada 26 April 2021Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/labor-induction/about/pac-20385141 Diakses pada 26 April 2021MSF medical guidelines. https://medicalguidelines.msf.org/viewport/ONC/english/5-2-monitoring-labour-and-delivery-51416957.html Diakses pada 26 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait