Penyebab Jari Tabuh atau Nail Clubbing dan Cara Mengatasinya dengan Tepat


Jari tabuh atau nail clubbing tidak berbahaya jika disebabkan oleh faktor keturunan. Namun, kondisi ini dapat menjadi pertanda masalah kesehatan seperti kanker paru-paru, gagal jantung kongestif, hingga sirosis hati.

(0)
Jari tabuh atau nail clubbing tidak berbahaya jika disebabkan oleh faktor keturunanJari tabuh atau nail clubbing menyebabkan ujung jari menggembung dan membulat
Jari tabuh adalah kondisi ketika ujung jari mengalami pembengkakan, yang kemudian diikuti dengan melengkungnya kuku seperti bagian belakang sendok. Kondisi ini umumnya terjadi karena faktor keturunan.Namun, dalam beberapa kasus, kondisi yang juga dikenal dengan istilah nail clubbing ini dapat menjadi tanda kurangnya oksigen pada darah hingga adanya masalah kesehatan serius dalam diri Anda.

Penyebab jari tabuh

Kondisi ini dibagi ke dalam dua jenis, primer dan sekunder. Jari tabuh primer bersifat turun-temurun dan umumnya tak memberikan dampak negatif terhadap kesehatan. Sejumlah gen yang dikaitkan dengan nail clubbing bawaan/primer antara lain HPGD dan SLCO2A1.Sementara itu, jari tabuh sekunder muncul sebagai pertanda adanya masalah kesehatan serius dalam tubuh Anda. Nail clubbing sekunder seringkali muncul akibat efek dari penyakit paru-paru dan jantung kronis. Selain itu, gangguan pada kelenjar tiroid dan sistem pencernaan juga dapat memicu kondisi ini.Berikut beberapa penyakit yang dapat menjadi penyebab jari tabuh:
  • Disentri
  • Sirosis hati
  • Limfoma hati
  • Penyakit celiac
  • Kanker paru-paru
  • Tuberkulosis paru
  • Penyakit radang usus
  • Gagal jantung kongestif
  • Penyakit jantung sianotik
  • Kelenjar tiroid yang terlalu aktif
  • Bronkiektasis (kerusakan pada bronkus dan saluran pernapasan)
  • Fibrosis paru (gangguan pernapasan akibat jaringan parut di paru-paru)

Apa saja gejala jari tabuh?

Ketika menderita nail clubbing primer, jari tangan atau kaki Anda akan terlihat menggembung dan membulat. Kondisi tersebut umumnya tidak akan banyak mengalami perubahan seiring berjalannya waktu dan akan bertahan hingga tua.Kondisi serupa juga akan dialami penderita jari tabuh sekunder. Bedanya, ada beberapa gejala tambahan yang mungkin akan Anda rasakan saat mengidap nail clubbing sekunder. Sejumlah gejala tambahan yang mungkin muncul, di antaranya:
  • Kuku menjadi lunak
  • Bantalan di bawah kuku terasa seperti spons
  • Kuku terasa hangat dan berwarna kemerahan
  • Kuku melengkung seperti bagian bawah sendok
  • Pembesaran pada bagian distal jari (tempat bertemunya kuku dengan jari)
  • Kuku terlihat mengambang dan tidak menempel pada bantalan di bawahnya
  • Menghilangnya kutikula (lapisan kulit mati berwarna putih yang mengelilingi sisi kuku)

Cara mendiagnosis penyebab jari tabuh

Sebelum mengambil tindakan penanganan, penderita jari tabuh harus mengetahui apa yang jadi penyebabnya. Cara mendiagnosis nail clubbing bisa dilakukan lewat sejumlah tes. Tes umumnya akan disesuaikan dengan gejala yang Anda alami.Sejumlah tes untuk mendiagnosis penyebab jari tabuh, antara lain:
  • Penggunaan oximeter untuk mengukur kadar oksigen dalam darah
  • Pemeriksaan fisik untuk menilai tanda-tanda seperti penurunan berat badan, kesulitan bernapas, perubahan kulit, dan perubahan tekanan darah
  • CT scan untuk mencari tahu adanya masalah pada jantung atau paru-paru
  • Elektrokardiogram(EKG) untuk memeriksa kondisi jantung
  • Analisis gas darah untuk mengevaluasi fungsi dan penyakit paru
  • Tes darah untuk mengecek fungsi hati dan tiroid
Sebelum melakukan serangkaian tes di atas, dokter umumnya akan melontarkan beberapa pertanyaan terkait riwayat keluarga Anda. Jika anggota keluarga Anda yang lain menderita kondisi serupa, bisa jadi jari tabuh disebabkan oleh faktor keturunan.

Bagaimana cara mengatasi jari tabuh yang tepat?

Cara mengatasi jari tabuh harus disesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya. Jika kondisi ini dipicu oleh penyakit tertentu, nail clubbing bisa disembuhkan dengan cara mengobati penyakit yang menjadi penyebabnya.Sebagai contoh, jika kondisi tersebut disebabkan oleh penyakit jantung, dokter umumnya akan memberikan pengobatan penyakit jantung untuk mengatasi jari tabuh. Beberapa pengobatan untuk mengobati nail clubbing, meliputi:
  • Terapi penggantian hormon
  • Implantasi alat pacu jantung untuk meningkatkan fungsi jantung 
  • Obat anti-inflamasi untuk kondisi yang disebabkan oleh peradangan, termasuk penyakit paru dan gangguan saluran pencernaan

Catatan dari SehatQ

Jari tabuh merupakan kondisi yang berbahaya jika disebabkan oleh faktor keturunan. Di sisi lain, nail clubbing dapat menjadi pertanda bahwa Anda mengidap masalah kesehatan kronis seperti kanker paru-paru, gagal jantung kongestif, hingga sirosis hati.Cara mengatasi kondisi ini harus disesuaikan dengan apa yang menjadi penyebabnya. Untuk mengetahui kondisi apa yang mendasari jari tabuh, segera periksakan kondisi Anda ke dokter. Penanganan sedini mungkin dapat mengurangi risiko kondisi Anda semakin parah.Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait penyebab jari tabuh dan cara mengatasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit paru-parupenyakit jantungpenyakit tangan
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/clubbing-of-fingers-914776
Diakses pada 17 Februari 2021
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/clubbing-of-fingers-914776
Diakses pada 17 Februari 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/multimedia/nails/sls-20076131?s=2#:~:text=Nail%20clubbing%20occurs%20when%20the,various%20types%20of%20lung%20disease.
Diakses pada 17 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait