12 Penyebab Rambut Rontok Parah Terjadi pada Anda

(0)
17 Jan 2020|Anita Djie
Penyebab ranmbut rontok parah salah satunya adalah stresRambut rontok parah bisa jadi pertanda gangguan kesehatan
Rambut rontok adalah hal yang wajar, namun ketika rambut rontok dengan parah, tentu Anda perlu was-was. Selain merusak penampilan, rambut rontok parah bisa menjadi indikasi gangguan kesehatan pada tubuh Anda.

Apa saja penyebab rambut rontok parah?

Rambut rontok parah tentunya membuat Anda khawatir. Ada beberapa faktor yang seringkali menjadi penyebab faktor kerontokan rambut Anda. Apa saja?

1. Genetik

Tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang rambut rontok parah diakibatkan oleh kondisi genetik Anda. Secara genetik, beberapa dari Anda rentan mengalami kebotakan berpola yang dikenal dengan androgenetic alopecia.Kondisi ini menyebabkan kebotakan secara berpola seiring bertambahnya usia dan pengaruh hormon testosteron. Pada pria hal ini ditandai dengan kebotakan di beberapa tempat dan pada wanita diindikasikan dengan penipisan rambut.

2. Stres

Siapa sangka, stres juga dapat berdampak pada rambut Anda! Stres mampu menimbulkan kerontokan pada rambut yang parah dengan mempengaruhi fase “istirahat” dari rambut. Saat Anda telah menangani stres tersebut, masalah rambut rontok parah bisa ditanggulangi.

3. Gaya rambut tertentu

Masalah rambut rontok parah yang dialami bisa disebabkan oleh hal sepele, seperti gaya rambut tertentu. Mengikat rambut terlalu kencang dapat menjadi salah satu penyebab dari rambut rontok parah.Bila Anda menjalani terapi minyak panas untuk rambut, hal ini dapat memicu peradangan pada folikel rambut yang menyebabkan rambut rontok parah.

4. Kekurangan nutrisi tertentu

Jangan salah, kekurangan nutrisi tertentu mampu mengakibatkan rambut rontok parah. Umumnya, kekurangan zinc dan zat besi adalah salah satu penyebab umum kerontokan pada rambut.Namun, beberapa kurangnya nutrisi tertentu, seperti vitamin D, vitamin B-12, vitamin A, vitamin C, lemak, biotin, tembaga, dan selenium juga bisa membuat kerontokan pada rambut.

5. Perubahan hormon

Ketidaksemibangan hormon dapat menjadi pemicu rambut rontok parah pada wanita yang sedang menopause atau hamil. Pria juga bisa mengalami rambut rontok parah seiring bertambahnya usia akibat folikel rambut yang tidak merespon hormon DHT (dihydrotestosterone) dengan baik.

6. Kurap

Kurap adalah infeksi jamur yang jika tumbuh di kulit kepala dapat menyebakan kerontokan pada rambut. Kurap di kulit kepala atau tinea capitis umumnya hanya menyebabkan kebotakan pada kepala yang sementara.Beberapa indikasi dari kurap selain rambut rontok parah adalah adanya ruam merah yang gatal pada kulit kepala, rambut yang mudah patah, adanya pola seperti cincin yang memiliki pinggiran merah dan bagian dalam yang senada dengan kulit kepala biasa.Anda juga bisa menyadari adanya titik kecil yang membesar dan menimbulkan kulit bersisik serta pitak pada kulit kepala. Terkadang, terdapat beberapa lepuhan yang mengeluarkan cairan di kulit kepala.Jika kurap tidak kunjung sembuh, dokter dapat memberikan Anda obat antijamur.

7. Masalah tiroid

Gangguan tiroid, seperti hipertiroid dan hipotiroid mampu menyebabkan rambut rontok parah. Namun, setelah masalah tersebut ditangani, biasanya rambut rontok parah tersebut dapat diatasi.

8. Alopecia areata

Alopecia areata adalah kondisi botak lokal atau menyeluruh dan biasanya terjadi akibat autoimun yang menyerang folikel rambut dan membuat rambut rontok. Tidak hanya rambut di kulit kepala, Anda juga bisa mengalami kerontokan pada bulu mata dan alis.

9. Lupus

Penyakit autoimun lain yang dapat memicu kerontokan pada rambut yang parah adalah lupus. Rambut rontok karena lupus terlihat pitak dan terdapat luka di kulit kepala. Terkadang obat untuk menangani lupus juga bisa menjadi penyebab rambut gugur.

10. Obat-obatan tertentu

Bila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, kemungkinan obat tersebutlah yang dapat menjadi biang keladi dari rambut rontok parah.Beberapa obat yang dapat memicu rambut rontok adalah obat tekanan darah, obat radang sendi, pil KB, obat kanker, obat jantung, obat depresi, obat antikejang, dan obat asam urat.

11.Terapi radiasi

Bila Anda mengalami kondisi medis tertentu yang membutuhkan perawatan terapi radiasi, maka terdapat kemungkinan bahwa terapi radiasi yang menjadi penyebab kerontokan pada rambut. Bahkan, paparan radiasi mampu membuat rambut tidak tumbuh secara normal.

12. Penurunan berat badan drastis

Penurunan berat badan drastis akibat kekurangan nutrisi juga dapat menjadi penyebab kerontokan rambut. Jika Anda vegetarian dan mengalami anemia, Anda mungkin akan mengalami kerontokan rambut akibat defisiensi zat besi. Beberapa orang mungkin akan mengonsumsi suplemen zat besi untuk menangani kondisi ini.Beberapa faktor di atas hanyalah sebagian penyebab umum dari rambut rontok parah. Jika Anda merasa risih dan khawatir mengenai rambut rontok parah yang dialami, tidak ada salahnya Anda mengunjungi dokter untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
rambut rontokrambut rontok saat hamilhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/why-is-my-hair-falling-out#lupus
Diakses pada 17 Januari 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hair-loss/symptoms-causes/syc-20372926
Diakses pada 17 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327005.php
Diakses pada 17 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait