5 Penyebab Rematik di Usia Muda yang Harus Diwaspadai


Penyebab rematik di usia muda dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti genetik, merokok, obesitas, dan jenis kelamin. Kondisi ini bisa menyebabkan sendi terasa nyeri, bengkak, dan kaku.

0,0
28 Jun 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Penyebab rematik di usia muda disinyalir berkaitan dengan faktor genetik dan lingkunganRematik di usia muda bisa sebabkan nyeri dan bengkak pada sendi
Tahukah Anda kalau rematik juga bisa terjadi di usia muda? Penyebab rematik di usia muda dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, mulai dari genetik hingga lingkungan. Bagi Anda yang belum tahu, rematik adalah peradangan sendi yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri. 
Rematik umumnya memengaruhi sendi di tangan, pergelangan tangan, dan lutut. Lapisan sendi yang meradang bisa menyebabkan kerusakan jaringan sehingga menimbulkan nyeri yang berkepanjangan atau kronis. Rematik di usia muda merupakan kasus yang jarang terjadi alias langka. Diperkirakan hanya ada 8 dari 100 ribu orang berusia 18-43 tahun yang menderita rematik.

Penyebab rematik di usia muda

Rematik di usia muda membuat penderitanya lebih rentan mengalami peradangan pada persendian kecil di tangan dan kaki, erosi tulang, serta timbulnya nodul rheumatoid (benjolan kecil dan keras di sekitar persendian).Dilansir dari Cleveland Clinic, secara umum penyebab rematik di usia muda kurang lebih sama dengan di usia lanjut. Kondisi ini kemungkinan berkaitan dengan faktor genetik dan lingkungan. Berikut adalah penjelasan mengenai kedua faktor tersebut.
  • Genetik

Jika ada anggota keluarga Anda yang mengalami rematik, Anda memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk memiliki kondisi ini juga. Rematik dapat dipicu oleh gen tertentu yang disebut genotipe kelas II HLA (human leukocyte antigen) yang meningkatkan peluang Anda terkena rematik. Risikonya bahkan menjadi lebih tinggi apabila Anda merokok atau mengalami obesitas.
  • Merokok

merokok
Merokok meningkatkan risiko terkena rematik
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), berbagai penelitian menunjukkan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko seseorang terkena rematik dan memperparah penyakit tersebut. Tidak hanya itu, menghirup asap rokok atau menjadi perokok pasif pun bisa memperburuk peradangan yang terjadi.
  • Obesitas

Penyebab rematik di usia muda juga dapat dipicu oleh obesitas. Anda dianggap memiliki peluang yang lebih tinggi untuk mengalami rematik apabila berat badan Anda berlebih atau obesitasSemakin tinggi berat badan Anda, semakin besar risiko Anda terkena rematik.
  • Cedera

cedera kaki
Cedera dapat memicu perkembangan rematik di usia muda
Trauma atau cedera, seperti retak atau patah tulang, dislokasi sendi, hingga kerusakan ligamen, juga dapat memicu perkembangan rematik di usia muda.
  • Jenis kelamin

Perempuan memiliki kemungkinan 1-2 kali lebih banyak terkena rematik daripada pria. Perubahan pada hormon seks, seperti setelah kehamilan atau sebelum menopause, dipercaya memicu kondisi ini. Namun, penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mendukung klaim ini.Meski Anda memiliki faktor-faktor penyebab rematik di usia muda di atas, bukan berarti Anda langsung mengalaminya. Namun, tak ada salahnya untuk tetap waspada.

Gejala rematik pada usia muda

Setelah mengetahui penyebab rematik di usia muda, Anda juga harus memahami gejalanya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara gejala rematik pada usia muda dan tua.
nyeri sendi
Rematik bisa menyebabkan nyeri sendi
Namun, orang tua mungkin memiliki kondisi lain atau masalah sendi yang sudah ada sebelumnya sehingga bisa memperburuk gejala rematik. Berikut adalah sejumlah gejala rematik pada usia muda yang mungkin terjadi.
  • Sendi nyeri dan bengkak
  • Kekakuan sendi yang biasanya terasa lebih buruk di pagi hari
  • Gejala yang sama pada kedua sisi tubuh, misalnya kedua lutut
  • Lemas
  • Kelelahan
  • Demam
  • Hilang nafsu makan 
  • Berat badan menurun.
Jika Anda merasakan gejala rematik pada usia muda, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat.

Cara mengatasi rematik di usia muda

Dokter umumnya dapat meresepkan obat untuk mengendalikan rasa nyeri dan membantu Anda tetap bergerak aktif sebagai cara mengatasi rematik di usia muda.  Mereka juga mungkin akan menyarankan Anda untuk berolahraga karena baik untuk persendian, memberi lebih banyak energi, serta memperkuat otot dan tulang. Namun, pastikan jenis olahraga tersebut aman bagi penderita rematik, misalnya senam rematikPengobatan bagi anak muda yang menderita rematik cenderung memiliki hasil yang lebih baik daripada orang tua. Ini bukan hanya karena pengobatannya yang lebih kuat, melainkan anak muda memiliki lebih sedikit masalah kesehatan yang menyertai penuaan.Selain pengobatan, gaya hidup penderita rematik harus diubah. Jika Anda merokok, hentikan kebiasaan tersebut karena dapat memperburuk peradangan yang dipicu rematik. Anda juga perlu menghindari minuman beralkohol karena dikhawatirkan memengaruhi cara kerja obat yang Anda gunakan. Perbanyak konsumsi sayur dan buah, serta lakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter untuk memantau kondisi Anda.Jika rematik tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, kecacatan, bahkan kematian dini. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar penyebab rematik di usia muda, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play. 
nyeri sendirematikpenyakit sendiradang sendi
CDC. https://www.cdc.gov/arthritis/basics/rheumatoid-arthritis.html
Diakses pada 14 Juni 2021
Web MD. https://www.webmd.com/rheumatoid-arthritis/young-adults-ra
Diakses pada 14 Juni 2021
Web MD. https://www.webmd.com/rheumatoid-arthritis/ra-and-women
Diakses pada 14 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/rheumatoid-arthritis#causes
Diakses pada 14 Juni 2021
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/how-rheumatoid-arthritis-affects-young-adults/
Diakses pada 14 Juni 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rheumatoid-arthritis/symptoms-causes/syc-20353648
Diakses pada 14 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait