Ketahui Penyebab Varikokel dan Cara Mengobatinya


Menurut penelitian, jenis olahraga tertentu seperti bola basket dan bola voli dapat menyebabkan varikokel. Selain itu, mengangkat beban terlalu berat juga dikaitkan dengan risiko varikokel.

0,0
05 Mar 2021|Rhandy Verizarie
penyebab varikokel dan cara mengobatinyaPenyebab varikokel hingga saat ini belum diketahui secara jelas
Varikokel adalah pembesaran pembuluh darah vena yang berada di dalam skrotum. Kondisi ini disebut juga dengan varises skrotum atau varises pada testis.
Skrotum adalah kantong kulit yang berfungsi untuk membungkus testis (buah zakar). Pada bagian dalam skrotum, terdapat dua pembuluh darah, yakni arteri dan vena, yang berfungsi untuk menyuplai darah ke kelenjar reproduksi.Varikokel adalah gangguan medis yang perlu diwaspadai oleh para pria. Pasalnya, penyakit ini berpotensi menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan oleh testis. Selain itu, varikokel dapat memicu penyusutan testis.Kenali apa penyebab varikokel beserta cara mengatasi dan mencegahnya berikut ini.

Penyebab varikokel 

Pembuluh darah vena pada skrotum memiliki katup yang berfungsi untuk mengalirkan darah dari testis ke skrotum, lalu kembali ke jantung. Penyebab varikokel adalah adanya masalah pada katup sehingga aliran darah menjadi tidak lancar.Akibatnya, darah akan menumpuk di dalam pembuluh vena. Lambat laun, penumpukan darah tersebut akan menyebabkan pembengkakan pembuluh darah. Inilah yang disebut sebagai varikokel.Hingga saat ini, para pakar medis pun belum bisa memastikan apa yang menjadi penyebab varikokel. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko seorang pria untuk mengalaminya pun belum diketahui jelas.Namun, yang diketahui, mayoritas kasus varikokel terjadi saat masa pubertas. Selain itu, pembesaran umumnya terjadi di sisi kiri skrotum yang menjadi letak dari pembuluh darah vena tersebut.

Olahraga penyebab varikokel

Ada yang mengatakan bahwa aktivitas tertentu, seperti olahraga, dapat menyebabkan varikokel pada pria. Benarkah demikian? Jika ya, apa aktivitas olahraga penyebab varikokel yang dimaksud?Penelitian tahun 2015 yang dirilis oleh Archives of Medical Science mencoba menjawabnya. Penelitian tersebut membagi remaja laki-laki ke dalam tiga kelompok, yaitu:
  • Kelompok 1, remaja laki-laki yang aktif melakukan olahraga bola basket, bola voli, sepakbola, dan bola tangan.
  • Kelompok 2, remaja laki-laki yang bermain jenis olahraga polo air.
  • Kelompok 3, remaja laki-laki yang tidak aktif berolahraga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus varikokel paling banyak ditemukan pada remaja laki-laki yang masuk dalam kelompok 1.Selain olahraga, aktivitas fisik lainnya yang berpotensi meningkatkan kejadian varises pada testis adalah mengangkat barang berat, sebagaimana dilansir dari Radiology Imaging Associates (RIA) Endovascular.Belum ada penjelasan pasti mengapa itu bisa terjadi. Akan tetapi, hal ini diduga berkaitan dengan gerakan-gerakan pada kedua aktivitas fisik tersebut yang menyebabkan pembuluh darah tertekan secara berlebihan. Akhirnya, katup pembuluh darah di dalamnya rusak. Meski begitu, bukan berarti olahraga seperti bola basket dan voli serta-merta menyebabkan varikokel. Hanya saja, Anda perlu perlu berhati-hati ketika bermain bola basket ataupun  mengangkat beban berat. Melakukan pemanasan sebelum berolahraga juga sangat disarankan guna meminimalisir risiko cedera, termasuk pada skrotum. Berkonsultasilah dengan dokter tentang bagaimana cara melakukan olahraga yang aman.Meski hasil penelitian menunjukkan aktivitas seperti angkat beban atau olahraga bisa jadi penyebab meningkatnya kasus varikokel, hal ini masih perlu diuji lebih lanjut. Terutama olahraga, mengingat aktivitas ini seharusnya menyehatkan alih-alih menimbulkan penyakit.

Ciri-ciri varikokel yang perlu diwaspadai

Varises skrotum ditandai oleh sejumlah gejala. Mengetahui ciri-ciri varikokel bertujuan agar Anda bisa segera mendapat penanganan medis sebelum kondisi ini bertambah buruk. Gejala umum varikokel antara lain:
  • Skrotum bengkak
  • Benjolan di area skrotum yang terdampak
  • Skrotum terasa nyeri

Cara mengobati varikokel

Pada kasus ringan, varises pada testis ini mungkin tidak membutuhkan penanganan medis. Namun, lain cerita jika varikokel sudah sampai di tahap yang parah bahkan menyebabkan nyeri atau penurunan kesuburan pria.Cara mengobati varikokel adalah dengan tindakan operasi. Operasi bertujuan untuk menutup pembuluh darah vena yang membengkak, sehingga aliran darah kembali lancar.Beberapa tindakan operasi untuk mengobati varikokel, antara lain:

Catatan dari SehatQ

Seperti yang telah disampaikan di atas, penyebab varikokel belum dapat diketahui secara pasti hingga saat ini. Akan tetapi, Anda bisa berusaha mencegahnya dengan tidak sering-sering mengangkat beban terlalu berat. Pastikan juga untuk tidak melewatkan sesi pemanasan sebelum berolahraga.Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab varikokel, cara mengatasi, atau cara mencegahnya, jangan ragu untuk bertanya langsung dengan dokter melalui fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang juga di App Store dan Google Play. Gratis!
masalah reproduksivarikokelkesehatan priareproduksi pria
Archives of Medical Science. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4379365/ Diakses pada 18 Februari 2021Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15239-varicocele Diakses pada 18 Februari 2021Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/varicocele/symptoms-causes/syc-20378771 Diakses pada 18 Februari 2021RIA Endovascular. https://www.riaendovascular.com/conditions/varicocele/ Diakses pada 18 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait