Pentingnya Fungsi Kelenjar Prostat dalam Sistem Reproduksi Pria


Kelenjar prostat memiliki fungsi yang sangat penting dalam sistem reproduksi pria. Sayangnya, organ ini tak lepas dari sejumlah penyakit, termasuk kanker prostat yang berbahaya.

(0)
07 Apr 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Fungsi kelenjar prostat yang utama adalah menjaga kesuburan priaSalah satu peran penting kelenjar prostat adalah menjaga kesuburan pria.
Menjaga fungsi kelenjar prostat agar tetap bisa tetap normal sangatlah penting. Pasalnya, berbagai gangguan yang terjadi pada organ ini dapat berkembang menjadi kondisi yang berbahaya, seperti peradangan, pembesaran prostat, hingga kanker. Prostat adalah kelenjar berukuran kecil dan berbentuk bulat yang terletak di antara kandung kemih dan penis, serta berada di depan rektum atau ujung dari usus besar. Dengan mengenali fungsi serta gangguan yang mungkin terjadi, Anda diharapkan bisa lebih berhati-hati dalam menjaga organ dalam sistem reproduksi pria ini.

Fungsi kelenjar prostat dalam sistem reproduksi pria

Sebagai salah satu organ reproduksi pria yang utama, kelenjar prostat memegang peranan penting terhadap kesuburan. Fungsi kelenjar prostat, antara lain:
  • Memproduksi cairan yang dapat menjaga sperma untuk tetap hidup
  • Melindungi kode genetik yang dibawa sperma 
  • Menghasilkan cairan yang menjaga pergerakan sperma
  • Mengencerkan semen yang mengental, sehingga sperma dapat lebih mudah bergerak dan meningkatkan keberhasilan pembuahan.
Saat proses ejakulasi, cairan yang dikeluarkan kelenjar ini akan menuju ke saluran kemih, dan akan dikeluarkan bersamaan dengan sperma. Gabungan dari kedua komponen tersebut dinamakan semen. Selain kedua komponen tersebut, semen juga terdiri dari cairan yang diproduksi oleh vesikula seminalis.Sekitar 30 persen dari total cairan yang keluar saat seorang pria ejakulasi, merupakan cairan yang dikeluarkan prostat. Untuk dapat berfungsi dengan baik, kelenjar prostat membutuhkan androgen (hormon pada pria), seperti testosteron dan dihidrotestosteron.

Memahami anatomi kelenjar prostat

Prostat dikelilingi oleh jaringan ikat yang terdiri dari banyak serat-serat otot. Serat ini mengelilingi organ tersebut layaknya kapsul. Itulah alasannya prostat terasa elastis saat disentuh. Kelenjar prostat dapat dibagi menjadi empat area dan tersusun mengelilingi uretra secara berlapis-lapis.Berikut ini urutan zona atau struktur kelenjar prostat, dari luar ke dalam.
  • Zona anterior fibromuscular. Zona terluar prostat ini terbuat dari jaringan otot dan jaringan fibrous. Dari posisinya, zona ini merupakan bagian dari kapsul serat otot yang mengelilingi prostat.
  • Zona perifer. Zona ini terletak di bagian belakang kelenjar tersebut dan paling banyak memiliki jaringan kelenjar.
  • Zona tengah. Zona tengah prostat yang mengelilingi saluran ejakulasi ini menyumbangkan sekitar seperempat total berat prostat.
  • Zona transisi. Zona ini merupakan zona paling kecil  dan posisinya mengelilingi uretra. Zona ini adalah satu-satunya bagian prostat yang akan terus tumbuh seumur hidup.

Penyakit kelenjar prostat

Sama seperti bagian tubuh lainnya, ada sejumlah penyakit prostat yang berisiko menyerang, yaitu:

1. Pembesaran prostat jinak

Pembesaran prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH), adalah gangguan prostat yang biasanya dialami pria berusia 50 tahun ke atas. Kondisi ini membuat prostat membesar hingga memicu gejala seperti kesulitan buang air kecil dan sering buang air kecil di malam hari.

2. Prostatitis

Prostatitis adalah peradangan yang terjadi di kelenjar prostat akibat infeksi bakteri. Penyakit ini ditandai dengan ukuran prostat yang membesar dan mengalami nyeri. Prostatitis bisa dialami oleh pria di segala usia.

3. Kanker prostat

Kelenjar prostat juga bisa mengalami kanker. Bahkan, kanker prostat adalah jenis kanker yang paling banyak dialami pria. Penyakit ini juga ditandai oleh pembesaran prostat, urine berdarah, nyeri saat buang air kecil atau pun ejakulasi, hingga disfungsi ereksi.

Cara menjaga kesehatan prostat

Untuk menjaga kesehatan prostat, Anda perlu melakukan pemeriksaan prostat secara rutin ke dokter.Laman Prostate Cancer Foundation menjelaskan, pemeriksaan kelenjar prostat merupakan prosedur yang umum dilakukan dan direkomendasikan untuk para pria, terutama yang telah berusia di atas 50 tahun dan pria dengan risiko kanker prostat.Prosedur pemeriksaan kelenjar prostat disebut dengan Digital Rectal Exam (DRE) atau colok dubur. Pada prosedur ini, dokter akan memasukkan satu jari ke dalam rektum melalui anus untuk memeriksa langsung kelenjar prostat.Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mencari kemungkinan pembesaran atau perubahan bentuk pada kelenjar tersebut yang dapat menandakan adanya gangguan. Pemeriksaan ini juga perlu dilakukan apabila Anda mengalami permasalahan saat buang air kecil, seperti kesulitan buang air kecil, atau justru urine keluar tanpa bisa dikontrol (inkontinensia urine).Selain itu, sebagaimana dilansir dari Harvard Medical SchoolAnda diharapkan dapat menerapkan pola hidup sehat untuk menjaga prostat tetap sehat dan berfungsi dengan baik, antara lain:
  • Makan makanan bergizi seperti buah dan sayuran
  • Membatasi makan daging merah, daging berlemak, dan makanan mengandung banyak garam
  • Rajin berolahraga
[[artikel-terkait]]

Catatan dari SehatQ

Dengan mengenali fungsi kelenjar prostat yang begitu penting untuk pria, Anda diharapkan senantiasa menjaga kesehatannya. Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter seputar organ prostat dan bagaimana cara merawat kesehatannya melalui aplikasi SehatQ. Dengan fitur chat dokter, konsultasi medis bisa langsung dari smartphone! Download aplikasi SehatQ di App Store dan Google Play.
penyakit priakanker prostat
Harvard Medical School. https://www.health.harvard.edu/mens-health/10-diet-and-exercise-tips-for-prostate-health Diakses pada 23 Maret 2021Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319859.php
Diakses pada 4 April 2019
WebMD. https://www.webmd.com/urinary-incontinence-oab/picture-of-the-prostate#1
Diakses pada 4 April 2019
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/prostate-examination-2329024
Diakses pada 4 April 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/prostatitis/
Diakses pada 22 Oktober 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait