Pernah Dengar Tanaman Lobelia? Simak Ragam Potensi Manfaatnya


Lobelia merupakan genus tanaman berbunga dari Amerika yang dipercaya memiliki manfaat kesehatan. Potensi manfaat lobelia termasuk untuk meredakan depresi, asma, hingga gangguan penyalahgunaan obat.

(0)
23 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Lobelia adalah kelompok tanaman berbunga yang telah dimanfaatkan dalam pengobatan herbal sejak lamaTanaman lobelia sering digunakan untuk mengatasi asma dan gangguan otot
Dari dulu hingga sekarang, tanaman herbal masih memiliki tempat di hati masyarakat. Beberapa tumbuhan yang dimanfaatkan dalam praktik pengobatan tradisional pun merupakan tanaman berbunga nan cantik, seperti bunga Lobelia dari Amerika. Pernah dengar tentang lobelia? Ketahui klaim dan potensi manfaatnya. 

Mengenal apa itu lobelia

Lobelia adalah genus tanaman berbunga yang dimanfaatkan dalam pengobatan herbal. Lobelia berpotensi untuk meredakan gejala depresi, mengatasi penyalahgunaan obat, bahkan meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.Terdapat lebih dari 400 spesies lobelia. Namun, spesies yang paling umum digunakan yakni  Lobelia inflata. Spesies ini memiliki batang hijau yang tinggi, dedaunan yang panjang, dan bunga berwarna ungu violet berukuran kecil. Masyarakat asli Amerika di wilayah New England telah lama memanfaatkan Lobelia inflata dalam seremonial maupun sebagai obat herbal. Tanaman ini dibakar untuk menangani asma dan gangguan otot serta untuk merangsang muntah demi “membersihkan” perut. Penggunaan Lobelia inflata dalam pengobatan tradisional masih dilakukan hingga masa sekarang. Tanaman ini memang mengandung beragam senyawa alkaloid yang diyakini memiliki efek obat dan terapeutik. Senyawa alkaloid utama dalam lobelia adalah lobeline yang paling dikaitkan dengan khasiat tanaman berbunga ini.Lobelia sendiri tersedia dalam bentuk dedaunan yang dikeringkan untuk diolah menjadi teh. Lobelia juga bisa didapatkan dalam bentuk kapsul, tablet, dan cairan ekstrak. 

Manfaat lobelia untuk kesehatan

Walau riset dan uji klinis yang kuat masih diperlukan, lobelia menawarkan manfaat berikut ini untuk kesehatan:

1. Meredakan gejala asma dan masalah pernapasan lain

Lobelia merupakan tanaman herbal untuk mengatasi masalah pernapasan
Senyawa dalam lobelia dapat membantu atasi rasa sesak di dada
Salah satu klaim manfaat lobelia adalah meredakan gejala asma, termasuk mengi, batuk-batuk, dan rasa sesak pada dada. Lobeline, yang menjadi senyawa utama lobelia, disebutkan dapat merelaksasi saluran udara, merangsang pernapasan, dan menyingkirkan mukus atau lendir dari paru-paru. Lobelia juga berpotensi untuk meredakan pneumonia dan bronkitis. Namun, walau menarik, riset pada manusia masih diperlukan untuk menguatkan manfaat lobelia untuk masalah pernapasan. 

2. Mengatasi gejala depresi

Senyawa yang terkandung dalam tanaman dan bunga lobelia juga berpotensi untuk meredakan gejala gangguan psikologis, termasuk depresi. Misalnya, sebuah studi pada tikus menyebutkan bahwa lobeline dapat menghambat reseptor di otak yang berkontribusi memicu depresi.  Studi-studi lain pada tikus melaporkan bahwa lobeline secara signifikan mengurangi perilaku depresif, menurunkan level hormon stres dalam darah, dan meningkatkan efek dari obat antidepresan. Walau menggugah, riset pada manusia masih diperlukan untuk mengkaji efek lobelia terhadap depresi dan belum bisa dijadikan penanganan untuk kondisi psikologis. 

3. Mengatasi gangguan penyalahgunaan obat

Tanaman bunga lobelia juga sudah dikaji sebagai penanganan untuk penyalahgunaan obat dan zat. Misalnya, lobeline dalam lobelia memiliki efek alkaloid yang mirip dengan nikotin – sehingga berpotensi untuk membantu orang-orang berhenti merokok. Sayangnya, temuan riset terkait manfaat ini belum konklusif. Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat bahkan melarang penggunaan lobeline dalam penanganan kecanduan merokok pada tahun 1993. Pasalnya, masih belum cukup bukti yang bisa menguatkan efektivitas lobeline untuk penanganan berhenti merokok.Studi lain mengindikasikan bahwa lobeline berpotensi untuk mengatasi kecanduan obat lain. Namun, kesimpulan tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut.

4. Meredakan gejala ADHD

ADHD atau gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas merupakan gangguan perkembangan saraf yang memicu gejala seperti sulit fokus, hiperaktivitas, dan perilaku impulsif. Tanaman bunga lobelia berpotensi untuk meredakan gejala tersebut dengan meningkatkan pelepasan dan penyerapan senyawa dopamin di dalam otak. Riset lebih lanjut diperlukan untuk menguatkan premis manfaat lobelia terhadap ADHD.

5. Memiliki efek antioksidan

Senyawa dalam spesies lobelia lain, yakni lobinaline dalam Lobelia cardinalis, dilaporkan memiliki efek antioksidan. Sebagai antioksidan, lobinaline dapat menangkal radikal bebas pemicu kerusakan sel dan penyakit. Lobinaline juga berpotensi bermanfaat untuk meredakan penyakit otak yang berakar dari efek radikal bebas seperti penyakit Parkinson.Riset lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasikan temuan di atas.

Keamanan dan efek samping penggunaan lobelia

Walau berpotensi aman digunakan, lobelia tetap dapat memicu efek samping seperti mual, mati rasa di mulut, aritmia jantung, peningkatan tekanan darah, dan meninggalkan sensasi pahit di mulut setelah dikonsumsi. Konsumsi dosis tinggi lobelia juga dapat menimbulkan keracunan dengan akibat yang fatal bagi tubuh. Penggunaan 0,6-1 gram daun lobelia dilaporkan dapat beracun dan penggunaan dosis hingga 4 gram dapat memicu efek yang fatal. Dengan sifat racunnya jika dikonsumsi sembarangan, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi lobelia.Beberapa kelompok juga harus menghindari lobelia, termasuk anak-anak, ibu hamil dan menyusui, serta orang yang tengah mengonsumsi obat-obatan tertentu. 

Catatan dari SehatQ

Lobelia adalah kelompok tanaman berbunga yang telah dimanfaatkan dalam pengobatan herbal sejak lama. Walau berpotensi bermanfaat, penggunaan lobelia harus dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter untuk hindari risiko efek racunnya dan bahaya vital bagi tubuh. Apabila masih memiliki pertanyaan terkait lobelia, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi hidup sehat terpercaya.
mengatasi depresiherbaltanaman obatpenyalahgunaan obat
Britannica. https://www.britannica.com/plant/Lobelia
Diakses pada 9 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/lobelia
Diakses pada 9 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/nutrition-and-adhd
Diakses pada 9 November 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23200829
Diakses pada 9 November 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4062608
Diakses pada 9 November 2020
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/can-lobelia-help-you-quit-smoking-88636
Diakses pada 9 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait