Pompa Insulin, Metode Suntik Insulin yang Praktis untuk Diabetes


Terapi insulin menjadi salah satu pengobatan untuk diabetes. Nah, keberadaan pompa insulin membantu pengobatan jenis ini agar tidak terlewat dan lebih teratur. Insulin pump (pompa insulin) akan memompa insulin secara otomatis dari wadahnya menuju tubuh Anda. Cara kerjanya, meniru organ pankreas manusia penghasil insulin.

0,0
29 Sep 2021|Rena Widyawinata
insulin pump (pompa insulin)Pompa insulin (insulin pump) memudahkan terapi insulin pada orang dengan diabetes
Bagi orang dengan diabetes melitus (DM), suntik insulin menjadi salah satu cara untuk mengelola kadar gula darahnya tetap berada di batas normal. Untuk orang punya fobia jarum suntik,  waktu pemberian insulin bisa menjadi tantangan tersendiri.
Nah, insulin pump bisa menjadi salah satu cara mengatasinya. Insulin pump, atau pompa insulin, merupakan suatu alat yang bisa mengatur pemberian insulin ke dalam tubuh, dengan waktu dan dosis yang telah ditentukan.Jadi , Anda tak perlu lagi repot-repot mengingat waktu dan dosis insulin setiap kali perlu injeksi. Walau demikian, cara pemberian insulin menggunakan pompa mungkin lebih cocok dipakai orang dengan diabetes tertentu. Simak informasi lengkap mengenai insulin pump berikut ini.

Apa itu pompa insulin (insulin pump)?

Pompa insulin adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengatur pemberian insulin ke dalam tubuh penderita diabetes. Ukurannya sebesar ponsel, dan biasanya dikaitkan di ikat pinggang atau bagian tubuh lainnya.Insulin pump memungkinkan Anda mengatur jumlah dosis dan waktu pemberian insulin. Setelah pengaturan selesai, alat ini akan membantu menyalurkan insulin secara otomatis.Alat ini lebih direkomendasikan untuk diabetesi yang mengalami ketergantungan pada terapi insulin, seperti diabetes tipe 1.Berbeda dengan diabetes tipe 2 yang mungkin masih bisa dikendalikan dengan perubahan gaya hidup, tidak dengan diabetesi tipe 1. Orang dengan DM tipe 1 mengalami kerusakan permanen sel-sel di pankreas yang bertugas menghasilkan insulin.Akibatnya, insulin hanya diproduksi sedikit, atau bahkan tidak sama sekali. Kondisi ini membuat mereka bergantung pada terapi insulin. Selain orang diabetes tipe 1, beberapa orang yang mungkin bisa mempertimbangkan pemakaian pompa insulin, antara lain:
  • Orang dengan masalah penyerapan makanan (gastroparesis)
  • Mereka yang aktif dan ingin menghentikan insulin selama berolahraga
  • Sering bermasalah dengan kadar gula darah rendah
  • Memiliki diabetes dan berencana hamil

Bagaimana cara kerja pompa insulin?

Cara kerja pompa insulin meniru organ pankreas manusia
Cara kerja pompa insulin meniru organ pankreas manusia
Insulin pump digunakan untuk menyalurkan rapid-acting insulin (insulin kerja cepat) untuk mengatur kadar gula darah.Pompa insulin bekerja dengan meniru cara kerja pankreas, yaitu:
  • Memompa insulin dalam jumlah tetap dan berkelanjutan sepanjang hari (dosis basal)
  • Menyalurkan insulin dalam jumlah lebih banyak (disebut dosis bolus), pada sekitar waktu makan
Dosis basal diberikan untuk mengatur kadar gula darah secara berkelanjutan sepanjang hari. Sementara itu, dosis bolus adalah insulin yang diberikan sebagai tambahan untuk mengontrol kadar gula darah. Dosis bolus biasanya diberikan atau diatur pada waktu makan karena kadar gula darah cenderung lebih tinggi pada waktu ini.Sekalipun cara kerjanya menyerupai pankreas, Anda tetap harus melakukan pengecekan gula darah secara rutin. Setidaknya, cek gula darah di rumah sebanyak empat kali sehari. Hal ini untuk memastikan dosis yang diatur sudah sesuai dengan kebutuhan.Jadi, Anda terhindar dari komplikasi diabetes, seperti hipoglikemia atau hiperglikemia. Melansir dari American Diabetes Association, alat ini mungkin juga digabung dengan fitur monitor gula darah berkelanjutan (Continuous Glucose Monitor) untuk membantu Anda lebih mudah cek gula darah.

Komponen pompa insulin

Insulin pump terdiri atas 5 komponen
Insulin pump terdiri atas 5 komponen
Memahami komponen yang terdapat dalam insulin pump akan membantu Anda lebih mudah dalam mengoperasikannya. Mengutip dari Australian Prescriber, berikut adalah beberapa komponennya:
  • Wadah insulin: untuk menyimpan insulin yang digunakan dalam sehari. Pastikan selalu terisi.
  • Pompa insulin: merupakan alat utama, yang terdapat layar untuk menampilkan kadar gula.
  • Tombol pengoperasian: tombol yang bisa Anda gunakan untuk mengatur jumlah dosis dan waktu pemberian insulin.
  • Selang insulin: selang insulin bertujuan menyalurkan insulin dari wadah menuju cannula yang terpasang di tubuh Anda.
  • Cannula: bagian yang terhubung langsung ke jaringan lemak di bawah kulit (subkutan), seperti jarum. Cannula biasanya menempel di bawah sebuah plester yang melekat erat dengan kulit.
Selang dan cannula umumnya perlu diganti setiap 3 hari sekali. Begitu juga dengan wadah insulin. Sama seperti lokasi suntik insulin, Anda sebaiknya menempelkan cannula di area yang berbeda. Hal ini berguna untuk mencegah infeksi dan lipodistrofi akibat menyuntik di tempat yang sama berulang kali.

Apa saja kelebihan dan kekurangan menggunakan insulin pump?

Kelebihan pompa insulin adalah mengurangi keharusan menyuntik dengan jarum
Kelebihan pompa insulin adalah mengurangi keharusan menyuntik dengan jarum
Sama seperti metode pengobatan diabetes lainnya, menggunakan insulin pump juga punya kelebihan dan kekurangan.Beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan dari pompa insulin, antara lain:
  • Dosis insulin yang stabil dan konsisten
  • Praktis karena tidak perlu sering suntik
  • Membantu mengendalikan kadar gula darah
  • Data gula darah dan jumlah insulin bisa terekam sehingga memudahkan saat konsultasi ke dokter
Sementara itu, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian ketika Anda memutuskan menggunakan alat ini. Kekurangan pakai pompa insulin, yaitu:
  • Anda harus mengenakannya setiap hari selama 24 jam
  • Masalah teknis, seperti penyumbatan aliran insulin ke tubuh, membuat Anda berisiko mengalami ketoasidosis diabetes
  • Risiko infeksi atau iritasi pada titik injeksi
  • Harganya lebih mahal
  • Perlu pemahaman lebih mendalam dibanding suntik insulin biasa

Catatan dari SehatQ

Ada banyak cara mengatasi gula darah tinggi pada diabetesi, mulai dari minum obat diabetes, suntik insulin, bahkan hanya menjalani gaya hidup sehat. Jika Anda memiliki ketergantungan terhadap insulin, menggunakan insulin pump mungkin patut dipertimbangkan.Alat ini bisa membantu Anda untuk mengatur dosis insulin bahkan mencatatnya. Memantaunya akan jadi lebih mudah. Anda pun tak perlu khawatir akan lupa suntik.Cobalah berdiskusi dengan dokter terkait penggunaan alat ini. Pasalnya, Anda perlu memahami cara mengoperasikannya dengan benar supaya terapi insulin yang Anda jalani berjalan dengan baik.Jika masih ragu untuk mengenai insulin pump atau ada pertanyaan lain, Anda bisa berkonsultasi online dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
diabetesinsulinobat antidiabetes
American Diabetes Association. https://www.diabetes.org/healthy-living/medication-treatments/insulin-other-injectables/insulin-pumps-relief-and-choice
Diakses pada 9 September 2021
Australian Prescriber. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6299172/
Diakses pada 9 September 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/9811-insulin-pumps
Diakses pada 9 September 2021
Endocrine Web. https://www.endocrineweb.com/guides/insulin/insulin-pump-overview
Diakses pada 9 September 2021
Joslin Diabetes Centre. https://www.joslin.org/patient-care/diabetes-education/diabetes-learning-center/insulin-pumps
Diakses pada 9 September 2021
University of California, San Francisco. https://dtc.ucsf.edu/types-of-diabetes/type2/treatment-of-type-2-diabetes/medications-and-therapies/type-2-pump-rx/what-is-an-insulin-pump/
Diakses pada 9 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait