9 Program Anak Laki-laki untuk Dapatkan Jagoan Kecil, Efektifkah?

(0)
10 Jan 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Dari posisi sex hingga bayi tabung, ini metode atau program agar hamil anak laki-lakiProgram anak laki-laki bisa Anda coba untuk mendapatkan momongan
Ada alasan tersendiri,yang membuat para pasangan ingin menentukan jenis kelamin calon anak mereka. Ada yang ingin menghindari risiko penyakit tertentu, seperti hemofilia atau bahkan karena perkara budaya. Akibatnya, tidak sedikit pasangan yang mencari dan menjalani program anak laki-laki agar buah hatinya kelak bisa menjadi jagoan kecil yang mewarnai keseharian.Berbagai cara turun-temurun dan anekdot yang beredar di masayakat pun dinilai efektif untuk meningkatkan kemungkinan memiliki anak laki-laki, seperti posisi hingga waktu berhubungan seksual. Namun sayangnya, belum ada penelitian yang memadai untuk memastikan efektivitas cara tersebut secara ilmiah.

Program anak laki-laki menurut kepercayaan masyarakat

Kalender ovulasi bisa digunakan untuk merencanakan progam kehamilan anak laki-laki
Cari tahu masa ovulasi saat sedang program hamil anak laki-laki
Selama ini telah banyak beredar cara-cara yang dinilai efektif untuk meningkatkan kemungkinan memiliki anak laki-laki. Langkah-langkah tersebut, sebenarnya sulit untuk dikelompokkan menjadi mitos atau fakta. Sebab, jika disebut mitos, ada beberapa orang yang mengklaim cara ini efektif. Namun jika disebut fakta, belum ada penelitian yang bisa memastikan bahwa program anak laki-laki ini akurat secara ilmiah. Berikut ini cara-cara yang dipercaya manjur untuk mendapatkan bayi laki-laki.

1. Pilih posisi berhubungan seksual yang tepat

Menurut anekdot yang beredar di masyarakat, melakukan hubungan seksual dengan posisi doggy style, akan meningkatkan kemungkinan memiliki anak laki-laki. Sebab, dengan posisi ini, sperma akan keluar lebih dekat dengan sel telur dan lebih jauh dari lingkungan vagina yang sifatnya asam.

2. Pastikan wanita orgasme terlebih dahulu

Saat wanita orgasme, tingkat keasaman vagina menurun dan berubah menjadi sedikit lebih basa. Hal ini membuat sperma menjadi lebih mudah bertahan di dalam. Selain itu, saat wanita orgasme, akan terjadi kontraksi yang membuat sperma lebih mudah bergerak ke arah leher rahim.

3. Perhatikan waktu ovulasi

Berhubungan seksual saat terjadinya ovulasi juga dinilai bisa meningkatkan keberhasilan program anak laki-laki. Sebab, di masa ini, sperma laki-laki dinilai akan berenang lebih cepat untuk mencapai sel telur.Ovulasi adalah masa pelepasan sel telur yang terjadi satu kali dalam satu bulan. Ovulasi biasanya terjadi 12-16 hari sebelum menstruasi.Selain itu, ada juga pendapat yang menyatakan untuk untuk tidak berhubungan seksual mulai dari satu minggu sebelum ovulasi. Lalu, saat hari ovulasi tiba, Anda hanya boleh berhubungan seks satu kali, agar jumlah sperma tetap tinggi.
Daging merah seperti daging sapi dinilai dapat meningkatkan kemungkinan hamil anak laki-laki
Daging merah dinilai baik dikonsumsi saat program hamil anak laki-laki

4. Atur jenis makanan

Untuk mendapatkan anak laki-laki, cobalah untuk mulai mengonsumsi makanan yang banyak mengandung potasium atau kalium. Contoh makanan yang mengandung potasium di antarnya adalah daging merah dan sayur-sayuran. Namun, mengubah pola makan seperti ini harus dilakukan dengan berhati-hati. Tetap sesuaikan asupan yang Anda konsumsi dengan riwayat penyakit, alergi, serta kondisi kesehatan Anda saat ini.

5. Meningkatkan jumlah sperma

Jumlah sperma yang banyak dinilai akan meningkatkan kemungkinan Anda memiliki anak laki-laki. Sebab, sperma yang akan berkembang menjadi anak laki-laki tidak sekuat sperma yang akan berkembang menjadi anak perempuan.Sehingga semakin banyak jumlahnya, maka kemungkinan sperma laki-laki berhasil sampai terlebih dahulu ke sel telur, akan meningkat. Menjaga berat badan tetap ideal, dan berolahraga secara rutin, dipercaya mampu mendongkrak jumah sperma.

6. Cara lainnya

Selain kelima cara di atas, ada beberapa cara lain yang juga bisa Anda coba sebagai program untuk mendapatkan anak laki-laki, di antaranya:
  • Berhubungan seksual di malam hari
  • Berhubungan seksual di hari ganjil
  • Menjaga alat kelamin tetap tetap dingin dengan tidak menggunakan celana yang terlalu ketat (untuk pria)
Sebelum ingin mencobanya, Anda perlu ingat bahwa tidak ada jaminan keberhasilan terhadap cara-cara di atas. Anda juga tetap dianjurkan untuk mendiskusikan program anak laki-laki yang ingin dijalani dengan dokter spesialis kandungan, agar terhindar dari risiko yang membahayakan kesehatan.

Program anak laki-laki dengan prosedur medis

Progam hamil anak laki-laki dapat dilakukan dengan bayi tabung
Prosedur bayi tabun bisa dilakukan sebagai rangkaian program hamil anak laki-laki
Selain cara-cara di atas, Anda juga bisa menjalani prosedur medis tertentu untuk meningkatkan kemungkinan hamil anak laki-laki, seperti:

1. Program bayi tabung dengan PGD

Program anak laki-laki menggunakan metode bayi tabung dan preimplantation genetic diagnosis atau PGD dianggap sebagai prosedur ilmiah yang paling tepat dan efektif. Metode ini awalnya digunakan untuk mencegah terjadinya kelainan genetik pada anak, yang bisa diturunkan dari orangtua. Namun, seiring perkembangannya, metode ini juga dapat dijalankan sebagai program untuk hamil anak laki-laki. Pada prosedur ini, sel telur wanita dan sampel sperma pria akan diambil untuk kemudian disatukan dan dilakukan pembuahan di laboratorium. Sel telur yang sudah dibuahi, dinamakan embrio.Dokter kemudian akan melakukan biopsi pada embrio tersebut. Dari hasil biopsi, akan terlihat embrio mana yang merupakan calon anak laki-laki dan calon anak perempuan. Dengan begitu, pasangan bisa memilih embrio yang akan dimasukkan kembali ke dalam rahim, untuk kemudian berkembang menjadi janin.

2. Penyaringan sperma

Tingkat kesuksesan metode penyaringan sperma memang tidak sebesar bayi tabung. Namun, prosedur tetap lebih ilmiah jika dibandingkan dengan cara-cara non-medis lainnya. Pada metode penyaringan sperma ini, dokter akan menginstruksikan pria untuk mengeluarkan sperma yang akan digunakan dalam prosedur ini. Lalu, dengan alat khusus, sperma tersebut akan disaring melalui beberapa tahapan, hingga didapatkan sperma dengan genetik X untuk perempuan, dan sperma dengan genetik Y untuk laki-laki.Setelah itu, sperma yang telah disaring akan dimasukkan ke dalam rahim wanita, melalui inseminasi buatan ataupun proses bayi tabung.

3. Metode albumin Ericsson

Jika dibandingkan dengan dua metode di atas, metode albumin Ericsson tergolong masih kontroversial. Sebab, dari beberapa penelitian yang mengklaim bahwa metode ini efektif, Dr. Ronald Ericsson, penemunya, ikut dalam penelitian tersebut sehingga dianggap masih ada bias yang terjadi.Untuk menjalani program anak laki-laki dengan metode ini, pria perlu memberikan sampel spermanya. Lalu, sampel tersebut akan diolah menggunakan teknologi khusus dan ditaruh di atas cairan yang mengandung albumin.Albumin adalah sejenis protein yang secara alami memang dapat ditemukan di semen, yang merupakan cairan yang melindungi sel-sel sperma. Selanjutnya, sel sperma tersebut akan ditanamkan ke rahim melalui prosedur inseminasi buatan atau IUI.Sebelum memilih program anak laki-laki yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi Anda dan pasangan, berkonsultasilah dengan dokter spesialis kandungan. Dokter akan memeriksa kondisi Anda dan pasangan secara keseluruhan, untuk menentukan metode yang sesuai.
perawatan kesuburanmeningkatkan kesuburanmerencanakan kehamilanbayi tabung
Parents. https://www.parents.com/getting-pregnant/gender/selection/how-new-technologies-can-help-influence-whether-youll-conceive-a/
Diakses pada 10 Januari 2020
Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/a549359/can-you-choose-to-have-a-boy-or-girl
Diakses pada 10 Januari 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/choosing-the-sex-of-your-baby-facts-and-myths-4163803
Diakses pada 10 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait