Ragam Penyebab Lutut Berbunyi dan Cara Mengatasinya

0,0
28 May 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Lutut berbunyi dapat disebabkan masalah kesehatan tertentuLutut berbunyi umumnya tidak berbahaya
Pernahkah Anda mengalami lutut berbunyi saat sedang beraktivitas? Misalnya, saat berjalan, berolahraga, menaiki tangga, atau bahkan sekadar menekuk atau meluruskan kaki saja. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan nama krepitus atau krepitasi.
Lutut berbunyi umumnya tidak berbahaya, tetapi beberapa masalah kesehatan dapat menyebabkan lutut sakit saat berbunyi. Jika kondisi lutut sakit dan sering berbunyi terus berlanjut, ada baiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Penyebab lutut berbunyi

Kondisi lutut berbunyi yang wajar tidak disertai keluhan lain pada lutut. Di sisi lain, ada beberapa penyebab lutut sakit dan sering berbunyi mungkin memerlukan perawatan dan penanganan medis secara khusus.

1. Gelembung gas

Gas dapat bertumpuk di sekitar sendi lutut dan membentuk gelembung kecil pada cairan sinovial. Gelembung ini dapat pecah sehingga menyebabkan lutut mengeluarkan bunyi saat ditekuk atau digerakkan. Meski demikian, hal ini tidak menimbulkan rasa sakit.

2. Peregangan pada ligamen dan tendon

Ligamen dan tendon di sekitar lutut dapat mengalami sedikit peregangan saat melewati benjolan kecil yang bertulang. Ketika posisi lutut dikembalikan seperti semula, Anda mungkin bisa mendengar lutut bunyi ‘krek’ tapi tidak sakit.

3. Variasi bentuk lutut

Setiap orang dapat memiliki bentuk tubuh yang berbeda, termasuk pada bentuk jaringan dan komponen penyusun lutut. Kondisi ini bisa disebabkan bawaan sejak lahir atau terjadi seiring bertambahnya usia, seperti adanya trauma atau kelainan pada pertumbuhan lutut.Sehingga, beberapa orang mungkin dapat mengalami lutut berbunyi saat ditekuk dan memiliki lutut yang lebih berisik jika dibandingkan dengan lutut kebanyakan orang pada umumnya.

4. Cedera

Lutut sakit dan sering berbunyi juga bisa disebabkan oleh trauma atau menjadi tanda adanya cedera. Lutut juga merupakan salah satu bagian tubuh yang rawan mengalami luka dan benturan yang keras saat terjatuh.Beberapa cedera yang menyebabkan lutut atau dengkul bunyi, di antaranya robeknya tulang meniskus, chondromalacia patellae, dan sindrom nyeri tempurung lutut (sindrom patellofemoral).

5. Radang sendi

Radang sendi atau arthritis merupakan salah satu penyebab lutut berbunyi yang paling umum. Meskipun umumnya diderita oleh orang yang berusia 50-an, kondisi ini sebenarnya dapat dialami oleh siapa saja.Arthritis terjadi saat tulang rawan lutut mengalami aus karena penggunaan seiring bertambahnya usia. Hal ini menyebabkan peradangan sehingga lutut sakit dan sering berbunyi saat digerakkan.Penderita arthritis dapat kesulitan bergerak karena lutut sakit saat berbunyi sehingga mengganggu aktivitas sehari-harinya.

6. Pascaoperasi

Operasi lutut juga bisa menjadi penyebab lutut berbunyi. Hal ini dapat terjadi saat prosedur yang dilakukan menyebabkan perubahan pada kondisi lutut sehingga lutut atau dengkul bunyi saat digerakkan setelah operasi.

Perlukah lutut berbunyi diobati?

Lutut berbunyi umumnya merupakan kondisi normal yang tidak membahayakan jika tidak diiringi dengan berbagai gejala lainnya. Namun, jika Anda juga merasakan lutut sakit saat berbunyi, kondisi ini sebaiknya segera diatasi.Lutut sakit dan sering berbunyi menandakan adanya gangguan yang mungkin memerlukan perawatan medis. Dokter akan memberikan pilihan perawatan yang paling sesuai dengan kondisi Anda.Jika Anda merasakan lutut sakit saat berbunyi, Anda dapat mencegah berkembangnya penyakit arthritis dengan melakukan beberapa hal yang direkomendasikan oleh para ahli.
  • Menjaga berat badan ideal
  • Menggunakan kompres panas dan es untuk mengurangi peradangan
  • Terapi fisik dan latihan untuk memperkuat otot-otot yang menopang sendi dan meningkatkan jangkauan gerak
  • Rutin melakukan olahraga yang berdampak rendah sehingga tidak terlalu membebani lutut, misalnya jalan kaki, berenang, bersepeda santai, yoga, atau tai chi
  • Mengonsumsi makanan sehat
  • Menghindari produk tembakau.
Jika diperlukan, Anda mungkin dapat diianjurkan untuk melakukan terapi perilaku kognitif. Dokter juga bisa merekomendasikan penggunaan obat dan suplemen, termasuk konsumsi suplemen nutrisi sendi, pemberian obat antiradang nonsteroid, dan/atau obat resep berupa suntikan steroid ke dalam sendi.

Apa yang terjadi jika kondisi ini tidak diobati?

Lutut sakit
Lutut yang sering berbunyi dianggap lebih berisiko mengalami radang sendi
Lutut berbunyi tanpa rasa sakit umumnya tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, sebuah penelitian menunjukkan bahwa lutut yang lebih ‘berisik’ memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami arthritis atau radang sendi di masa depan.Oleh karena itu, sebaiknya Anda selalu menjaga kondisi lutut dengan melakukan tindakan perawatan seperti yang disarankan di atas. Anda juga perlu segera mengunjungi dokter apabila merasakan gejala lutut sakit saat berbunyi.Kondisi lutut sakit dan sering berbunyi yang diabaikan, bisa menyebabkan kerusakan yang lebih berat. Keterlambatan penanganan arthritis atau kerusakan sendi lutut lainnya, dapat membuat Anda harus menjalani operasi atau penggantian sendi lutut.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
cedera lututradang sendi lutut
Healthline. https://www.healthline.com/health/osteoarthritis/crepitus#treatment
Diakses 17 Mei 2021
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/do-noisy-knees-mean-you-ll-develop-arthritis-4138630
Diakses 17 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait