7 Kebiasaan yang Memicu Rambut Rusak di Setiap Helainya

(0)
25 Jan 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Rambut rusak dapat disebabkan oleh berbagai kebiasaan perawatan, seperti bleaching dan mewarnai rambutBleaching dan mewarnai rambut berisiko membuat rambut menjadi rusak
Rambut tentu menjadi bagian tubuh yang kita optimalkan kecantikan dan kesehatannya. Sebab, rambut sehat dan bersinar meningkatkan rasa percaya diri. Namun, beberapa orang tak menyadari ada kebiasaan dan perawatan rambut yang sebenarnya bisa memicu rambut rusak.

Rambut rusak bisa terjadi karena kebiasaan ini

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang memicu rambut rusak dan terlihat tak sehat:

1. Melakukan bleaching rambut

Anda mungkin sudah memahami bahwa bleaching merujuk pada usaha untuk melunturkan warna asli rambut lalu kemudian diwarnai. Namun sayangnya, bleaching dapat memicu rambut rusak karena menggunakan zat-zat kimia yang masuk ke kutikula rambut.Sekali kita melakukan bleaching, kekuatan rambut menjadi berkurang dan strukturnya juga akan berubah. Hal ini tentu membuat rambut rentan dengan kerusakan.

2. Mewarnai rambut

Bahaya mewarnai rambut mungkin tak ‘separah’ bleaching. Hanya saja, mewarnai maupun memberikan highlights bukannya tanpa konsekuensi, karena juga dapat mengubah struktur internal rambut. Mewarnai rambut berisiko membuat rambut menjadi kering dan terlihat tak sehat.
Rambut rusak karena diwarna
Rambut rusak dapat dipicu karena diwarna

3. Melakukan perming rambut

Perming rambut merupakan usaha untuk membuat rambut lurus menjadi keriting. Teknik ini dilakukan dengan memecah ikatan di dalam rambut dan membentuknya kembali dengan cara yang berbeda.Karena mengubah struktur internal rambut, perming juga dapat membuat rambut menjadi lemah dan rusak. Helaian rambut juga rentan untuk rapuh dan kering.

4. Menerapkan gaya rambut kuncir kuda dan kepang

Gaya rambut tertentu, seperti kuncir ekor kuda (ponytail) dan kepang (braid), dapat memicu rambut menjadi rusak, terutama jika rambut diikat terlalu kencang. Apabila gaya tersebut diterapkan setiap hari, kerusakan permanen bisa mengintai Anda. Begitu pula menerapkannya ketika rambut masih basah, karena kondisi rambut jauh lebih rapuh dan mudah rusak.

5. Berlebihan dalam menggunakan pengering rambut dan catokan

Panas dari pengering dan catokan rambut menyebabkan perubahan ikatan hidrogen yang menyatukan rambut. Perubahan tersebut membuat terlihat rusak.Apabila Anda mencatok rambut atau mengeringkannya menggunakan hair dryer setiap hari, risiko kerusakan permanen bisa terjadi.

6. Menggosok rambut terlalu keras

Menggosok rambut terlalu keras, seperti menggunakan handuk seusai mandi, dapat membuat rambut bercabang dan rusak. Rambut seusai mandi yang basah juga cenderung lebih rapuh, sehingga Anda harus berhati-hati saat mengeringkannya.Anda bisa mengganti handuk dengan kaos berbahan katun untuk mengurangi risiko kerusakan tersebut. Walau begitu, menggosoknya tetap harus dilakukan dengan lembut dan hati-hati.

7. Keramas berlebihan

Menggunakan sampo memang penting untuk membersihkan kulit kepala, serta menyingkirkan penumpukan minyak di rambut. Walau begitu, terlalu sering keramas malah dapat menurunkan kelembapan alami rambut, sehingga rambut menjadi kurang sehat dan terlihat kering.
Rambut rusak karena keramas berlebihan
Keramas berlebihan bisa memicu rambut rusak
Anda juga harus berhati-hati dalam memilih produk sampo. Sebisa mungkin, pilihlah produk yang tidak menggunakan zat berbahaya untuk rambut. Zat tersebut termasuk ammonium lauryl sulfat atau natrium/sodium lauryl sulfat.Berapa kali keramas yang baik dalam satu minggu?Kebutuhan keramas masing-masing individu dapat berbeda. Anda bisa bereksperimen untuk frekuensi keramas yang paling sesuai dengan jenis rambut. Namun pastikan, keramas dan bersampo tidak berlebihan dan jangan terlalu sering

Tips mencegah rambut rusak

Kebiasaan di atas bisa Anda kurangi untuk mencegah rambut rusak. Di samping itu, ada beberapa tips yang bisa dijalankan agar rambut senantiasa sehat:
  • Memotong rambut secara berkala
  • Memijat kulit kepala dengan rutin
  • Mencari kondisioner dan sampo yang sesuai jenis rambut
  • Tidak keramas dengan air yang terlalu panas atau terlalu dingin
  • Mengonsumsi makanan sehat sumber nutrisi rambut, seperti zinc, vitamin A, dan vitamin E
  • Tidak berlebihan dalam menggunakan peralatan perawatan rambut

Catatan dari SehatQ

Seperti kulit, rambut yang sehat pun menjadikan kita lebih percaya diri. Anda bisa mengurangi kebiasaan yang membuat rambut rusak di atas, karena kendalinya ada di tangan Anda.
rambut rontokkesehatan kulit kepalakesehatan rambut
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-strengthen-hair
Diakses pada 24 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/tricks-healthier-fuller-hair
Diakses pada 24 Januari 2020
Web MD. https://www.webmd.com/beauty/features/8-ways-youre-damaging-your-hair
Diakses pada 24 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait