Rekomendasi Vitamin untuk Penderita PCOS


Gejala PCOS dapat diatasi dengan terapi hormon yang diberikan oleh dokter, sekaligus menjalani gaya hidup sehat, seperti menjaga berat badan ideal. Selain itu, beberapa jenis vitamin dan mineral direkomendasikan untuk penderita PCOS dengan tujuan mengurangi gejalanya. Vitamin A, B, C, dan magnesium adalah beberapa di antaranya.

0,0
vitamin untuk penderita pcosVitamin untuk penderita PCOS melengkapi terapi yang dokter berikan
PCOS atau polycystic ovary syndrome adalah kondisi ketika wanita menghasilkan hormon pria (androgen) yang lebih tinggi dari biasanya. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan hormon hingga menimbulkan gangguan siklus menstruasi.
Selain dengan pengobatan PCOS yang direkomendasikan dokter, beberapa vitamin juga disarankan untuk penderita PCOS. Apa saja pilihan vitamin yang boleh dikonsumsi? 

Vitamin untuk penderita PCOS

Jurnal Turkish-German Gynecological Association menyebutkan, nutrisi memainkan peran penting dalam sistem reproduksi, termasuk memberi efek yang baik dalam mencegah komplikasi gejala PCOSBerikut ini beberapa rekomendasi vitamin dan mineral untuk penderita PCOS yang bisa Anda diskusikan dengan dokter. 

1. Magnesium

Salah satu suplemen yang bisa membantu gejala PCOS adalah magnesium.Resistensi insulin menjadi salah satu penyebab PCOS pada wanita. Ketika tubuh tidak bisa menggunakan insulin dengan benar, tubuh akan meminta insulin lebih banyak. Akibatnya, pankreas akan membuat lebih banyak insulin. Hal ini memicu ovarium untuk memproduksi lebih banyak hormon pria (androgen). Magnesium punya peran penting dalam membantu mengendalikan glukosa dan insulin. Kadar magnesium yang cukup dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan demikian, risiko diabetes tipe 2 akan berkurang. Namun, kadar magnesium yang dibutuhkan untuk mampu mengatasi PCOS masih perlu penelitian lebih lanjut. 

2. Vitamin A

Vitamin A adalah vitamin larut lemak yang juga dikenal dengan nama retinol. Beberapa turunan vitamin A, seperti retinoid, asam retinoat, dan retinol diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Berkat itu vitamin A dapat berkontribusi dalam metabolisme steroid, pematangan inti oosit (calon sel telur), dan penghambat kematian sel kumulus (sel yang berperan dalam pematangan sel telur). Vitamin A diketahui mampu memengaruhi hiperandrogenisme, yakni produksi androgen berlebih pada ovarium wanita yang mengalami PCOS. 

3. Vitamin B 

Vitamin B, seperti asam folat (B9), vitamin B6, dan vitamin B12 mampu mengontrol homosistein dan membantu menghilangkan stres oksidatif pada penderita PCOS. Homosistein umumnya tinggi pada penderita PCOS. Ini dapat mengganggu metabolisme dan memicu penyakit kardiovaskuler.

4. Inositol 

Inositol merupakan gula alkohol yang termasuk vitamin B kompleks. Suplemen inositol diketahui berguna untuk memperbaiki kondisi penderita PCOS, antara lain:
  • Memulihkan kelainan reproduksi
  • Menurunkan kadar androgen
  • Meningkatkan kadar insulin
Dalam European Review for Medical and Pharmacological Science juga dikatakan bahwa inositol mampu meningkatkan kesuburan pada beberapa kasus PCOS. Bentuk lain dari inositol, yakni myo-inositol juga diketahui mampu mengurangi hiperandrogenisme, termasuk mengurangi kelebihan pertumbuhan rambut pada penderita PCOS.

5. Vitamin D

Vitamin D juga bisa digunakan untuk membantu penderita PCOS meredakan gejalanya. Kekurangan vitamin D telah dikaitkan dengan gangguan metabolisme pada penderita PCOS yang mengalami obesitas. Dalam hal ini, vitamin D berperan meningkatkan insulin, penurunan kadar trigliserida, dan peningkatan kolesterol baik.Kombinasi vitamin D 100.000 IU/bulan, kalsium 1.000 mg/hari, dan metformin 1.500 mg/hari selama 6 bulan diketahui mampu menurunkan indeks massa tubuh (IMT) pada penderita PCOS. Kombinasi ini juga baik untuk memperbaiki siklus menstruasi dan ovulasi. Namun, ini semua perlu mendapatkan rekomendasi dari dokter. Dokter perlu menilai terlebih dulu kadar kalsium dalam tubuh Anda. Pasalnya, kelebihan vitamin D juga dapat berakibat buruk pada tubuh.

6. Vitamin E

Vitamin E adalah vitamin larut lemak yang mampu menangkal radikal bebas dengan aktivitas antioksidannya. Vitamin E dapat digunakan sebagai hormon progesteron untuk mengurangi efek negatif dari kelebihan androgen pada penderita PCOS. Selain itu, vitamin ini juga berperan mengontrol homosistein dan membantu menghilangkan stres oksidatif pada penderita PCOS. Pada wanita yang mengalami infertilitas, vitamin E juga diketahui dapat meningkatkan ketebalan dinding rahim (endometrium). Selain vitamin, beberapa suplemen yang mengandung mineral dan senyawa aktif lain juga diketahui mampu meringankan gejala PCOS, antara lain:
  • Omega- 3
  • Probiotik
  • N-acetyl-L-cysteine (NAC)
  • Alpha-lipoic Acid
  • Carnitine 
  • Melatonin
  • Selenium
  • Kalsium
  • Zinc
  • Kromium
  • Kurkumin
  • Flavonoid 

Cara lain mengatasi PCOS 

Mengingat penyebab PCOS cukup kompleks, mengatasinya pun tidak bisa hanya dengan satu cara.Selain konsumsi vitamin, mineral, atau suplemen lainnya, beberapa cara lain mengobati PCOS, antara lain:
  • Mengatur pola makan sehat dan bergizi seimbang 
  • Kurangi konsumsi kafein
  • Rutin berolahraga
  • Menjaga berat badan ideal
  • Istirahat yang cukup 
  • Hindari stres
  • Konsumsi obat-obatan sesuai resep dokter untuk mengatasi gejala PCOS
Ingat, selalu konsultasikan dengan dokter terkait cara mengatasi PCOS yang sesuai dengan kondisi Anda. Tak ada salahnya pula mengunjungi dokter gizi untuk mencari tahu mengenai makanan untuk PCOS yang baik untuk proses terapi.

Catatan dari SehatQ

Meskipun banyak penelitian yang merekomendasikan vitamin untuk penderita PCOS, penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan keampuhan, keamanan, dan dosis yang sesuai untuk mengatasi PCOS. Meskipun begitu, jangan sampai konsumsi vitamin, suplemen, atau herbal lain menggantikan pengobatan medis yang tengah Anda jalani. Selalu konsultasikan dengan dokter jika Anda berniat mengonsumsi vitamin, suplemen, atau herbal tertentu untuk memaksimalkan pengobatan PCOSJika masih ada pertanyaan terkait vitamin untuk penderita PCOS, Anda juga bisa berkonsultasi secara online menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
siklus haidkesehatan wanitaperawatan kesuburanmeningkatkan kesuburanpcos
Healthline. https://www.healthline.com/health/polycystic-ovary-disease#bottom-line
Diakses pada 24 Agustus 2021
Turkish-German Gynecological Association https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6250088/
Diakses pada 24 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/natural-treatment-pcos#diet-changes
Diakses pada 24 Agustus 2021
European Review for Medical and Pharmacological Science. http://www.europeanreview.org/wp/wp-content/uploads/1896-1903.pdf
Diakses pada 24 Agustus 2021
BMC Complementary and Alternative Medicine https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5702141/
Diakses pada 24 Agustus 2021
Reproductive Biomedicine Online. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18854115/
Diakses pada 24 Agustus 2021
Indian Journal of Medical Research. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4669857/
Diakses pada 24 Agustus 2021
Indian Journal of Pharmacy Practice. https://ijopp.org/article/670
Diakses pada 24 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait