Serba-serbi Makanan Bayi, Seperti Apa Porsi dan Jenis yang Tepat?


Pemilihan makanan bayi untuk MPASI memiliki kriteria tertentu. Penting untuk mengetahui jenis, porsi, hingga frekuensi pemberiannya agar buah hati dapat tumbuh dengan sehat.

(0)
13 Sep 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Makanan bayi atau MPASI bisa mulai diberikan sejak usia 6 bulanMakanan bayi pertama diberikan pada usia 6 bulan
MPASI adalah makanan bayi pertama yang dikonsumsi si Kecil saat usianya menginjak 4-6 bulan. Pilihan makanan pertama bayi untuk MPASI ini sangatlah penting untuk diperhatikan. Hal ini karena bayi tumbuh pesat pada tahun pertamanya dibanding rentang usia lain sepanjang hidupnya.MPASI (makanan pendamping ASI) tidak boleh diberikan sebelum bayi berumur 4 bulan. Hal ini karena pada 4 bulan pertama, ASI atau susu formula saja sudah cukup memenuhi kebutuhan nutrisi untuk pertumbuhan bayi.Selain itu, pada masa ini pun, bayi belum siap untuk makan makanan padat. Memberi makanan padat pertama bayi terlalu awal bisa memicu ia makan berlebih dan kelebihan berat badan.

Permulaan pemberian makanan bayi (MPASI) usia 4-6 Bulan

MPASI boleh diberikan ketika bayi siap untuk menerimanya. Hal ini dapat ditandai dengan sejumlah kondisi berikut:
  • Bayi dapat menahan kepalanya sendiri dan duduk tegak di bangku bayi
  • Memperlihatkan penambahan berat badan bayi yang cukup signifikan, seperti 2 kali dari berat lahirnya. Umumnya bayi boleh mengonsumsi MPASI saat memiliki berat badan setidaknya 6,5 kg.
  • Bayi merespon membuka dan menutup mulut saat sendok sendok didekatkan sesuai kebutuhannya, lapar atau tidak.
  • Bayi memberi sinyal lapar dengan cara mencoba meraih makanan
  • Bayi bisa memindahkan makanan dari bagian depan mulut ke bagian belakang mulut (bayi bisa menelan makanan)
  • Bayi dapat memindahkan makanan dari sendok ke mulut
Tanda-tanda di atas umumnya terjadi ketika bayi sudah mencapai usia 6 bulan meski beberapa bayi bisa menunjukkannya saat usianya masih 4 bulan. Oleh karena itu, Anda sebaiknya mendiskusikan kapan waktu yang tepat pemberian ASI dengan bidan atau dokter.Secara umum, bayi dapat diberikan MPASI 2 kali sekali pada rentang usia ini dengan satu porsinya berkisar antara 2-3 sendok. Tekstur MPASI yang diberikan adalah makanan yang dihaluskan menjadi bubur kental atau biasa disebut puree.Untuk bahan puree, Anda bisa membuatnya dari campuran sayuran, buah, dan daging. Contohnya ubi jalar, apel, dan ayam dihaluskan menjadi satu. Anda boleh menambahkan sedikit yogurt bebas gula ke dalam puree meski demikian bayi berusia di bawah 1 tahun tidak boleh minum susu sapi.

Pemberian makanan bayi (MPASI) usia 6-9 Bulan

Meski bayi sudah mulai terbiasa dengan MPASI pada rentang usia ini, tetap rutin berikan ASI sesuai permintaannya. Hal ini karena ASI memenuhi lebih dari separuh kebutuhan energi bayi usia 6-9 bulan yang juga menjadi sumber untuk mendapatkan nutrisi zat besi.Pada rentang usia ini, makanan padat pertama bayi untuk MPASI dapat diberikan 2 sampai 3 kali makan dan 1 hingga 2 kali selingan setiap harinya. Satu porsi MPASI atau puree pada usia ini kira-kira adalah setengah mangkuk berukuan 250 mL. Selain puree, di usia ini Anda juga sudah bisa untuk memberikan makanan yang ditumbuk.Selain itu, sesuai dengan tahapan perkembangannya di mana giginya mulai tumbuh dan bayi sudah semakin terampil memegang makanan, terutama dengan ibu jari dan telunjuknya. Anda boleh mulai mengenalkan salah satu makanan bertekstur seperti finger food. Beberapa contoh finger food adalah sereal, telur orak-arik, kentang, atau biskuit berukuran kecil.

Pemberian makanan bayi (MPASI) usia 9-12 Bulan

Pada rentang usia ini, MPASI dapat diberikan 3-4 kali makan dan 1-2 kali selingan selingan setiap harinya. Porsi MPASI masih sama yaitu setengah mangkuk berukuran 250mL. Untuk tekstur MPASI, sajian yang dicincang halus maupun kasar sudah mulai dapat diberikan.Jenis MPASI tersebut disesuaikan dengan perkembangan bayi di mana ia sudah dapat menggigit dan mengunyah makanan dengan tekstur lebih keras. Ia pun sudah mampu merapatkan bibir ketika disuapi untuk menghabiskan makanan yang ada di sendok. Bayi usia 8 bulan ke atas juga sudah bisa diberikan makanan berupa daging, mulai dari daging ayam hingga daging sapi.Tak hanya itu, bayi juga sudah mulai dapat mengatakan sesuatu, seperti nama makanan yang diketahuinya. Ia bisa menyebutkan nama makanan tersebut saat menginginkannya atau saat lapar.Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memberikan beragam jenis makanan. Anda bisa memberikannya setiap 2-3 hari sekali. Durasi tersebut juga untuk melihat apakah bayi alergi terhadap asupan makanan baru tersebut.

Jenis makanan bayi yang sehat bergizi untuk MPASI

Untuk pilihan menu makanan bayi, Anda bisa menyajikan MPASI dari berbagai jenis makanan mulai dari sayur, buah hingga daging. Pastikan menu MPASI bayi mengandung nutrisi yang penting untuk tumbuh kembangnya seperti protein, zat besi, karbohidrat dan nutrisi penting lainnya.Berikut jenis makanan bayi yang sehat untuk MPASI beserta contohnya:

1. Sayuran hijau

Sayuran hijau mengandung tinggi antioksidan dan vitamin yang bagus untuk daya tahan tubuh bayi. Anda dapat memberikan aneka sayuran hijau seperti bayam, buncis, dan brokoli sebagai menu MPASI. Ragam sayuran hijau tersebut mengandung tinggi serat, asam folat dan zat besi yang bagus untuk pencernaan. Anda juga bisa melengkapi makanan pertama bayi dengan aneka sayuran lainnya seperti wortel hingga labu.

2. Buah-buahan

Bahan makanan bergizi lainnya yang bisa dijadikan menu makanan bayi untuk snack atau makanan selingan adalah buah-buahan. Aneka buah untuk MPASI yang bisa Anda berikan pada si Kecil di antaranya seperti jeruk, melon, apel, buah bit, buah naga hingga bluberry.

3. Yoghurt

Bayi 6 bulan sudah boleh diperkenalkan dengan makanan probiotik seperti yoghurt. Pemberian yoghurt dapat menjadi sumber vitamin D dan kalsium. Selain itu, kandungan probiotik dalam yoghurt juga bisa bantu menjaga daya tahan tubuh si Kecil.

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan menjadi sumber protein, asam folat dan serat yang baik untuk pencernaan bayi. Namun, saat memberikan kacang-kacangan, tetap perhatikan kemungkinan adanya gejala alergi pada bayi.

5. Aneka daging

Sebagai sumber protein hewani, Anda dapat mengkreasikan menu makanan bayi dengan aneka daging, mulai dari daging ayam, ikan hingga daging sapi. Cara terbaik mengolah daging untuk bayi adalah dengan cara direbus hingga lunak atau ditumis sebelum Anda memotongnya menjadi bagian yang lebih kecil.Nah, Anda sekarang sudah tahu jenis dan frekuensi pemberian MPASI selama satu tahun pertama usia bayi. Saat proses memberikan makanan pada bayi, Anda disarankan untuk mendorongnya makan tetapi jangan memaksanya karena hal ini dapat menganggu kemampuan alamiah si Kecil dalam mengenali tanda lapar dan kenyang.Bila bayi susah makan, mengganti variasi menu makan, terutama dicampur dengan sajian yang ia suka bisa dilakukan. Bila bayi tetap tidak mau makan, coba diskusikan dengan bidan atau dokter anak karena makanan bayi saat MPASI sangat penting untuk tumbuh kembangnya.
tumbuh kembang bayimakanan bayi
Baby Center. https://www.babycenter.com/0_age-by-age-guide-to-feeding-your-baby_1400680.bc
Diakses pada 13 September 2020
Ikatan Dokter Anak Indonesia. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi
Diakses pada 13 September 2020
Stanford Children’s Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=feeding-guide-for-the-first-year-90-P02209
Diakses pada 13 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait