Serba-Serbi Platelet Darah: Fungsi, Jumlah, dan Kelainannya


Platelet darah atau trombosit adalah sel-sel darah yang berperan dalam proses pembekuan darah. Ketika dinding pembuluh darah rusak, maka platelet akan segera menuju lokasi terjadinya luka demi menghentikan perdarahan.

0,0
03 Sep 2021|Azelia Trifiana
Platelet atau sel darah merahPlatelet atau sel darah merah
Platelet darah atau trombosit adalah sel-sel darah yang berperan dalam proses pembekuan darah. Ketika dinding pembuluh darah rusak, maka platelet akan segera menuju lokasi terjadinya luka demi menghentikan perdarahan.
Jumlah platelet harus ideal. Jika tidak, yang terjadi adalah antara perdarahan tak kunjung berhenti atau darah menggumpal abnormal. Kondisi ini sama-sama serius dan dapat mengancam nyawa.

Fungsi platelet darah

Platelet adalah satu dari tiga jenis sel darah selain sel darah merah dan putih. Asal mula platelet adalah dari sel megakariosit yang ada di sumsum tulang.Kata “trombo” dalam trombosit berarti “penggumpalan”. Di sinilah peran trombosit atau fungsi platelet darah, untuk menghentikan terjadinya perdarahan. Sebagai contoh, ketika jari teriris pisau, pembuluh darah akan robek dan mengeluarkan darah.Untuk menghentikan perdarahan, platelet akan mengirimkan sinyal kimiawi ke lokasi terjadinya luka. Di saat bersamaan, platelet akan merekatkan area luka sehingga perdarahan tidak berlanjut. Proses ini disebut adhesion.Setelah menerima sinyal kimiawi, akan ada lebih banyak lagi platelet yang saling terhubung dan membentuk gumpalan. Proses selanjutnya ini disebut aggregation. Setelah gumpalan terbentuk di dinding pembuluh darah, maka akan ditambahkan protein struktural yaitu fibrin. Perannya adalah merekatkan seluruh gumpalan dari platelet.Ketika Anda melihat bekas luka mengeras dengan warna kehitaman, itu terbentuk dari fibrin.

Menghitung jumlah platelet

Jumlah platelet berarti berapa banyak platelet yang dimiliki pada setiap mikroliter darah. Klasifikasinya adalah:
  • Rendah: <150.000 platelet per mikroliter darah
  • Normal: 150.000-450.000 platelet per mikroliter darah
  • Tinggi: 500.000-1.000.000 platelet per mikroliter darah
Apabila kadar platelet seseorang lebih rendah dari 50.000, maka besar kemungkinan akan mengalami perdarahan berkepanjangan.Sangat penting bagi dokter untuk mengetahui kadar trombosit atau platelet seseorang, terutama setelah operasi. Fungsinya untuk memprediksi potensi terjadinya perdarahan atau penggumpalan darah.Menarik juga diketahui bahwa obat semacam aspirin dan beberapa obat anti-peradangan nonsteroid juga menghambat fungsi platelet darah secara normal. Itulah mengapa dokter meminta pasien berhenti mengonsumsinya sementara waktu sebelum operasi dilakukan.Selain itu, platelet darah ini juga merupakan indikator penting bagi pasien yang menjalani kemoterapi dan terapi radiasi. Sebab, rangkaian perawatan ini dapat menghambat produksi platelet di sumsum tulang.

Penyebab kadar platelet rendah

Ketika tubuh seseorang tidak memproduksi cukup platelet dalam sirkulasi darahnya, maka akan mengalami trombositopenia. Beberapa faktor ini berperan dalam menyebabkan rendahnya trombosit atau platelet:
  • Terapi radiasi atau kemoterapi
  • Infeksi virus seperti dengue, hepatitis C atau HIV
  • Kondisi autoimun seperti lupus atau purpura trombositopenia imun
  • Kehamilan
  • Konsumsi obat pencegah penggumpalan darah
Contoh kondisi lain yang bisa menyebabkan trombositopenia adalah penggunaan katup jantung mekanik, konsumsi alkohol berlebih, penyakit liver, sepsis, dan paparan racun.Kadar platelet di bawah 20.000 per mikroliter darah adalah situasi yang mengancam nyawa. Sebab, perdarahan bisa terjadi tiba-tiba dan sulit dikendalikan.Pada level ini, seseorang membutuhkan transfusi trombosit.

Penyebab kadar platelet tinggi

Di sisi lain, ketika kadar platelet terlalu tinggi maka seseorang akan mengalami trombositosis. Beberapa faktor yang menjadi pemicunya adalah:
  • Penyakit sumsum tulang sehingga produksi platelet berlebih
  • Peradangan kronis di tubuh seperti rheumatoid arthritis dan radang usus
  • Infeksi
  • Anemia kekurangan zat besi
  • Operasi pengangkatan limpa
  • Kanker/keganasan darah
Selain itu, kenaikan sementara jumlah platelet per mikroliter darah juga bisa terjadi setelah seseorang mengalami trauma atau operasi besar.Umumnya, dokter membantu memeriksa berapa kadar trombosit seseorang dengan melihat hasil tes pemeriksaan darah lengkap.

Catatan dari SehatQ

Platelet atau trombosit adalah sel-sel berukuran sangat kecil dengan fungsi luar biasa besar bagi tubuh. Fungsi platelet darah paling utama adalah menghentikan perdarahan.Ketika kadarnya berlebihan maupun kurang, akan menyebabkan fungsi tubuh tidak optimal. Bahkan, tidak menutup kemungkinan mengancam nyawa seseorang ketika kadar platelet lebih rendah dari 20.000 per mikroliter darah.Terkadang, kadar normal platelet dalam darah juga bisa berubah setelah melewati prosedur operasi atau mengalami trauma.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kondisi normal platelet darah atau trombosit, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
pendarahangula darahpembekuan darah
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/thrombocyte-what-is-a-thrombocyte-797228
Diakses pada 20 Agustus 2021
Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/what-are-platelets-and-why-are-they-important
Diakses pada 20 Agustus 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/thrombocytopenia/symptoms-causes/syc-20378293
Diakses pada 20 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait