Shaving adalah Ritual Penting untuk Jaga Kecantikan, Ini Manfaatnya

(0)
23 Jan 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Shaving adalah ritual wajib untuk memperindah kaki atau bagian tubuh lainnyaShaving adalah kegiatan mencukur bulu yang dilakukan banyak wanita
Bercukur atau shaving adalah aktivitas menghilangkan helai rambut yang telah tumbuh dengan memotongnya dekat dari permukaan kulit. Alat yang digunakan untuk shaving adalah silet atau pisau cukur lainnya.Prosedur kecantikan ini dapat dilakukan di area tubuh mana saja yang ditumbuhi rambut (bulu). Mulai dari mencukur rambut kepala hingga mencukur bulu kaki. Tidak hanya pria, wanita juga sering melakukan aktivitas shavingBahkan, saat ini, ada tren mencukur bulu wajah untuk wanita. Istilah yang digunakan untuk proses membersihkan bulu wajah wanita ini dikenal sebagai dermaplaning.

Perbedaan shaving dan waxing

Salah satu cara untuk mengenyahkan bulu-bulu yang tidak dikehendaki pada tubuh selain shaving adalah waxing. Kedua metode ini memiliki perbedaan pada prosedur dan hasilnya. Berikut adalah sejumlah perbedaan dari waxing dan shaving.

1. Proses

Shaving adalah proses pemotongan rambut yang berada di permukaan kulit, tetapi folikel atau akarnya tetap tertinggal di dalam pori-pori. Sementara itu, waxing merupakan proses pencabutan seluruh helai rambut termasuk akarnya.

2. Peralatan

Shaving adalah pemotongan rambut atau bulu badan dengan menggunakan silet, pisau cukur, atau alat cukur lainnya yang tajam. Sedangkan, waxing umumnya menggunakan lilin, gula, atau bahan-bahan lain yang lengket dan dapat digunakan menarik bulu dari dalam pori-pori.

3. Hasil

Hasil dari waxing biasanya akan lebih halus, lembut, dan mulus jika dibandingkan dengan hasil shaving karena seluruh helai rambut akan terangkat.Waxing juga berfungsi sebagai pengelupas sel kulit mati yang kuat. Apalagi, tidak jarang seseorang mungkin perlu waxing berkali-kali di area yang sama jika bulunya belum bersih seluruhnya.Hasil yang Anda dapatkan dari membersihkan bulu dengan waxing mampu bertahan hingga 3-4 minggu. Sementara, hasil shaving biasanya hanya akan bertahan 1-3 hari saja.

4. Efek samping

Proes shaving biasanya tidak menyebabkan sakit jika dilakukan dengan baik dan hati-hati. Sedangkan, waxing dapat terasa sangat sakit, khususnya jika:
  • Bulu yang hendak dibersihkan lebih lebat dan panjang.
  • Memiliki toleransi rendah pada rasa sakit.
Baik shaving atau waxing sama-sama dapat menyebabkan iritasi, peradangan, gatal, dan rambut tumbuh ke dalam.

Manfaat shaving

Selain untuk meningkatkan penampilan, Anda juga bisa mendapatkan beberapa keuntungan lainnya dari shaving. Yang termasuk dalam manfaat shaving, yakni:
  • Membuat kulit terlihat lebih mulus dan bersih. Seseorang dapat merasa lebih percaya diri dengan tampilan kulit bebas bulu.
  • Shaving juga merupakan prosedur yang lebih mudah dan murah. Semua orang dapat melakukan shaving saat membutuhkannya. Berbeda dengan metode membersihkan bulu lainnya yang memerlukan prosedur lebih merepotkan, lebih lama, bahkan mungkin hanya dapat dilakukan oleh ahlinya.
  • Lebih mudah dalam mengaplikasikan riasan. Foundation atau make-up akan lebih mudah menyerap dan melekat pada permukaan kulit wajah bebas bulu.
  • Keuntungan lain dari shaving adalah membuat krim perawatan wajah menjadi lebih efektif. Serum, vitamin, serta zat-zat aktif yang bermanfaat akan meresap lebih cepat dan lebih dalam pada kulit. Efek yang sama juga dapat Anda rasakan dari mencukur bulu ketiak atau kaki.
  • Mencukur bulu ketiak dapat mengurangi keringat di area tersebut sehingga dapat mengurangi bau keringat.
  • Manfaat lainnya dari shaving adalah untuk mengenyahkan sel kulit mati dan kotoran lainnya dari permukaan kulit. Bercukur dapat mencegah bertumpuknya berbagai subtansi yang dapat menyebabkan kulit kusam dan kotor. Dengan berkurangnya kotoran di permukaan kulit, maka dapat menurunkan risiko terjadinya peradangan dan timbulnya jerawat.
Salah satu alasan wanita enggan shaving adalah mitos bahwa bulu akan tumbuh lebih tebal, kasar, dan lebat. Padahal nyatanya tidak demikian. Bulu yang tumbuh sebelum dan setelah shaving memiliki ukuran dan bentuk yang sama. Hanya saja, karena ujung bulu telah dipotong, maka ujung bulu yang biasanya runcing menjadi tumpul sehingga terkesan lebih tebal.Lakukan shaving dengan hati-hati menggunakan pisau cukur yang bersih dan tajam saat kulit dalam kondisi lembap. Pastikan permukaan kulit sudah dibersihkan terlebih dahulu dan sedang tidak mengalami peradangan atau infeksi. Untuk menghindari rambut tumbuh ke dalam, bercukurlah searah pertumbuhan rambut.Jika Anda punya pertanyaan seputar masalah kulit, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
perawatan kulitkaki
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/shaving-vs-waxing-whats-better-for-your-skin/
Diakses 10 Januari 2021
One Good Thing by Jil Lee. https://www.onegoodthingbyjillee.com/why-you-should-be-shaving-your-face/
Diakses 10 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/shaving-arms
Diakses 10 Januari 2021
Kids Health. https://kidshealth.org/en/teens/shaving.html
Diakses 10 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait