Sudah Punya Teman yang Baik? Ini 7 Manfaat Persahabatan yang Sangat Penting


Bukan sekadar asumsi, beragam manfaat persahabatan ini terbukti secara ilmiah. Apa saja manfaat yang bisa Anda dapatkan dari persahabatan dengan sahabat Anda? Temukan penjelasannya di artikel ini.

(0)
04 Jan 2021|Azelia Trifiana
Manfaat memiliki teman yang baikMemiliki teman yang baik membuat hidup lebih menyenangkan
Berbeda dengan menikmati waktu seorang diri yang bisa membawa banyak manfaat, kesepian justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh sebab itu, penting memiliki sosok teman yang baik. Bahkan, manfaat persahabatan dapat menjauhkan dari risiko masalah kecemasan berlebih.Bukan sekadar asumsi, beragam manfaat ini terbukti secara ilmiah. Jadi, mulai sekarang tak ada salahnya menginvestasikan waktu dan sifat baik untuk mendapatkan sosok teman sejati.

Manfaat persahabatan

Meski seseorang mengaku bisa menjalani hidup ini seorang diri, tetap ada banyak sekali manfaat persahabatan yang terbukti secara ilmiah. Apa saja?

1. Panjang umur

Jika harapan Anda saat berulang tahun salah satunya adalah panjang umur, sosok teman yang baik bisa menjadi cara mencapainya.Dalam sebuah studi terhadap 7.000 partisipan pada tahun 1979, orang yang tidak memiliki teman berisiko meninggal dunia 2 kali lebih tinggi daripada mereka yang punya teman dekat.Bahkan meski partisipan menjalani gaya hidup tidak sehat seperti jarang bergerak dan merokok, orang dengan koneksi sosial dekat bisa hidup lebih lama. Menariknya, ini adalah perbandingan dengan orang yang hidup sehat namun tidak memiliki teman satupun.

2. Mencegah penyakit akibat kesepian

Telah terkonfirmasi dari penelitian bahwa ada hubungan antara rasa kesepian dan buruknya kondisi kesehatan. Risikonya mulai dari depresi, penyalahgunaan zat terlarang, penyakit jantung, bahkan kankerDalam sebuah studi tahun 2010 dengan data dari 309.000 orang, mereka yang memiliki hubungan pertemanan kuat berisiko 50% lebih rendah meninggal terlalu cepat akibat penyakit yang disebutkan di atas.

3. Memicu perilaku positif

Manfaat persahabatan lainnya yang sangat masuk akal adalah adanya perilaku positif. Tidak berlebihan bahwa kebiasaan baik teman seperti rajin berolahraga atau makan sayur bisa menular dengan cepat.Bahkan, adanya sosok teman juga bisa ikut mengawasi dan memberi peringatan apabila gaya hidup mulai melenceng. Contohnya seperti ketika merokok atau minum alkohol berlebihan.Fenomena ini pula yang menjadi alasan mengapa seseorang bisa lebih taat komitmen saat menjalani diet atau berolahraga apabila dilakukan bersama teman. Akan jauh lebih mudah untuk tetap aktif ketika ada teman yang menemani.

4. Berani keluar zona nyaman

Adanya sosok teman yang baik juga bisa membuat Anda lebih berani keluar dari zona nyaman. Bisa jadi, teman justru mengajak melakukan aktivitas yang belum pernah terlintas sebelumnya. Tentunya, aktivitas yang masih dalam koridor positif.Keberanian keluar dari zona nyaman ini akan memberikan tantangan tersendiri bagi kemampuan mental. Bagi orang yang punya kecenderungan merasa cemas berlebih, melakukan hal ini akan menjadi hal menarik untuk dijajal.

5. Memberi dukungan emosional

Di masa krisis, kehadiran teman dan sahabat sangatlah krusial. Dengan adanya mereka, proses transisi ketika limbung menghadapi situasi sulit bisa jadi lebih mudah.Menurut penelitian, rasa bahagia juga menular antara satu orang dan temannya. Hasil dari studi menunjukkan bahwa remaja yang mengalami depresi dua kali lipat lebih mudah sembuh apabila dikelilingi teman yang bahagia.Tak hanya itu, remaja yang memiliki teman dengan mood stabil berisiko 50% lebih rendah mengalami depresi. Namun, bukan berarti hal sebaliknya juga berlaku. Tidak seperti kebahagiaan, teman yang depresi tidak akan menular ke lingkungan sekitarnya.

6. Membangun kepercayaan diri

Sangat wajar jika seseorang mengalami krisis percaya diri. Namun, memiliki sosok teman yang baik merupakan faktor kunci untuk kembali membangun kepercayaan diri. Orang jadi lebih mudah memberikan apresiasi serta membangun self-love.Sosok teman bisa meningkatkan rasa percaya diri dengan meyakinkan saat merasa ragu. Bahkan, bisa jadi orang-orang terdekat inilah yang bisa menggali potensi yang tidak disadari diri sendiri.

7. Mengusir stres

Menghabiskan waktu bersama teman-teman bisa mengurangi rasa stres. Koneksi sosial yang mengusir stres ini juga mengurangi risiko mengalami masalah pada jantung, pencernaan, pengendalian insulin, dan juga sistem imun.Lebih jauh lagi, teman-teman juga membantu menghadapi situasi yang memicu stres. Menurut studi, anak yang bermain bersama teman-temannya saat situasi memicu stres terbukti memproduksi lebih sedikit hormon kortisol. Ini adalah hormon yang diproduksi ketika tubuh merasa stres.Tak kalah penting, sosok teman juga membantu seorang individu menjadi versi terbaik dari dirinya. Ini terjadi karena adanya pengaruh positif dari mereka.

Mengingat begitu menular dan signifikannya sosok teman bagi kepribadian seseorang, pastikan orang yang terpilih ini bisa membawa pengaruh positif, bukan sebaliknya.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar hubungan antara koneksi sosial dan kesehatan mental, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
hidup sehatmenjalin hubunganpola hidup sehat
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/the-importance-of-friendship-3024371
Diakses pada 17 Desember 2020
SAGE Journals. https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/1745691614568352
Diakses pada 17 Desember 2020
APA Psyc Net. https://doi.apa.org/doiLanding?doi=10.1037%2Fa0025401
Diakses pada 17 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait