Suntik KB 3 Bulan Tapi Tetap Menstruasi, Normalkah?


Selain pil KB atau pemasangan IUD, jenis alat kontrasepsi bisa juga dengan metode injeksi. Namun terkadang, ada yang merasakan suntik KB 3 bulan tapi tetap menstruasi. Ini umum terjadi karena tubuh tengah beradaptasi dengan perubahan hormon setelah menerima suntikan.

(0)
26 Feb 2021|Azelia Trifiana
Menstruasi setelah suntik kb 3 bulanSuntik KB
Selain pil KB atau pemasangan IUD, jenis alat kontrasepsi bisa juga dengan metode injeksi. Namun terkadang, ada yang merasakan suntik KB 3 bulan tapi tetap menstruasi. Ini umum terjadi karena tubuh tengah beradaptasi dengan perubahan hormon setelah menerima suntikan.Bahkan, efek samping ini bisa berlangsung hingga satu tahun hingga siklus menstruasi kembali normal. Namun apabila ada gejala yang dirasa cukup signifikan, tak ada salahnya berkonsultasi dengan ahlinya.

Cara kerja suntik KB

Suntik KB 3 bulan adalah metode kontrasepsi dengan cara menyuntikkan hormon ke dalam tubuh. Di dalamnya terdapat hormon yang disebut medroxyprogresterone yang serupa dengan hormon progesteron alami perempuan.Kemudian, cara kerjanya dibagi menjadi 3 yaitu:
  • Mencegah dikeluarkannya sel telur

Hormon ini bekerja pada kelenjar pituitari dengan cara mencegah ovarium memproduksi sel telur. Tanpa adanya sel telur, tentu mustahil bagi seorang individu untuk bisa hamil.
  • Mengubah lendir di serviks

Suntik KB juga membuat produksi lendir di serviks meningkat. Ketika terdapat akumulasi zat yang lengket ini, sperma semakin sulit mencapai rahim.
  • Mengurangi pertumbuhan endometrium

Hormon dalam suntikan KB juga mengurangi pertumbuhan endometrium, jaringan yang melapisi dinding rahim. Dengan demikian, apabila memang terjadi pembuahan sel telur pun, proses perlekatan ke dinding rahim menjadi sulit. Endometrium dibuat sangat tipis dan tidak memungkinkan untuk pertumbuhan sel telur.Pemberian suntikan bisa dilakukan di lengan atau bokong. Disarankan melakukan suntikan pada hari ke-5 saat sedang haid. Sesuai namanya, suntikan ini diberikan setiap 3 bulan sekali. Efektivitasnya sekitar 12-14 minggu.Apabila dilakukan setiap 3 bulan sekali, metode ini 99% efektif mencegah kehamilan. Namun tetap saja, kemungkinan ini bisa menurun hingga sekitar 94%. Artinya dari tiap 100 perempuan yang mendapat suntikan, sekitar 6 di antaranya bisa mengalami kehamilan tak terduga.

Efek samping suntik KB

Setiap metode kontrasepsi memiliki efek sampingnya masing-masing. Termasuk suntik KB 3 bulan tapi tetap menstruasi atau siklus haid yang berantakan. Ini wajar karena termasuk salah satu efek sampingnya, yaitu:

1. Perdarahan tidak teratur

perdarahan uterus
Ini merupakan efek samping yang paling sering terjadi setelah seseorang mendapatkan suntikan KB. Efek samping ini bisa terjadi selama 6-12 bulan sejak pertama kali disuntik.Jenis perdarahan tidak teratur ini adalah:
  • Perdarahan sela

Beberapa orang mungkin merasakan breakthrough bleeding atau perdarahan sela di antara siklus haid. Biasanya, ini terjadi selama beberapa bulan sejak melakukan suntik KB. Sebanyak 70% perempuan mengalaminya selama setahun pertama. 
  • Haid berlebihan

Ada pula yang merasakan haid dengan volume darah lebih banyak serta periode lebih lama. Ini tidak umum, namun tetap saja mungkin terjadi. Namun, kondisi ini akan mereda dengan sendirinya setelah beberapa bulan.
  • Tidak menstruasi

Setelah satu tahun menggunakan suntik KB 3 bulan, banyak juga laporan perempuan yang tidak lagi mengalami haid. Kondisi amenorrhea ini aman dan umum terjadi.Selain itu, ada pula yang masih mendapatkan haid namun volume darah yang keluar sangat sedikit. Tak perlu khawatir, ini bukan berarti Anda hamil. Ini artinya sel telur sedang beristirahat serta dinding rahim tidak bertumbuh.

2. Keluhan pencernaan

sakit perut
Selain masalah haid, ada pula efek samping lain yang berkaitan dengan pencernaan. Contohnya adalah sakit perut, mual, tidak nafsu makan, hingga kenaikan berat badan. Setelah beberapa bulan, keluhan ini akan mereda dan kembali normal.

3. Perubahan fisik

perempuan dengan rambut rontok
Ada pula efek samping berupa perubahan fisik seperti kerontokan rambut, muncul jerawat, hingga bulu di tubuh lebih lebat. Terkadang, kondisi ini juga disertai dengan keluhan pada payudara yang terasa nyeri. Namun lagi-lagi ini adalah keluhan biasa dan tidak perlu dirisaukan. Sangat jarang terjadi masalah serius akibat suntik KB 3 bulan.

Mengapa terjadi efek samping?

Efek samping yang terjadi setelah mendapatkan suntikan KB 3 bulan tak lepas dari pengaruh hormon yang dimasukkan ke tubuh. Pada tiap suntikan, dosis progestin yang diberikan cukup tinggi. Artinya, tubuh perlu beradaptasi dengan level hormon yang tiba-tiba berubah.Umumnya, bulan-bulan pertama sejak pertama kali mendapat suntikan adalah fase terburuk. Efek samping bisa terasa begitu signifikan. Namun setelah periode suntikan ketiga atau keempat, tubuh mulai tahu bagaimana merespons kenaikan hormon ini dan efek samping pun jauh berkurang.Mengingat suntikan KB setiap 3 bulan adalah metode yang harus terus dilakukan, tidak banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah efek dari hormon.

Namun, perhatikan apabila ada keluhan seperti haid berlangsung 14 hari dengan volume darah sangat banyak. Selain itu, orang yang pernah mengalami patah tulang atau riwayat kanker payudara juga sebaiknya konsultasi terlebih dahulu sebelum mulai suntik KB.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar faktor risiko suntik KB 3 bulan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
siklus haidkehamilankesehatan wanita
Healthline. https://www.healthline.com/health/birth-control/depo-shot-bleeding-how-to-stop-it
Diakses pada 12 Februari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/sex/birth-control/birth-control-depo-provera
Diakses pada 12 Februari 2021
AAFP. https://www.aafp.org/afp/2002/0515/p2073.html
Diakses pada 12 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait