Tak Kalah dari Daunnya, Biji Seledri Juga Bermanfaat untuk Kesehatan


Biji seledri menawarkan beragam zat gizi dan khasiat kesehatan. Biji seledri juga tersedia dalam bentuk suplemen namun penggunaannya harus dikonsultasikan dengan dokter.

(0)
19 Feb 2021|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Biji seledri sangat kaya dengan beragam jenis mineral yang penting bagi fungsi tubuhBiji seledri bisa ditemukan dalam bentuk biji utuh, biji yang sudah ditumbuk, dan bubuk
Daun seledri sudah populer dalam kuliner dan dikenal berkhasiat untuk kesehatan. Bagaimana dengan bijinya? Ya, biji seledri pun ternyata bernutrisi tinggi dan menawarkan beragam manfaat untuk kebaikan tubuh. Demi mendapatkan manfaat dari nutrisinya, biji seledri tersedia juga dalam bentuk suplemen ekstrak. Apa saja nutrisi dan manfaat yang ditawarkan biji seledri?

Kandungan nutrisi biji seledri

Biji seledri mengantongi beraneka nutrisi yang mengesankan. Berikut ini kandungan gizi biji seledri untuk setiap satu sendok makan:
  • Kalori: 25 
  • Karbohidrat: 2 gram
  • Protein: 1 gram
  • Lemak: 2 gram
  • Serat: 1 gram
  • Kalsium: 12% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian
  • Zinc: 6% dari AKG harian
  • Mangan: 27% dari AKG harian
  • Zat besi: 17% dari AKG harian
  • Magnesium: 9% dari AKG harian
  • Fosfor: 5% dari AKG harian
Di balik ukuran imutnya, biji seledri sangat kaya dengan beragam jenis mineral yang penting bagi fungsi tubuh. Tak lupa, sebagai produk nabati, biji seledri juga menawarkan zat-zat antioksidan.

Manfaat dan khasiat biji seledri

Berikut  ini manfaat dan khasiat yang dimiliki oleh biji seledri:

1. Menjaga kesehatan tulang

Biji seledri menyediakan kalsium dalam kadar yang cukup. Seperti yang tentu sudah Anda ketahui, kalsium merupakan mineral yang berperan penting untuk kesehatan dan kekuatan tulang. Kekurangan mineral ini dalam darah dapat menimbulkan  “pencurian kalsium” yang sudah ada di tulang – memicu penurunan kepadatan mineral pada organ anggota gerak ini. Seledri juga menawarkan mangan, magnesium, dan fosfor. Mangan terlibat dalam aktivasi enzim untuk pembentukan jaringan tulang dan tulang rawan. Sementara itu, magnesium dan fosfor juga diperlukan oleh sel pembangun tulang yang disebut osteoblast.

2. Mengendalikan gula darah

Biji seledri menawarkan magnesium yang penting dalam pengendalian gula darah. Mineral ini juga membantu meningkatkan sensitivitas sel terhadap hormon insulin, hormon yang pada dasarnya juga berperan dalam regulasi gula darah.Dengan efeknya terhadap regulasi gula darah, konsumsi biji seledri sebagai sumber magnesium dilaporkan berpotensi untuk menurunkan risiko diabetes tipe 2.

3. Melawan bakteri

Ekstrak biji seledri diyakini memiliki aktivitas antibakteri. Menurut studi uji tabung dalam The Journal of Pharmacy and Pharmacology, biji seledri dilaporkan dapat melawan bakteri H. pylori. Aktivitas bakteri ini berisiko memicu tukak lambung pada beberapa individu.Studi lain juga menyebutkan biji seledri dapat menangkal aktivitas bakteri dan jamur. Namun, walau menarik, riset pada manusia masih diperlukan untuk mengonfirmasikan efek antimikroba pada biji seledri.

4. Mengendalikan tekanan darah

Selain memiliki efek kontrol gula darah, biji seledri juga berpotensi untuk mengendalikan tensi. Dalam eksperimen yang dilakukan pada tikus tahun 2013, ekstrak biji seledri dilaporkan dapat menurunkan tekanan darah pada hewan yang tensi darahnya tinggi – walau tidak berefek pada hewan yang tekanan darahnya normal. Riset pada manusia diperlukan untuk mengonfirmasikan efek antihipertensi biji seledri pada manusia.

5. Berpotensi memiliki sifat antikanker

Beberapa studi melaporkan bahwa ekstrak biji seledri diyakini memiliki sifat antikanker. Misalnya, menurut sebuah studi pada tahun 2013, biji seledri berpotensi untuk menghambat pembelahan sel kanker (proliferasi sel kanker). Eksperimen yang dilakukan pada tikus juga menyebutkan ekstrak biji seledri berpotensi untuk menghambat perkembangan kanker hati.

6. Berpotensi untuk meredakan peradangan di dalam tubuh

Temuan awal menyebutkan bahwa biji seledri berpotensi untuk mengurangi nyeri dan peradangan pada penderita tukak tertentu maupun arthritis. Sifat kimia biji seledri juga dilaporkan aman kondisi bagi medis tersebut, namun penggunaannya tentu harus di bawah pengawasan dokter serta tidak menggantikan pengobatan medis yang tengah dijalani.

7. Merangsang produksi sel darah merah

Biji seledri mengandung zat besi yang vital untuk produksi sel darah merah. Satu sendok makan biji seledri dapat memenuhi kebutuhan harian zat besi hingga 17% untuk perempuan dan 38% untuk laki-laki. Agar penyerapan zat besi dari biji seledri lebih optimal, Anda bisa mengombinasikannya dengan sumber vitamin C seperti paprika merah/kuning dan jeruk.

8. Menangkal radikal bebas

Layaknya produk nabati pada umumnya, biji seledri juga mengantongi zat-zat antioksidan. Zat antioksidan membantu mencegah kerusakan sel dengan mengendalikan aktivitas radikal bebas. Zat antioksidan yang terkandung dalam biji seledri yakni zat-zat golongan polifenol.

Tips menikmati biji seledri

Ada banyak cara menikmati biji seledri di rumah. Biji seledri bisa ditemukan dalam bentuk biji utuh, biji yang sudah ditumbuk, dan bubuk. Anda bisa mencampurkan biji seledri dalam sup, salad, rebusan sayuran, atau salad dressing. Untuk keperluan marinasi, biji bernutrisi ini juga bisa dibalutkan dalam daging sapi dan ayam sebelum dipanggang atau ditumis.Tak sampai di situ. Beberapa orang juga menikmati biji seledri dalam bentuk teh untuk diminum airnya.  

Efek samping konsumsi biji seledri

Biji seledri tersedia dalam bentuk suplemen ekstrak, baik kapsul maupun tablet. Namun, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen apa pun termasuk suplemen biji seledri.Individu dengan kadar gula darah rendah, peradangan ginjal akut, atau alergi terhadap serbuk sari birch harus menghindari biji seledri. Konsumsi suplemen biji seledri pada ibu hamil juga berisiko memicu perdarahan uterus hingga keguguran.

Catatan dari SehatQ

Biji seledri menawarkan beragam nutrisi dan khasiat kesehatan. Biji seledri juga tersedia dalam bentuk suplemen namun penggunaannya harus dikonsultasikan ke dokter.Apabila masih memiliki pertanyaan biji seledri, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi kesehatan terpercaya.
nutrisiantioksidanseledri
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/celery-seed-benefits
Diakses pada 7 Februari 2021
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17645588
Diakses pada 7 Februari 2021
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19703351
Diakses pada 7 Februari 2021
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22320960
Diakses pada 7 Februari 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-celery-seed-88621
Diakses pada 7 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait