Memahami Teknik Dasar Tenis Lapangan dan Sistem Skoringnya


Teknik dasar tenis lapangan dibagi menjadi tiga, yaitu stance atau sikap menerima pukulan bola dari lawan, footwork atau gerakan kaki, serta teknik pukulan. Sementara sistem skoringnya mengacu pada aturan dari ITF (International Tennis Federation).

(0)
18 Feb 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Teknik dasar tenis lapangan dibagi menjadi tiga, yaitu stance, footwork, dan teknik pukulanTeknik dasar tenis lapangan salah satunya adalah teknik pukulan servis
Teknik dasar tenis lapangan secara garis besar dibagi menjadi tiga, yaitu stance, footwork (gerakan kaki),dan teknik pukulan. Teknik pukulan sendiri masih dibagi lagi menjadi empat, yaitu servis, forehand, backhand, dan volley. Dengan menguasai teknik dasar, maka seorang pemain dapat memiliki kesempatan lebih tinggi untuk mendapatkan skor.Skoring dalam tenis lapangan mengacu pada peraturan yang diatur oleh federasi tenis internasional (ITF). Umumnya, pertandingan akan berlangsung sebanyak tiga set dan pemain yang bisa memenangkan dua set akan keluar sebagai pemenang.

Teknik dasar permainan tenis lapangan

Ada 3 teknik dasar permainan tenis lapangan yang penting dikuasai
Teknik dasar dari permainan tenis lapangan yang sebaiknya Anda kuasai ialah posisi siap menerima servis (stance), gerakan kaki (footwork), dan berbagai jenis pukulan.

1. Stance

Stance adalah sikap siap menerima pukulan dari lawan, baik ketika lawan melakukan servis maupun saat memukul dalam permainan yang sedang berjalan. Dengan stance yang baik, Anda akan mampu mengembalikan bola dengan pukulan-pukulan mematikan seperti yang banyak diperagakan oleh pemain tenis kelas atas.Posisi stance yang baik ialah lutut ditekuk sehingga Anda seperti setengah jongkok dan pandangan lurus ke arah bola. Pastikan tangan kanan memegang grip raket dengan kencang, sedangkan tangan kiri membantu menyangga leher raket (atau sebaliknya jika Anda kidal).

2. Gerakan kaki (footwork)

Gerakan kaki yang baik akan memungkinkan Anda untuk bergerak secara leluasa di atas lapangan tenis yang lebar. Hal ini sangat penting agar Anda dapat bertahan sekaligus menyerang dengan sama baiknya.Salah satu gerakan kaki yang populer di kalangan petenis adalah tipe gerakan kaki dua langkah (footwork two step). Gerakan kaki ini digunakan untuk bergerak menyamping ke dua sisi dan bergerak menjauh dari lapangan.Pemain serang yang mengandalkan forehand dan backhand serang, ia bisa berdiri di tengah dekat lapangan agar dapat menguasai datangnya bola dari semua sudut lapangan. Dasar dari gerakan kaki ini adalah satu kaki berfungsi sebagai tumpuan dan kaki lainnya bergerak ke belakang, ke depan, ke samping kanan dan kiri.

3. Teknik pukulan

Terdapat 4 teknik pukulan dalam olahraga tenis lapangan, yakni servis, forehand drive, backhand drive, dan volley.
  • Servis: pukulan awal
  • Forehand: pukulan dengan posisi lengan terbuka
  • Backhand: pukulan dengan posisi lengan menyilang di depan badan
  • Volley: pukulan dengan raket tenis berada di atas kepala
Dari keempat pukulan tersebut, backhand adalah jenis pukulan yang sebaiknya Anda pelajari dengan serius.
Pasalnya, memukul backhand drive butuh kekuatan lebih karena Anda harus memutar tubuh bagian atas dengan ayunan ke depan ditambah kekuatan tembakan ke daerah baseline dan berat badan di depan.

Tenis lapangan dan sistem skoringnya

Sebelum mempelajari teknik dasar permainan bola tenis lapangan ini, Anda terlebih dahulu harus menguasai sistem skoring dalam olahraga ini. Pasalnya, skoring pada tenis lapangan berbeda dari olahraga lain.Sistem skoring pada olahraga tenis lapangan mengacu pada aturan dari Federasi Tenis Internasional (ITF). Permainan tenis lapangan terdiri atas 3 set dengan pemain yang mampu merebut 2 set terlebih dahulu keluar sebagai pemenangnya.Untuk menentukan skoring ini, Anda harus mengenal istilah-istilah yang dikenal dalam dunia tenis, seperti:
  • Game (poin)

    Untuk mendapatkan 1 poin (game), Anda harus 4 kali memenangi bola dari lawan. Skor pertama = 15, skor kedua = 30, skor ketiga = 40, skor keempat = 1 poin (game). Untuk memenangi satu set, Anda harus merebut 6 game (tanpa tie break).
  • Deuce

    Ini terjadi ketika kedua pemain sama-sama mendapatkan skor 40. Salah satu pemain harus memenangi bola dua kali berturut-turut untuk mencapai game.
  • Advantage game

    Hal ini terjadi ketika salah satu pemain memenangi bola pertama setelah terjadi deuce (40-40).
  • Advantage set

    Terjadi ketika salah satu pemain merebut game 6 setelah posisi poin 5-5.
  • Tie break

    Terjadi ketika kedua pemain sama-sama mendapat game (poin) 6-6. Pada tie break normal, pemain harus mencapai skor 7 untuk memenangi game. Jika terjadi skor 6 sama, maka selisih dua poin (8-6, 9-7, 10-8, dan seterusnya) harus dicari.

Catatan dari SehatQ

Sebelum mulai bermain tenis lapangan, jangan lupa melakukan pemanasan. Selain itu, lanjutkan dengan pendinginan setelah selesai berlatih. Hal ini penting untuk menghindari risiko cedera akibat olahraga.
olahragatips olahragahidup sehat
Universitas Negeri Yogyakarta. http://staffnew.uny.ac.id/upload/132319843/pendidikan/Buku%20Perwasitan%20Tenis.pdf
Diakses pada 6 februari 2021
Universitas Negeri Makassar. http://eprints.unm.ac.id/10212/1/Naskah%20BUKU--%20TENIS%20LAPANGAN%20%28Kirim%20Percetakan%29.pdf
Diakses pada 6 februari 2021
Universitas Negeri Medan. http://digilib.unimed.ac.id/8921/1/071266210102%20BAB%20I.pdf
Diakses pada 6 februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait