9 Tips Mengajari Anak Menabung Angpao dari Imlek

(0)
25 Jan 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ajari anak menabung angpao sejak diniMengajarkan anak menabung sejak dini bisa melatihnya untuk lebih menghargai barang-barang miliknya
Memasuki hari tahun baru imlek, tradisi bagi-bagi angpao adalah salah satu yang dinanti Si Kecil. Dengan mendapatkan banyak uang saku, ia biasanya berharap bisa membeli mainan baru. Tentu, hal tersebut tidaklah salah. Hanya saja, orangtua juga bisa menjadikan momen ini sebagai ajang mengajari anak menabung dan mengerti seputar konsep uang.Tidak ada batasan usia belajar menabung. Semakin dini, semakin baik. Belajar menabung akan membantu anak lebih menghargai dan menahan diri dari menghabiskan uang saku untuk hal-hal yang kurang penting.Belajar konsep uang pun bisa dijadikan momen untuk mulai membiasakan anak menyumbang atau bersedekah. Sehingga di kemudian hari, anak tidak enggan menyisihkan uangnya, untuk membantu orang yang membutuhkan.

Tips mengajarkan anak menabung sejak dini

Ajarkan anak menabung dengan membaginya menjadi tiga wadah
Pisahkan celengan anak menjadi tujuannya masing-masing
Bagi Anda para orangtua yang ingin mulai mengajari anak menabung sejak dini, berikut ini tips yang bisa dicoba:

1. Buat tiga celengan terpisah di rumah

Mengajari anak menabung, bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Anda bisa siapkan tiga buah celengan yang masing-masingnya dilabeli tabungan, uang belanja, dan uang sumbangan.Ajari anak untuk membagi uang saku atau angpao nya ke dalam tiga celengan tersebut. Dengan begitu, anak akan mengerti bahwa uang yang didapatnya tidak hanya bisa digunakan untuk membeli mainan, tapi juga ditabung, dan disumbangkan ke orang lain yang membutuhkan atau tabungan untuk keperluan sekolahnya.

2. Gunakan tabung transparan

Gunakanlah tabung yang transparan untuk tabungan anak. Jadi, saat melihat bahwa isi tabungannya sudah semakin banyak, maka anak akan semakin semangat untuk menambah isinya.

3. Beri ilustrasi untuk target

Misalnya, anak menabung karena ingin membeli game terbaru. Untuk meningkatkan motivasinya menabung, Anda bisa menaruh gambar game tersebut di samping celengan anak, sehingga ia akan semakin termotivasi untuk menabung.

4. Ajak anak ke bank

Mengajak anak ke bank juga bisa menjadi salah satu cara mengajari anak menabung. Dengan menaruh uang anak di bank, menabung akan terasa lebih “nyata” bagi Si Kecil. Ia akan merasa senang sudah bisa melakukan kegiatan yang biasanya hanya dilakukan oleh orang dewasa.

5. Jadilah contoh yang baik

Anak belajar paling banyak dari meniru orangtuanya. Sehingga, agar ia rajin menabung, maka Anda juga harus memberikan contoh dengan melakukan hal yang sama.
Mengajari anak menabung dengan mengajaknya belanja dengan uangnya sendiri
Saat berbelanja anak akan belajar lebih dalam tentang konsep uang

6. Ajak anak berbelanja

Anak akan lebih mengerti tentang pentingnya menabung saat ia melihat harga-harga barang kesukaannya secara langsung. Ia akan belajar menghitung jumlah uang dari angpao yang didapat, untuk membeli hal-hal yang ia inginkan. Anda juga dapat membantu Si Kecil mengatur budget awal untuk berbelanja. Saat berbelanja, Anda juga bisa membuat permainan kecil dengan Buah Hati. Berikan ia setengah dari uang angpaonya untuk membeli barang atau makanan yang diinginkan. Dengan begitu, ia akan belajar untuk menentukan prioritas. Lalu masukkan setengahnya ke dalam celengan.

7. Hindari menabung terlalu lama

Semakin muda usia anak, maka waktu atensinya akan semakin pendek. Jadi, jika anak Anda baru berusia lima tahun dan ia menabung untuk membeli mainan, sebaiknya batasi waktu menabungnya, agar tidak terlalu lama.Sebab, anak usia tersebut akan merasa bahwa uang yang ia tabung tidak kunjung memberikan hasil, sehingga membuatnya merasa putus asa dan bosan. Tentu, hal ini tidak berlaku untuk anak yang sudah berusia lebih besar.

8. Ikut berkontribusi untuk mengisi tabungannya

Anda juga bisa ikut berkontribusi mengisi tabungan anak dengan menyamakan jumlah uang yang diberikan dengan jumlah yang ditabung anak. Misalnya, setelah imlek, anak menabung angpao sebesar Rp. 100.000, maka berikan kontribusi ke tabungannya dalam jumlah yang sama. Cara ini bisa dilakukan sebagai salah satu cara memberikan reward untuk anak yang sudah rajin menabung.

9. Ajari perbedaan kebutuhan dan keinginan

Jika usia anak sudah cukup besar, Anda bisa memperkenalkan padanya perbedaan kebutuhan dan keinginan. Dengan begitu, ia bisa belajar untuk menahan diri dan mengambil uang tabungannya untuk membeli barang yang kurang penting.

Catatan dari SehatQ

Ada berbagai tips yang bisa Anda ikuti untuk mengajari anak menabung. Semakin dini tips ini Anda terapkan, maka akan semakin baik. Sesuaikan juga tips di atas dengan usia anak. Namun ingat, jangan terlalu paksakan anak untuk mengikuti aturan ini. Jadikan ajang belajar menabung ini menjadi kebiasaan menyenangkan, sehingga anak akan dengan senang hati mengikutinya.
tips mendidik anakpekerjaan rumah untuk anakanak sekolahcara mendidik anak
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/top-tips-on-teaching-kids-about-money-620135
Diakses pada 24 Januari 2020
Parents. https://www.parents.com/parents-magazine/parents-perspective/3-easy-ways-to-teach-your-kids-to-save-money/
Diakses pada 24 Januari 2020
Money Sense. https://www.moneysense.gov.sg/articles/2018/10/getting-your-kids-started-on-money-management
Diakses pada 24 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait