Waspadai Penyebab Kram Usus yang Bisa Jadi Pertanda Penyakit


Penyebab kram usus yang paling umum adalah irritable bowel syndrome (IBS). Namun, kondisi ini juga bisa menandakan penyakit lain seperti infeksi bakteri dan colitis ulcerative.

(0)
08 Jan 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab kram usus salah satunya irritable bowel syndrome (IBS)Penyebab kram usus adalah gangguan pencernaan seperti irritable bowel syndrome
Kram usus adalah kondisi kontraksi otot usus yang terjadi secara mendadak. Kondisi ini bisa menandakan beberapa penyakit pencernaan, tapi paling sering dikaitkan dengan irritable bowel syndrome (IBS).Selain sebagai gejala penyakit, kram usus juga bisa terjadi tanpa penyebab yang jelas. Saat kram terjadi, orang yang mengalaminya akan merasakan rasa sakit yang parah. Selain itu, kram usus juga biasanya disertai dengan kondisi lain seperti kembung dan penumpukan gas.

Penyebab kram usus

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah penyebab kram usus paling umum
IBS adalah penyebab kram usus paling umum
Ada beberapa gangguan pencernaan maupun penyakit lain yang dapat menyebabkan kram usus, seperti berikut ini.

1. Irritable bowel syndrome (IBS)

IBS adalah penyakit yang menyerang saluran pencernaan. Meski tidak berbahaya atau mengancam nyawa, IBS merupakan penyakit kronis yang bisa terjadi terus-menerus sehingga mengganggu keseharian.Kram usus adalah salah satu gejala IBS. Selain itu, gejala lain yang dapat terjadi di antaranya diare dan kembung. Namun perlu diingat bahwa tidak semua pengidap IBS pasti akan mengalami kram usus.

2. Intoleransi makanan

Saat orang yang memiliki kondisi intoleransi laktosa mengonsumsi susu maupun produk olahannya, maka rasa nyeri perut, kram usus, dan gangguan pencernaan bisa dirasakan.Selain susu, ada beberapa sumber asupan lain yang dapat memicu intoleransi, seperti kopi, gluten, gandum, pewarna buatan, dan pengawet makanan.

3. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi yang menyebabkan jaringan serupa dinding rahim, justru tumbuh di luar rahim. Pada kasus endometriosis yang memengaruhi kondisi usus, kondisi kram, nyeri, dan diare akan semakin terasa parah menjelang menstruasi.

4. Stres

Meski letaknya jauh, saluran pencernaan kita terhubung baik dengan otak. Pada beberapa kasus, kram usus bisa terjadi sebagai respons tubuh terhadap stres emosional.Selain itu, stres juga dapat menjadi salah satu pemicu IBS. Gejala IBS yang muncul pun akan semakin parah pada orang yang mengalami stres, gangguan kecemasan, dan sering mengonsumsi makanan tinggi lemak.Selain keempat kondisi yang sudah disebutkan di atas, kram usus juga dapat disebabkan oleh penyakit lain seperti infeksi bakteri, colitis ulseratif, dan penyakit Crohn. Oleh karena itu untuk mengetahui secara pasti, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter.Baca Juga: Cara Membersihkan Usus Kotor untuk Pencernaan yang Lebih Sehat

Gejala kram usus

Sakit perut sebelah kiri bawah adalah salah satu gejala kram usus
Sakit perut sebelah kiri bawah salah satu gejala kram usus
Kram usus bisa terjadi dalam beberapa tingkat keparahan. Berikut ini gejala dan tanda yang mungkin muncul saat kram usus terjadi.
  • Sakit perut parah yang muncul tiba-tiba, terutama di sebalah kiri bawah.
  • Perut terasa penuh gas atau kembung
  • Sering merasa harus buang air besar
  • Buang air tidak teratur dan terkadang disertai diare atau malah konstipasi
  • Konsistensi tinja yang cair dan disertai lendir
  • Anyang-anyangan (merasa ingin buang air padahal tidak ada yang keluar)
  • Kram perut parah

Cara mengobati kram usus

Konsumsi makanan berserat bisa meredakan kram usus
Menambah asupan serat bisa mengobati kram usus
Pengobatan untuk kram usus bisa berbeda-beda, tergantung dari penyebab awalnya. Namun secara umum, melakukan perubahan gaya hidup dapat membantu meredakan tingkat keparahan kram yang terjadi.Berikut ini beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kram usus.
  • Menambah asupan serat
  • Mengonsumsi probiotik
  • Menghindari makanan yang terbuat dari gandum atau susu
  • Membatasi makanan yang berlemak
  • Tidur yang cukup
  • Meredakan stres
  • Berolahraga secara teratur
Selain cara alami seperti di atas, mengonsumsi obat jenis tertentu juga dapat membantu meredakan kram usus. Obat yang dipakai biasanya adalah obat diare dan obat antispasmodic.Obat diare dapat membantu meredakan gejala kram usus dan diare yang terjadi akibat kondisi ini. Sementara itu obat antispasmodic akan memembuat otot-otot di usus menjadi lebih tenang dan mengurangi kontraksi parah akibat kram yang terjadi.

Catatan dari SehatQ

Kram usus sering muncul sebagai penanda penyakit lain, mulai dari infeksi bakteri, hingga endometriosis. Namun, penyakit yang paling sering memicu kondisi ini adalah IBS. Anda bisa meredakan kram usus dengan cara alami maupun menggunakan obat.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang kondisi kram usus maupun gangguan di saluran pencernaan lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
ususinfeksi ususradang ususobstruksi usus
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/what_does_a_colon_spasm_feel_like/article.htm
Diakses pada 23 Desember 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/colon-spasm
Diakses pada 23 Desember 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/colon-spasm
Diakses pada 23 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait