Waspadai Polip Hidung pada Anak, Kenali Gejala hingga Cara Mengatasinya

0,0
18 Jun 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Polip hidung pada anak yang bertambah besar bisa menyebabkan penyumbatan saluran hidungPolip hidung pada anak dapat menyebabkan berbagai keluhan jika bertambah besar
Sebagai orangtua, sebaiknya Anda tidak mengabaikan polip hidung pada anak. Polip hidung adalah pertumbuhan benjolan lunak pada lapisan hidung atau sinus yang bukan kanker. Benjolan di dalam hidung pada anak dapat tumbuh dalam salah satu atau kedua lubang hidungnya secara bersamaan.Polip hidung pada anak juga dapat menyebabkan berbagai keluhan jika benjolan tumbuh besar atau berkelompok. Akibatnya, anak bisa mengalami penyumbatan saluran hidung, masalah pernapasan, kehilangan indra penciuman, dan sering mengalami infeksi.

Ciri-ciri polip hidung pada anak

hidung anak berair
Polip hidung bisa menyebabkan hidung berair terus-menerus
Polip hidung pada anak yang berukuran kecil mungkin tidak disadari atau menimbulkan gejala apa pun. Akan tetapi, jika polip pada anak berukuran besar atau jumlahnya lebih dari satu, berikut adalah sejumlah gejala yang bisa muncul:
  • Hidung berair dan tersumbat terus-menerus
  • Adanya tetesan lendir dari hidung ke tenggorokan
  • Indra penciuman menurun atau hilang
  • Nyeri pada area wajah
  • Sakit kepala
  • Kehilangan indra perasa
  • Mengorok
  • Gatal di sekitar area mata.
Jika Anda memerhatikan adanya ciri-ciri polip hidung pada anak, segera bawa ia ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Penyebab polip hidung pada anak

Polip hidung tumbuh di jaringan mukosa hidung yang meradang. Sebetulnya, penyebab polip hidung tidak diketahui secara pasti. Namun, beberapa ahli percaya bahwa kondisi ini berhubungan dengan respons sistem kekebalan tubuh atau susunan kimiawi di lapisan hidung dan sinus yang berbeda.Sebagian besar kasus polip pada anak berkaitan dengan penyakit yang mendasarinya, terutama cystic fibrosis (kelainan bawaan yang menyebabkan lendir dalam tubuh lengket atau kental). Akan tetapi, anak di bawah usia 10 tahun jarang mengalami polip hidung. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan benjolan di dalam hidung pada anak dapat muncul. Selain cystic fibrosis, polip hidung pada anak juga memiliki kaitan dengan sejumlah penyakit berikut.
  • Rhinitis alergi
  • Asma
  • Sensitivitas terhadap aspirin
  • Infeksi sinus
  • Infeksi akut dan kronis
  • Sesuatu yang tersangkut di hidung
  • Sindrom Churg-Strauss.
Semua hal tersebut dapat memicu peradangan pada mukosa hidung sehingga menyebabkan polip. Riwayat keluarga juga dapat berkontribusi dalam masalah ini. Jika Anda atau pasangan pernah menderita polip hidung, maka risiko anak Anda terkena polip tersebut menjadi lebih tinggi. Jadi, penting untuk mengetahui apakah anak memiliki kondisi yang mendasari polipnya atau tidak.

Cara mengatasi polip hidung pada anak

Polip hidung pada anak tentunya tidak boleh dibiarkan begitu saja, terutama jika sudah mengganggu saluran pernapasannya. Kondisi ini dikhawatirkan dapat membuat anak kesulitan bernapas.Setelah anak didiagnosis menderita polip hidung, berikut langkah-langkah pengobatan yang dapat dilakukan:
  • Menggunakan obat-obatan

Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang dapat mengurangi peradangan dan ukuran polip. Dokter dapat meresepkan steroid semprot untuk mengatasi polip hidung pada anak. Semprotan ini mampu meredakan hidung tersumbat dan mengecilkan benjolan di dalam hidung pada anak. Beberapa contoh obat steroid hidung yang digunakan, yaitu flutikason, budesonida, dan mometasone.Steroid oral atau suntik juga bisa menjadi pilihan apabila semprotan tidak memberi hasil. Namun, pastikan Anda menggunakannya di bawah pengawasan dokter karena bisa menimbulkan efek samping, seperti retensi cairan atau meningkatnya tekanan di mata.
  • Operasi

semprotan cairan saline
Cairan saline mencegah polip datang kembali
Jika gejala polip pada anak tidak juga membaik, dokter mungkin akan menyarankan operasi untuk menghilangkan polip sepenuhnya. Jenis operasi disesuaikan dengan ukuran polip yang anak derita.Operasi polipektomi dilakukan dengan alat penghisap kecil (microdebrider) yang dapat memotong dan menghilangkan jaringan lunak. Sementara itu, jika polip berukuran lebih besar, dokter akan melakukan operasi sinus endoskopi.Dalam operas ini dokter akan memasukkan endoskopi ke dalam lubang hidung untuk menemukan polip dan mengeluarkannya. Setelah operasi, semprotan hidung dan cairan saline pun akan diberikan untuk mencegah polip kembali.Walaupun lebih banyak terjadi pada orang dewasa, polip hidung pada anak harus tetap diwaspadai. Jangan sampai kondisi ini baru terdeteksi saat pernapasan anak sudah terganggu. Oleh sebab itu, selalu perhatikan kondisi anak Anda dengan baik.Jika ingin berdiskusi lebih lanjut seputar polip hidung pada anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play. 
penyakit anakpoliphidung tersumbatpolip hidung
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/nasal-polyps/symptoms-causes/syc-20351888
Diakses pada 04 Juni 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/177020#causes
Diakses pada 04 Juni 2021
Pubmed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22691254/
Diakses pada 04 Juni 2021
Web MD. https://www.webmd.com/allergies/nasal-polyps-symptoms-and-treatments
Diakses pada 04 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/nasal-polyps#complications
Diakses pada 04 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait