13 Apr 2020, 20:49Pernapasan

Bagaimana cara mengurus jenazah korban corona?

FF
Info Penanya: FF, Wanita, 29 Tahun
Dokter, apa betul jenazah dari orang yang terinfeksi corona harus dipeti dan tidak boleh dibuka lagi?
16375 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Sri Wulantini
(0)
Selamat Malam, FF. Dengan banyaknya korban meninggal akibat pandemi virus Corona maka berdasarkan aturan pemerintah jenazah akan diurus sesuai dengan standar operasional prosedur yang sudah ditentukan. Jenazah pasien positif Corona akan diurus oleh tim medis rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk resmi pemerintah. Pemakaman dapat dilakukan oleh pihak keluarga atau pihak lain setelah mendapat petunjuk dari rumah sakit rujukan.Petugas pemakaman tersebut harus memakai alat pelindung diri bagi petugas kesehatan, semacam jas hujan plastik, yang kemudian harus dimusnahkan setelah selesai pemakaman. Untuk jenazah muslim/muslimah, pengurusan jenazah tetap memperhatikan ketentuan Syariah islam.

Berikut ini adalah teknis pengurusan jenazah :

  • Petugas menggunakan APD (alat pelindung diri) terlebih dahulu, seperti pakaian pelindung, sarung tangan, dan masker, semua harus sekali pakai.
  • Tidak diperkenankan makan, minum, maupun menyentuh wajah saat berada diruang penyimpanan jenazah.
  • Menghindari kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh jenazah
  • selalu mencuci tangan dengan sabun atau sanitizer alkohol, jika memiliki luka sebaiknya ditutup dengan verban anti air
Untuk pengurusan jenazah dengan penyakit menular biasanya diakhiri dengan penguburan atau kremasi, tergantung bagaimana kondisinya. Apabila jenazah dikubur, maka lokasi penguburan harus berjarak setidaknya 50 meter dari sumber air tanah yang digunakan untuk minum. Lokasi penguburan juga harus berjarak setidaknya 500 meter dari pemukiman terdekat. Jenazah harus dikubur kurang lebih dengan kedalaman 1,5 meter, lalu ditutup dengan tanah setinggi satu meter.Bila keluarga menginginkan jenazah keluarganya untuk dilakukan kremasi, maka lokasi kremasi minimal harus berjarak 500 meter dari pemukiman warga. Perawatan jenazah memang dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular. Namun, selama dilakukan sesuai prosedur keamanan dan kebersihan, perawatan jenazah justru dapat membantu mencegah penularan penyakit lebih lanjut. Semoga bermanfaat, Terima kasih atas pertanyaan Anda di forum SehatQSalam Sehat, dr. Sri Wulantini
infeksi virusinfeksi paru-parucoronavirus
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil