20 Jul 2021, 11:36Pernapasan

Kenapa batuk sering sekali kambuh?

P1
Info Penanya: P10
Dok, saya penyintas covid, sudah sehat sejak april kemarin. Akan tetapi, pada bulan juni saya batuk dan sampai sekarang belum sembuh batuknya. Batuknya tidak terus menerus tapi sesekali, dan ketika batuk bisa sangat gatal tenggorokannya tidak mau berhenti. Lalu, saya juga sering pusing mendadak seolah olah semua berputar, tetapi tidak sampai hitam seperti vertigo, keringat juga muncul ketika pusing tersebut dan apakah saturasi oksigen rendah dapat menimbulkan batuk berkepanjangan dan pusing secara tiba tiba? Lalu apakah ciri-ciri dari saturasi oksigen rendah? Apakah tidak sesak nafas berarti saturasi oksigennya baik? Terima kasih
567 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat siang, AFTerima kasih atas pertanyaannya.Batuk adalah respon dari tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari dalam tenggorokan dan mulut.  Benda asing dapat berupa paparan zat, kuman ataupun virus.  Batuk umumnya akan hilang dalam beberapa hari ketika batuk menetap hingga lebih dari 8 minggu maka dinamakan sebagai batuk kronis. 

Penyebab batuk sering kambuh :

  • Iritasi dan infeksi pada saluran napas bisa karena infeksi virus, bakteri, ataupun adanya alergi.
  • Asma ketika batuk yang tidak membaik setelah adanya infeksi saluran napas.
  • Asam lambung yang naik (GERD) dapat mengiritasi tenggorokan akibat gas yang naik hingga ke tenggorokan.
  • Peradangan pada paru seperti bronkitis, pneumonia, ataupun penyakit paru kronis.
Pusing berputar dapat terjadi karena faktor kelelahan, dehidrasi, gula darah atau tekanan darah turun, kurang tidur, mengalami infeksi, serta daya tahan tubuh menurun. Sedangkan pengukuran saturasi oksigen gunanya untuk melihat persentase hemoglobin yang berikatan dengan oksigen.  Adanya gangguan pada paru ataupun sirkulasi darah ditubuh akan mengakibatkan transportasi oksigen dalam darah terhambat, ini yang membuat saturasi oksigen menurun.  Biasanya saturasi yang menurun akan ditandai dengan sesak napas, detak jantung meningkat, dan menjadi tidak fokus.  Diperlukan penanganan lanjutan jika saturasi berada dibawah 93%.Sementara ini anda dapat mengatasi batuk dengan hindari makanan dan minuman pemicu batuk, istirahat cukup, perbanyak air putih hangat, kelola stres dan cemas, istirahat cukup, tambahkan vitamin, serta olahraga teratur.  Periksa dokter spesialis paru jika batuk sudah lebih dari 8 minggu. Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
penyakit pernapasanbatuksakit kepalagangguan pernapasan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil