18 Oct 2021, 15:30Penyakit Lainnya

mendonorkan ginjal

ES
Info Penanya: ES0
Yang butuh ginjal saya bisa bantu darah O sehat jasmani.
180 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lizsa Oktavyanti
(0)
Selamat malam, EGinjal memiliki dungsi sebagai penyring zat yang berlebih dan berbahaya bagi tubuh, yang nantinya akan dibuang bersamman dengan urin. Kesehatannnya amat penting untuk tubuh. Pada individu yang mengalami gagal ginjal, akan memerlukan cuci darah atau hemodialisa, hingga transplantasi ginjal.Memiliki niat mendonorkan gindajl adalah hal yang mulai. Namun, anda sebaiknya berhati-hati. Karena mendonorkan ginjal tidak boleh memiliki niat agar mendapatkan bayaran, karena anda akan dituntut secara hukum.  Pasal 64 ayat (3) UU 36/2009, yang menyebutkan bahwa organ dan/atau jaringan tubuh dilarang diperjualbelikan dengan dalih apapun.  Pasal 192 UU 36/2009, dalam pasal tersebut dinyatakan bahwa setiap orang yang dengan sengaja memperjualbelikan organ atau jaringan tubuh dengan dalih apa pun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.Untuk mendonorkan ginjal, anda harus mengetahui syarat dan faktor resiko apa yang anda miliki, sebelum anda mendonorkan ginjal anda.

Syarat mendonorkan ginjal :

  • Mendonorkan ginjal atas kesadaran penuh, tidak dibawah tekanan, dan ancaman,
  • Tidak meminta imbalan berupa apapun,
  • Berusia diatas 18 tahun,
  • Sehat fisik dan mental,
  • Memiliki golongan darah yang sama dengan penerima donor,
  • Sehat secara fisik dan mental,
  • Tidak memiliki sakit seperti, sakit ginjal, diabetes, darah tinggi, autoimun, dan sakit yang lainnya,
  • Tidak memiliki riwayat atau sedang dalam sakit kanker,
  • Tidak memiliki sakit infeksi menular seksual, HIV dan AIDS,
  • Memiliki berat badan ideal,
  • Mendapat persetujuan dari keluarga,
  • TIdak memiliki kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol, dan penggunaan zat terlarang.

Resiko menjadi pendonor :

  • Infeksi saat atau setelah oprasi,
  • Kegagalan oprasi,
  • Alergi terhadap obat anastesi ataupun obat lain, dari ruam merah, hingga sesak nafas,
  • Kegagalan anastesi, seperti tidak bangun kembali dari obat anastesi.
  • Darah tinggi,
  • Retensi cairan, atau tertahannnya cairan dalam tubuh, sehingga menyebabkan kaki bengkak, hingga bengkak selutuh tubuh,
  • Proteinuria, atau protein dalam urin.
Semoga membantu.Salam sehat,dr. LizsaBaca juga:Menjual ginjal apakah legal?Saya ingin menjual ginjal
donor ginjalproses donor ginjaltransplantasi ginjal
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil