17 Aug 2020, 01:37Psikologi

Keperawanan, apakah selalu ditandai dengan perdarahan saat berhubungan?

Y
Info Penanya: Y, Wanita0
Dok, saat saya melakukan intim pertama kali dgn suami saya kata suami saya tidak berdarah dan bentuk miss v saya seperti longgar pdhl saya tidak pernah sama sekali melakukannya sblm itu.. Sdh saya jelaskan lalu suami saya bilang "kalo yang tidak berdarah dibilang belum tentu tidak perawan, lalu jika yg berdarah disebut apa?apakah disebut blm tentu tidak perawan jg?"Sekian dokkk konsultasi dan pertanyaan dari saya
21194 Views
3 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Dwiana Ardianti
(0)
Selamat sore, YTerima kasih atas pertanyaan AndaKeperawanan merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menyatakan bahwa seorang wanita belum pernah melakukan hubungan seksual. Keperawatan ini merupakan sebuah norma sosial dan tidak terdapat definisi khusus untuk keperawanan pada sisi medis. Untuk itu, banyak sekali mitos yang beredar tekait dengan keperawanan.Adapun beberapa mitos tersebut diantaranya adalah:
  • Keluarnya darah saat malam pertama menandakan keperawanan
    • Tidak semua wanita mengalami perdarahan saat malam pertama. Perdarahan biasanya terjadi pada wanita yang selaput daranya kecil. Vagina pada wanita merupakan organ yang elastis, sehingga tidak semua wanita mengalami perdarahan.
  • Wanita yang perawan merasakan sakit saat malam pertama
    • Nyeri disebabkan oleh ketegangan otot-otot sekitar sehingga saat dilakukan penetrasi terasa kurang nyaman. Selain itu penterasi dilakukan saat vagina belum terlumasi secara sempurna karena kurangnya foreplay sebelum melakukan hubungan seksual. 
  • Selaput dara yang robek berarti tidak perawan.
    • Selaput dara pada wanita merupakan organ yang sangat tipis dan umumnya ada wanita tidak menutup rapat. Justru, selaput dara yang menutupi liang vagina merupakan kondisi yang tidak normal (hymen imperforata). Selaput dara memang sudah terbuka agar darah menstruasi bisa keluar melalui liang vagina. 
  • Wanita yang tidak punya selaput dara berarti tidak perawan
    • Selaput dara bukanlah organ yang terpenting dalam organ reproduksi wanita. Tidak adanya selaput dara umumnya tidak memberikan efek yang bermakna besar pada organ reproduksi wanita. Tidak memliki selaput dara juga tidak menimbulkan gejala pada seorang wanita. 
Masih banyak berapa mitos terkait dengan keperawanan yang beredar.Jika Anda dan suami Anda berdebat terkait dengan keperawanan bisa melakukan konseling kepada psikolog atau seksolog. Agar tidak terjadi perdebatan yang mengakibatkan adanya permasalahan dalam hubungan rumah tangga Anda.Semoga bermanfaat.
Salam sehat,
 dr. Dian
hubungan seksseksmenjalin hubungan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil