Belvin Drops 15 ml

25 Nov 2020| Dea Febriyani
Belvin drops adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan asam folat.

Deskripsi obat

Belvin drops adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan asam folat. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Belvin drops mengandung zat aktif ferrazone (natrium feredetat) setara dengan fero dan asam folat.
Belvin Drops 15 ml
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaFerrazone (natrium feredetat) setara dengan fero dan asam folat.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 box isi 1 botol @ 15 ml
ProdusenPharos Indonesia

Informasi zat aktif

Asam folat merupakan salah satu komposisi belvin drops.

Asam folat digunakan untuk banyak kondisi lain termasuk depresi, stroke, penurunan daya ingat dan keterampilan berpikir pada orang tua yang lebih dari biasanya untuk usia mereka, dan banyak lainnya. Asam folat dibutuhkan untuk perkembangan tubuh manusia. Ini terlibat dalam menghasilkan materi genetik yang disebut DNA dan dalam berbagai fungsi tubuh lainnya. Folat dan asam folat adalah bentuk vitamin B yang larut dalam air. Makanan yang secara alami tinggi folat termasuk sayuran berdaun (seperti bayam, brokoli, dan selada), asparagus, buah-buahan (seperti pisang, melon, dan lemon) kacang-kacangan, ragi, jamur, daging (seperti hati sapi), jus jeruk, dan jus tomat. Asam folat digunakan untuk mencegah dan mengobati kadar folat darah rendah (defisiensi folat) dan kadar homosistein darah tinggi (hiperhomosisteinemia).

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam folat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari bagian proksimal usus halus. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) Kira-kira 100% (suplemen asam folat); 85% (dengan makanan); 50% (folat makanan). Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) 1 jam (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan ke jaringan tubuh dan disimpan di hati.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati dan plasma menjadi metabolit aktif, 5- methyltetrahydrofolate.
  • Ekskresi: Melalui urine.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengobati atau mencegah anemia defisiensi folat.
  • Mengobati atau mencegah anemia defisiensi besi.
  • Membantu otak, tengkorak, dan sumsum tulang belakang bayi yang belum lahir berkembang dengan baik untuk menghindari masalah perkembangan (cacat tabung saraf) seperti spina bifida.

Natrium Feredetat digunakan untuk mengobati anemia yang disebabkan oleh terlalu sedikit zat besi dalam tubuh yaitu anemia defisiensi besi. Asam folat adalah versi vitamin folat buatan manusia (vitamin B9). Asam folat dapat membantu tubuh memelihara sel darah merah yang sehat dan ditemukan dalam makanan tertentu. Asam folat membantu tubuh Anda memproduksi dan memelihara sel-sel baru dan membantu mencegah perubahan DNA yang dapat menyebabkan kanker.

Komposisi obat

  • Ferrazone (natrium feredetat) setara dengan fero (Fe) 12,5 mg.
  • Asam folat 50 mcg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 ml sirup sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sebelum atau bersama makanan.

Efek samping obat

  • Mual.
    Minumlah banyak air yang cukup mencegah terjadinya dehidrasi akibat kehilangan cairan tubuh yang ditandai dengan penurunan frekuensi buang air kecil dan jumlah urin serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari makanan pedas.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Konsultasikan dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat diare tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Kehilangan nafsu makan.
    Makanlah dalam porsi kecil lebih sering dari biasanya. Konsumsi makanan bergizi yang tinggi kalori dan protein, seperti buah kering dan kacang-kacangan.
  • Kembung atau angin.
    Makan dan minum perlahan, serta lakukan olahraga teratur. Jika gejalanya semakin parah, segera konsultasi pada dokter Anda.
  • Kram perut.
  • Ruam.
  • Gangguan tidur.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Jika Anda menderita kekurangan darah akibat sel darah merah yang hancur (anemia hemolitik).
  • Jika Anda memiliki penyakit penyimpanan atau penyerapan zat besi.
  • Jika Anda memiliki penyakit gastrointestinal.
  • Jika seorang anak telah mengonsumsi natrium feredetat dalam waktu yang lama atau dalam dosis tinggi karena ini dapat menyebabkan penumpukan racun di dalam tubuh.
  • Feses menjadi hitam dan dapat mengganggu hasil tes pada tinja.

Kategori kehamilan

Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak menggangu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap natrium feredetat atau asam folat.
  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap sediaan yang mengandung zat besi.
  • Pasien yang memiliki kelainan di mana terjadi penyerapan dan penyimpanan yang berlebihan (hemokromatosis besi atau hemosiderosis).
  • Pasien yang sedang menjalani terapi dengan suntikan zat besi.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Fenitoin, fenobarbital, pirimidon, dan fosfenitoin.
    Mengonsumsi asam folat dan fenitoin dapat menurunkan efektivitas fenitoin dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kejang.
  • Metotreksat.
    Mengonsumsi asam folat bersama dengan metotreksat dapat menurunkan efektivitas metotreksat.
  • Pirimetamin.
    Asam folat dapat menurunkan keefektifan pirimetamin untuk mengobati infeksi parasit.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter Anda jika efek samping seperti:

  • Mual.
  • Perut kembung.
  • Penurunan nafsu makan mengganggu atau tidak hilang.

Medicines. https://www.medicines.org.uk/emc/product/2563/pil#gref
Diakses pada 19 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1017/folic-acid
Diakses pada 19 Oktober 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/folic-acid/
Diakses pada 19 Oktober 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/f039.html
Diakses pada 19 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email