Cavea Tablet

25 Nov 2020| Dea Febriyani
Cavea tablet adalah suplemen untuk mengatasi kekurangan kalsium dan vitamin D saat hamil.

Deskripsi obat

Cavea tablet adalah suplemen untuk mengatasi kekurangan kalsium dan vitamin D pada masa kehamilan dan menyusui. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Cavea tablet mengandung zat aktif kalsium hidrogen fosfat dihidrat dan kolekalsiferol.
Cavea Tablet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaKalsium hidrogen fosfat dihidrat dan kolekalsiferol.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 tablet
ProdusenPrima Medika Laboratories

Informasi zat aktif

Kalsium dapat digunakan dalam pencegahan dan pengobatan keadaan kekurangan kalsium dan juga digunakan sebagai tambahan dalam pencegahan dan pengobatan osteoporosis. Vitamin D adalah sterol yang larut dalam lemak. Hal ini diperlukan untuk mempertahankan kadar kalsium dan fosfat serta mineralisasi tulang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kalsium sitrat dan vitamin D diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Sekitar 33% kalsium oral diserap melalui pemindahan energi untuk mengeluarkan dan memasukan ion (transpor aktif) dan berpindahnya suatu zat yang berkonsentrasi tinggi menuju zat yang memiliki konsentrasi lebih rendah (difusif pasif) di usus halus. Vitamin D diserap dengan baik dari saluran cerna dengan adanya empedu.
  • Distribusi: Kalsium didistribusi ke jaringan rangka, ASI, serta melintasi plasenta. Vitamin D didistribusi di dalam darah. Dapat disimpan dalam jaringan adiposa dan otot untuk waktu yang lama.
  • Metabolisme: Vitamin D3 diubah di hati menjadi 25-hidroksikolekasiferol, kemudian diubah kembali di ginjal untuk membentuk metabolit aktif 1,25-dihidroksikolekasiferol.
  • Ekskresi: Kalsium yang tidak terserap terutama dikeluarkan melalui feses. Kalsium yang diserap berlebih dikeluarkan melalui urin. Vitamin D terutama diekskresikan di empedu dan feses.

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi kekurangan kalsium dan vitamin D pada masa hamil dan menyusui, seperti:

  • Kerapuhan tulang (osteoporosis).
  • Kelainan pada tulang (osteomalasia).
  • Tulang lunak dan lemah pada anak (rakitis).
  • Fosfat terlalu tinggi dalam darah (hiperfosfatemia).

Kalsium dan vitamin D keduanya penting untuk tulang yang sehat dan kuat. Kalsiferol adalah sejenis vitamin D. Vitamin D sebagian besar dibuat di kulit Anda melalui paparan sinar matahari, tetapi Anda juga mendapatkannya dari makanan Anda. Makanan yang mengandung kalsiferol adalah ikan yang berminyak seperti sarden, salmon dan tuna serta telur. Tubuh Anda membutuhkan pasokan vitamin D yang cukup agar dapat menyerap kalsium yang Anda makan atau minum dalam makanan Anda. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan nyeri dan menyebabkan peningkatan risiko penipisan tulang (osteoporosis).

Komposisi obat

  • Kalsium hidrogen fosfat dihidrat 500 mg.
  • Kolsekalsiferol (vitamin D3) 133 IU.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 tablet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Sakti perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering dapat membantu. Letakkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda juga dapat membantu.
  • Sulit buang air besar (konstipasi).
    Konsumsi banyak makanan yang berserat tinggi seperti buah dan sayuran segar serta sereal, dan minum banyak air. Berolahraga misalnya dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Hubungi dokter atau apoteker Anda jika ini tidak membantu.
  • Perut kembung.
  • Tingginya kadar kalsium.
  • Terlalu banyak vitamin D dapat menyebabkan kadar kalsium tinggi yang berbahaya.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan kadar vitamin D yang tinggi dalam tubuh (hypervitaminosis D).
  • Pasien dengan kadar kalsium dalam darah yang tinggi (hiperkalsemia).
  • Pasien dengan kondisi apa pun yang membuat tubuh Anda sulit menyerap nutrisi dari makanan (malabsorpsi).

Kategori kehamilan

Kalsium
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak menggangu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.

Vitamin D.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan novakal kaplet kapsul pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita fenilketonuria.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Kalsitriol dan ergokalsiferol.
    Menggunakan kolekalsiferol bersama dengan kalsitriol umumnya harus dihindari kecuali disarankan oleh dokter Anda. Kedua obat ini adalah bentuk vitamin D, dan mengonsumsi terlalu banyak vitamin D dapat menyebabkan efek racun (toksik) terkait dengan kadar kalsium yang berlebihan dalam darah dan urin, seperti irama jantung tidak teratur, kejang, batu ginjal, dan akhirnya pengapuran pembuluh darah.
  • Seftriakson.
    Pemberian seftriakson dan kalsium intravena dapat menyebabkan kerusakan yang mengancam jiwa pada paru-paru dan ginjal. Kalsium tidak boleh diberikan secara intravena dalam waktu 48 jam setelah ceftriaxone intravena.
  • Siprofloksasin, enoksasin, norfloksasin, sparfloksasin, trovafloksasin.
    Kalsium dapat menurunkan kadar antibiotik yang diserap tubuh Anda. Mengonsumsi kalsium bersama dengan beberapa antibiotik dapat menurunkan keefektifan beberapa antibiotik. Untuk menghindari interaksi ini, minum suplemen kalsium setidaknya 1 jam setelah mengonsumsi antibiotik.
  • Demeklosiklin, minosiklin, tetrasiklin.
    Kalsium dapat berinteraksi pada beberapa antibiotik yang disebut tetrasiklin di perut sehingga mengurangi jumlah tetrasiklin yang dapat diserap. Mengonsumsi kalsium dengan tetrasiklin dapat menurunkan efektivitas tetrasiklin. Untuk menghindari interaksi ini, konsumsi kalsium 2 jam sebelum atau 4 jam setelah minum tetrasiklin.
  • Kalsipotrien.
    Kalsipotrien adalah obat yang mirip dengan vitamin D. Vitamin D membantu tubuh Anda menyerap kalsium. Mengonsumsi suplemen kalsium bersama dengan kalsipotrien dapat menyebabkan tubuh memiliki terlalu banyak kalsium.
  • Digoksin.
    Kalsium dapat memengaruhi jantung Anda. Digoksin digunakan untuk membantu jantung Anda berdetak lebih kuat. Mengoonsumsi kalsium bersama dengan digoksin dapat meningkatkan efek digoksin dan menyebabkan detak jantung tidak teratur. Jika Anda mengonsumsi digoksin, bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen kalsium.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sedikit atau tidak ada buang air kecil.
  • Pembengkakan dan penambahan berat badan yang cepat.
  • Kadar kalsium yang tinggi dalam darah Anda yang ditandai dengan mual, muntah, sembelit, peningkatan rasa haus atau buang air kecil, kelemahan otot, nyeri tulang, kebingungan, kurang energi, atau merasa lelah.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/calcium%20citrate%20+%20vitamin%20d3?mtype=generic
Diakses pada 19 Oktober 2020

Patient. https://patient.info/medicine/calcium-with-colecalciferol#nav-4
Diakses pada 19 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-781/calcium
Diakses pada 19 Oktober 2020

WebMD https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6152/cholecalciferol-vitamin-d3-oral/details
Diakses pada 19 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/cholecalciferol.html
Diakses pada 19 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email