Cereton Kapsul

16 Des 2020| Ajeng Prahasta
Cereton kapsul adalah suplemen untuk menjaga kesehatan fungsi otak

Deskripsi obat

Cereton kapsul adalah suplemen untuk menjaga kesehatan fungsi otak dan memperbaiki sirkulasi darah. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas.

Cereton kapsul mengandung ekstrak ginkgo biloba, dimethylaminoethanol, ekstrak kulit batang pohon cemara, dan niacinamide. Suplemen ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga otak, mata, telinga, dan kaki dapat berfungsi lebih baik. Selain itu suplemen ini juga memiliki peran sebagai antioksidan yang dapat memperlambat penyakit pada otak. Penyakit pada otak dapat menyebabkan penurunan kemampuan bicara, berpikir, dan daya ingat (penyakit Alzheimer).

Cereton Kapsul
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaEkstrak ginko biloba, dimethylaminoethanol, ekstrak kulit batang pohon cemara, dan niacinamide.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 box isi 5 strip @ 6 kapsul
ProdusenMeprofarm

Informasi zat aktif

Niacinamide merupakan salah satu komponen dari Cereton kapsul.

Niacinamide ditemukan pada banyak makanan, misalnya ragi, daging, ikan, susu, telur, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan sereal biji-bijian. Niacinamide bekerja langsung pada pembuluh darah dengan cara melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, niacinamide diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap cepat dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas di jaringan tubuh; niacin muncul dalam ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme oleh hati menjadi metabolit aktif.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat) obat

  • Menjaga kesehatan fungsi otak.
  • Memperbaiki peredaran darah.

Ekstrak ginkgo biloba bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga mempertajam ingatan dan cara berfikir. Dimethylaminoethanol dapat menenangkan pikiran, serta meningkatkan fungsi memori dan kecerdasan. Eksrak kulit batang pohon cemara merupakan antioksidan yang mampu meningkatkan performa saat beraktivitas sehari-hari. Sementara, niacinamide mampu menjaga sistem kesehatan jantung, otak, dan pembuluh darah.

Komposisi obat

  • Ekstrak ginkgo biloba 60 mg.
  • Dimethylaminoethanol (DMAE) 100 mg.
  • Ekstrak kulit batang pohon cemara (pine bark extract) 60 mg.
  • Niacinamide 20 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1-2 kapsul/hari.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Ruam pada kulit.
  • Peradangan pada pembuluh darah kecil (purpura).
  • Mimisan (epistaksis).

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat sejuk dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Pasien yang mengalami kejang.
  • Lakukan pemantauan waktu perdarahan selama penggunaan suplemen ini.
  • Pasien yang akan menjalani operasi atau prosedur pembedahan.

Kategori kehamilan

Niacinamide merupakan salah satu komponen dalam Cereton kapsul.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Cereton kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen suplemen ini.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang mengalami perdarahan.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ibuprofen.
    Ginkgo bisa memperlambat pembekuan darah, begitu juga dengan ibuprofen. Mengonsumsi ginkgo dengan obat ini dapat membuat pembekuan darah menjadi terlalu lambat dan meningkatkan kemungkinan memar dan pendarahan.
  • Obat yang memperlambat pembekuan darah (antikoagulan), seperti aspirin, warfarin, dan clopidogrel.
    Mengonsumsi ginkgo bersama obat-obatan yang juga memperlambat pembekuan dapat meningkatkan kemungkinan memar dan pendarahan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami reaksi alergi dan hentikan penggunaan setidaknya 2 minggu sebelum menjalani operasi.

Sesuai kemasan per November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-333/ginkgo
Diakses pada 18 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/dvt/news/20050812/pine-bark-extract-may-prevent-leg-clots
Diakses pada 18 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1534/niacinamide
Diakses pada 18 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email