Diagard Nutrimax Kapsul

21 Des 2020| Dea Febriyani
Diagard Nutrimax kapsul adalah suplemen untuk membantu memelihara kesehatan pasien diabetes

Deskripsi obat

Diagard Nutrimax kapsul adalah suplemen untuk membantu memelihara kesehatan pasien diabetes. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas.
Diagard Nutrimax kapsul mengandung chromemate, ekstrak daun brotowali (Tinospora crispa), zinc, ekstrak daun gurmar (gymnema sylvestre), ekstrak pare (Momordica charantia), dan alpha-lipoic acid atau asam lipoat. Kombinasi bahan-bahan herbal dan mineral tersebut dapat bekerja secara sinergis untuk menetralkan kadar gula darah, menghambat penyerapan gula di usus, meningkatkan produksi dan kerja insulin, mencegah kerusakan pankreas, serta memiliki sifat sebagai antioksidan untuk menangkal efek radikal bebas di tubuh.

Diagard Nutrimax Kapsul
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaChromemate, ekstrak daun brotowali (Tinospora crispa), zinc, ekstrak daun gurmar (gymnema sylvestre), ekstrak pare (Momordica charantia), dan alpha-lipoic acid.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 botol @ 30 kapsul
ProdusenSuryaprana Nutrisindo

Informasi zat aktif

Zinc adalah salah satu komposisi dari Diagard Nutrimax kapsul.

Zinc adalah suplemen mineral. Zinc adalah senyawa kimia (kofaktor) dari berbagai enzim yang terlibat dalam pembelahan dan pertumbuhan sel, penghilangan radikal bebas berbahaya, perkembangan sel normal, serta pemeliharaan sistem kekebalan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zinc diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Tidak terserap secara sempurna di saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 20-30%.
  • Distribusi: Tersebar luas ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tertinggi di otot, tulang, kulit, mata, dan prostat. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 55%, terikat pada albumin 40%.
  • Ekskresi: Dibuang melalui feses. Jumlah kecil melalui urine dan keringat.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengontrol kadar gula darah.
  • Mengoptimalkan fungsi pankreas yang merupakan penghasil hormon insulin.
  • Mencegah komplikasi dan mempercepat penyembuhan luka akibat diabetes, misalnya gatal, koreng, dan gangrene, yaitu kondisi ketika sebagian jaringan tubuh mati akibat tersumbatnya aliran darah.
  • Membantu meredakan nyeri.

Chromemate berisi kromium yang merupakan faktor penting untuk meningkatkan aktivitas insulin dalam mengontrol kadar gula darah.
Ekstrak daun brotowali (Tinospora crispa) adalah tumbuhan obat yang digunakan untuk mengobati diabetes. Tumbuhan ini mampu merangsang produksi insulin, sehingga dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
Zinc memiliki peran penting dalam produksi dan penyimpanan insulin, serta dalam metabolisme karbohidrat. Zinc juga mungkin dapat membantu mencegah diabetes sejak awal.
Ekstrak daun gurmar (gymnema sylvestre) dapat membantu menekan keinginan mengonsumsi gula, serta menurunkan kadar gula darah tinggi. Tanaman ini juga berperan dalam pengobatan diabetes karena dapat merangsang pengeluran insulin dan meningkatkan kesehatan sel pankreas, yang pada akhirnya dapat membantu menurunkan gula darah.
Ekstrak pare (Momordica charantia) digunakan secara tradisional sebagai makanan dan obat herbal untuk menurunkan tekanan gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Alpha-lipoic acid dapat membantu mengatasi kerusakan saraf (neuropati) yang disebabkan diabetes atau pengobatan kanker.

Komposisi obat

  • Chromemate (chromium) 200 mcg.
  • Ekstrak daun brotowali (Tinospora crispa) 50 mg.
  • OptiZinc (zinc) 15 mg.
  • Ekstrak daun gurmar (gymnema sylvestre) 100 mg.
  • Ekstrak pare (Momordica charantia) 50 mg.
  • Alpha-lipoic acid 150 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kapsul/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran dokter.

Efek samping obat

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis karena minuman mengandung gula dapat membantu menenangkan perut.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Gangguan tidur.
  • Gangguan nafsu makan.
  • Gula darah terlalu rendah.
  • Kulit kemerahan (ruam).

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kondisi perilaku atau kejiwaan, seperti depresi, kecemasan, atau gangguan mental (skizofrenia).
  • Pasien yang menjalani prosedur cuci darah (hemodialisis).
  • Pasien penderita HIV (human immunodeficiency virus)/AIDS (acquired immune deficiency syndrome).
  • Pasien penderita sindrom tubuh sulit menyerap nutrisi.
  • Pasien penderita penyakit tiroid.
  • Kadar gula darah dapat turun terlalu rendah.
  • Hentikan penggunaan setidaknya 2 minggu sebelum operasi.

Kategori kehamilan

Alpha-lipoic acid:
Kategori N: Keamanan penggunaan Diagard Nutrimax kapsul pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Zinc:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Diagard Nutrimax kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen suplemen ini.
  • Pasien penderita penyakit hati dan ginjal.
  • Pasien penderita kanker prostat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Insulin.
    Penggunaan suplemen ini bersama insulin dapat menurunkan kadar gula darah menjadi terlalu rendah.
  • Levothyroxine.
    Penggunaan suplemen ini bersama levothyroxine dapat menurunkan efektivitas levothyroxine.
  • Ciprofloxacin, enoxacin, norfloxacin, sparfloxacin, trovafloxacin, and grepafloxacin.
    Penggunaan bersama antibiotik di atas, dapat menurunkan efektivitas obat-obatan tersebut.
  • Obat untuk terapi kanker (kemoterapi).
    Penggunaan suplemen ini bersama obat kemoterapi dapat menurunkan efektivitas kemoterapi dalam mengobati kanker.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Reaksi yang sangat buruk, seperti sesak dada, demam, gatal, batuk parah, warna kulit biru, kejang, serta pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • Tanda-tanda gula darah rendah, seperti rasa lapar, pusing, gemetar, detak jantung cepat, kebingungan, atau berkeringat.
  • Muntah.
  • Kotoran lunak.
  • Sakit kepala sangat parah.
  • Memuntahkan darah atau cairan coklat tua yang terlihat seperti bubuk kopi.

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-932/chromium
Diakses pada 24 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/npc/chromium.html
Diakses pada 24 November 2020

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/chromium-for-depression-1066922#possible-side-effects
Diakses pada 24 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/npp/tinospora.html
Diakses pada 24 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-982/zinc
Diakses pada 24 November 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/gymnema-sylvestre-benefits#TOC_TITLE_HDR_9
Diakses pada 24 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-841/gymnema
Diakses pada 24 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-795/bitter-melon
Diakses pada 24 November 2020

RxList. https://www.rxlist.com/consumer_bitter_melon_balsam_apple_balsam_pear/drugs-condition.ht
Diakses pada 24 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email