Durol Kids Sirup 100 ml

16 Des 2020| Ajeng Prahasta
Durol Kids sirup adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin anak

Deskripsi obat

Durol Kids sirup adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks, mineral, dan zat besi pada anak yang mengalami anemia. Kondisi anemia pada anak-anak dapat menyebabkan terjadinya gangguan pertumbuhan fisik dan gangguan kecerdasan. Mengonsumsi suplemen yang mengandung zat besi dapat membantu proses pembentukan sel darah merah (hemoglobin) yang akan mencegah terjadinya anemia pada anak-anak.
Durol Kids sirup mengandung zat aktif zat besi (ferrazone), vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, nicotinamide, asam pantotenat, asam folat, dan mangan sulfat. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas.

Durol Kids Sirup 100 ml
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaZat besi (ferrazone), vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, nicotinamide, asam pantotenat, asam folat, dan mangan sulfat.
Kelas terapiAntianemia.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 100 ml
ProdusenActavis Indonesia

Informasi zat aktif

Zat besi mengantarkan oksigen melalui hemoglobin atau sel darah merah. Senyawa ini digunakan sebagai sumber zat besi karena menggantikan zat besi yang terdapat pada sel darah merah, mioglobin, dan enzim lainnya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zat besi diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap terutama di usus dua belas jari (duodenum) dan uaua koaong (jejunum) bagian atas.
  • Distribusi: Diangkut ke sumsum tulang.
  • Ekskresi: Melalui urine, keringat, mukosa usus, dan menstruasi.

Asam folat dibutuhkan untuk perkembangan tubuh manusia. Ini terlibat dalam menghasilkan materi genetik yang disebut DNA dan dalam berbagai fungsi tubuh lainnya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam folat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari bagian usus halus. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) kira-kira 100% (suplemen asam folat); 85% (dengan makanan); 50% (folat makanan). Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) selama 1 jam.
  • Distribusi: Didistribusikan ke jaringan tubuh dan disimpan di hati, memasuki ASI. Terikat secara luas pada protein plasma.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati dan plasma menjadi metabolit aktif.
  • Ekskresi: Melalui urine.

Vitamin B1 atau tiamin penting dalam pemecahan karbohidrat dari makanan menjadi produk yang diperlukan tubuh. Vitamin B1 ditemukan dalam makanan seperti sereal, biji-bijian, daging, kacang-kacangan, dan kacang polong.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B1 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan setelah pemberian melalui mulut (oral).
  • Distribusi: Tersebar luas di sebagian besar jaringan tubuh dan memasuki ASI.
  • Ekskresi: Kelebihan tiamin diekskresikan dalam urine sebagai metabolit dan obat tidak berubah.

Riboflavin (vitamin B2) dibutuhkan untuk pemanfaatan energi dari makanan. Ini penting untuk respirasi jaringan normal. Itu juga diperlukan untuk aktivasi piridoksin dan perubahan triptofan menjadi asam nikotinat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B2 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan bagian atas.
  • Distribusi: Tersebar luas, termasuk sel darah merah atau eritrosit dan hati. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Ekskresi: Sekitar 9% dikeluarkan dalam urine sebagai obat tidak berubah. 

Vitamin B6 penting untuk banyak proses dalam tubuh. Vitamin B6 diperlukan untuk fungsi gula, lemak, dan protein yang tepat dalam tubuh. Ini juga diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak, saraf, kulit, dan banyak bagian tubuh lainnya. Vitamin B6 terjadi secara alami dalam makanan seperti daging, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, pisang, dan alpukat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B6 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan setelah pemberian melalui mulut.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme terutama di hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Vitamin B12 diperlukan untuk fungsi dan perkembangan otak, saraf, sel darah, dan banyak bagian tubuh lainnya. Vitamin B12 merupakan vitamin esensial. Artinya tubuh membutuhkan vitamin B12 untuk bekerja dengan baik. Vitamin B12 dapat ditemukan dalam makanan seperti daging, ikan, dan produk susu.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B12 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap melalui saluran pencernaan.
  • Distribusi: Di dalam darah, didistribusikan dan disimpan di hati dan sumsum tulang. Melintasi plasenta dan sejumlah kecil masuk ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Melalui empedu dan melalui urine.

Mangan adalah mineral untuk membantu proses metabolisme dalam tubuh. Mangan merupakan enzim yang aktif membantu proses metabolisme asam amino, karbohidrat, dan kolesterol.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, mangan diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap 3 hingga 50%.
  • Ekskresi: Terutama melalui empedu, tetapi dapat dieliminasi dalam pankreas atau dikembalikan ke usus dua belas jari (duodenum), dan usus kosong (jejunum).

Nicotinamide adalah turunan vitamin B3 yang dapat ditemukan dalam makanan seperti ikan, susu, daging, telur, sayura, dan kacang-kacangan. Vitamin ini dapat digunakan untuk mengatasi kolesterol yang tinggi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, nicotinamide diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran saluran pencernaan. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) 20-70 menit.
  • Distribusi: Tersebar luas di jaringan tubuh. Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 45 menit.

Indikasi (manfaat) obat

  • Membantu memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks, mineral, dan zat besi.
  • Mencegah terjadinya anemia pada anak-anak.

Zat besi, vitamin B kompleks, dan asam folat memiliki berbagai peran penting dalam tubuh, termasuk membantu proses pembentukan sel darah merah yang dapat mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Pasien yang mengalami anemia akan merasa lemas dan mudah lelah. Itu sebabnya, penderita anemia membutuhkan asam pantotenat yang dapat menggunakan karbohidrat, protein, dan lipid dengan benar, sehingga menghasilkan energi untuk tubuh.

Komposisi obat

Tiap 5 ml:

  • Zat besi (ferrazone) 66,3 mg.
  • Vitamin B1 0,8 mg.
  • Vitamin B2 0,5 mg.
  • Vitamin B6 0,3 mg.
  • Vitamin B12 0,0003 mg.
  • Nicotinamide 4,2 mg.
  • Asam folat 0,2 mg.
  • Mangan sulfat 0,7 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Anak-anak: 1 sendok takar 5 ml sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Konsumsilah dengan makanan untuk proses penyerapan yang lebih baik, serta mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Efek samping obat

  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Jika Anda mengalami gejala dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat, segera hubungi dokter Anda. Hindari mengonsumsi obat lain untuk menghentikan diare tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter terlebih dahulu.
  • Mual atau muntah.
    Konsumsi makanan ringan dan hindari makanan berat. Minumlah obat ini setelah makan. Minum banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang. Jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk, hubungi dokter Anda.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Konsumsi banyak makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minum banyak air. Berolahraga misalnya dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Hubungi dokter atau apoteker Anda jika cara ini tidak membantu.
  • Feses berwarna kehitaman.
  • Gangguan pencernaan.

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu 25-30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Hindari penggunaan pada pasien penderita kekurangan darah akibat penghancuran sel darah merah lebih cepat dibandingkan pembentukannya (anemia hemolitik). Hal ini bisa menimbulkan kelebihan zat besi.
  • Pasien yang menerima zat besi melalui mulut (oral) atau suntikan.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal.
  • Pasien penderita anemia karena kekurangan zat besi.
  • Penggunaan zat besi dapat menyebabkan feses berwarna kehitaman.

Kategori kehamilan

Zat besi, asam folat, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, asam pantotenat, dan nicotinamide.
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama, maupun trimester selanjutnya.

Bila dikonsumsi dalam dosis berlebihan:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Durol Kids sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap suplemen obat ini.
  • Pasien yang mengalami penumpukan zat besi dalam tubuh.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antibiotik.
    Penggunaan suplemen ini bersama antibiotik dapat menyebabkan penurunan kadar dan efektivitas antibiotik dalam melawan infeksi.
  • Obat untuk menetralkan asam lambung (antasida).
    Penggunaan suplemen ini bersama antasida dapat menurunkan absorpsi zat besi, sehingga efektivitas suplemen dalam mengatasi anemia akan berkurang.
  • Fosfat adalah obat yang digunakan untuk memperkuat dan membantu pembentukan tulang serta gigi.
    Penggunaan suplemen ini bersama fosfat dapat menyebabkan penurunan absorpsi fosfat, sehingga efektivitasnya akan berkurang.
  • Penicillamine.
    Garam besi dapat menurunkan penyerapan penicillamine jika dikonsumsi secara bersamaan, sehingga menurunkan kadar dan efektivtias obat tersebut dalam meredakan pembengkakan dan nyeri pada sendi.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami sakit perut parah, feses berdarah, berlendir, atau berwarna merah cerah, batuk darah, mual, serta muntah parah atau muntah terlihat seperti bubuk kopi.

Sesuai kemasan per November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/ferrous_sulfate.html#:~:text=Ferrous%20Sulfate%20is%20an%20essential,listed%20in%20this%20medication%20guide.
Diakses pada 18 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1426/vitamin-b-1-oral/details
Diakses pada 18 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6044/riboflavin-vitamin-b2-oral/details
Diakses pada 18 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5427/pyridoxine-vitamin-b6-oral/details
Diakses pada 18 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-926/vitamin-b12
Diakses pada 18 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-853/pantothenic-acid-vitamin-b5
Diakses pada 18 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8334/folic-acid-oral/details
Diakses pada 18 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-912/iron
Diakses pada 18 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8050/manganese-sulfate-bulk/details
Diakses pada 18 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email