Eftian Sirup 60 ml

25 Nov 2020| Dea Febriyani
Eftian sirup adalah suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap infeksi saluran pernapasan.

Deskripsi obat

Eftian sirup adalah suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap infeksi saluran pernapasan. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Eftian sirup mengandung Echinacea purpurea, zink pikolinat, selenium.

Eftian Sirup 60 ml
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaEchinacea purpurea, zink pikolinat, dan selenium.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 box isi 1 botol @ 60 ml
ProdusenPharos Indonesia

Informasi zat aktif

Zink dan selenium adalah sebagian dari komposisi eftian sirup.

Zink adalah suplemen mineral. Zink adalah kofaktor dari berbagai enzim yang terlibat dalam pembelahan dan pertumbuhan sel, penghilangan radikal bebas berbahaya, dan perkembangan normal serta pemeliharaan sistem kekebalan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zink diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Tidak terserap secara sempurna di saluran pencernaan. Penyerapan berkurang dengan fitat. Ketersediaan hayati: Sekitar 20-30%.
  • Distribusi: Tersebar luas ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tertinggi di otot, tulang, kulit, mata, dan cairan prostat. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 55% terikat pada albumin; 40% terikat pada alfa-1-globulin.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses. Jumlah kecil melalui urine dan keringat.

Selenium adalah elemen jejak penting dan berfungsi sebagai mekanisme pertahanan untuk stres oksidatif, untuk pengaturan aktivitas hormon tiroid dan status redoks vitamin C dan molekul lainnya. Dalam makanan, selenium sering ditemukan sebagai asam amino selenomethionine dan selenocysteine serta turunannya. Ada beberapa bentuk selenium tambahan mis. ragi selenium tinggi, L-selenomethionine, sodium selenate, sodium selenite dan selenious acid.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, selenium diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Tersimpan di sel darah merah, hati, limpa, jantung dan kuku.
    Ekskresi: Diekskresikan dalam urin sebagai metabolit dan feses yang dimetilasi (tingkat lebih rendah).

Indikasi (manfaat) obat

  • Membantu memelihara daya tahan tubuh.
  • Melawan infeksi, terutama flu, dan infeksi saluran pernapasan bagian atas lainnya.
  • Mengatasi infeksi lain termasuk infeksi saluran kemih, infeksi jamur vagina, herpes, HIV/AIDS, virus papiloma manusia (HPV), infeksi aliran darah (septikemia), peradangan pada amandel (tonsilitis), infeksi streptokokus, sifilis, tifus, malaria, infeksi telinga, flu babi, kutil, dan infeksi hidung dan tenggorokan yang disebut difteri.
  • Mengatasi gangguan kecemasan, jumlah sel darah putih rendah, sindrom kelelahan kronis (CFS), peradangan sendi yang disebabkan karena kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendi (rheumatoid arthritis), migrain, gangguan pencernaan asam, nyeri, pusing, gangguan attention deficit-hyperactivity disorder (ADHD), dan meningkatkan kinerja olahraga.

Echinacea adalah nama sekelompok tumbuhan berbunga dalam keluarga daisy. Echinacea banyak digunakan untuk melawan infeksi, terutama flu biasa, flu, dan infeksi saluran pernapasan atas lainnya. Beberapa orang menggunakan Echinacea saat gejala awal masuk angin untuk mencegah berkembangnya flu.
Zink adalah mikronutrien penting yang sangat penting untuk hampir setiap aspek kesehatan. Zink pikolinat adalah garam seng dari asam pikolinat yang bermanfaat untuk mengobati dan mencegah kekurangan zink. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tubuh Anda dapat menyerap zink pikolinat lebih baik daripada jenis seng lainnya.
Selenium adalah mineral yang ditemukan di dalam tanah. Selenium secara alami muncul di air dan beberapa makanan. Selenium bergabung dengan protein dalam tubuh untuk membentuk antioksidan yang disebut selenoprotein, yang membantu melindungi sel-sel dalam tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas. Selenium juga penting untuk fungsi tiroid normal, reproduksi, dan sintesis DNA.

Komposisi obat

  • Echinacea purpurea 500 mg.
  • Zink pikolinat 5 mg.
  • Selenium 15 mcg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Anak-anak usia 1-2 tahun: ½ sendok takar 5 ml (2,5ml) sebanyak 1 kali/hari.
  • Anak-anak usia 2 tahun ke atas: 1 sendok takar 5 ml sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Efek samping obat

  • Muntah.
    Minumlah banyak cairan yang cukup, untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urin serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Tetaplah konsumsi makanan sederhana, hindari makanan kaya rasa seperti makanan pedas.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Mual.
    Cobalah mengonsumsi makanan ringan dan jangan mengonsumsi makanan berat atau pedas. Cobalah konsumsi obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala terus berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda mengalami efek samping seperti pusing.
  • Mulut kering.
    Cobalah untuk mengonsumsi permen karet bebas gula atau permen bebas gula.
  • Pada penggunaan dosis tinggi dapat menyebabkan terjadinya gangguan perut ringan atau reaksi alergi.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Demam.
  • Sakit tenggorokan.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit autoimun.
  • Konsultasikan ke dokter jika sedang terapi mengonsumsi obat lain.
  • Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi.
  • Tidak dianjurkan untuk penggunaan selama 8 minggu ke atas.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori N: Keamanan penggunaan eftian sirup pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penyakit yang terkena infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Mycobacterium tuberculosis (tuberkulosis).
  • Pasien yang menderita gangguan saraf pada otak, mata, dan tulang belakang (multiple sklerosis).
  • Pasien dengan jumlah sel darah putih yang terlalu banyak dalam tubuh (leukosis).
  • Pasien dengan penyakit acquired immunodeficiency syndrome (AIDS).
  • Pasien penderita penyakit autoimun.
  • Pasien penderita penyakit kolagen.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Lovastatin, klaritromisin, siklosporin, diltiazem, estrogen, indinavir, triazolam, dan banyak lainnya.
    Mengonsumsi Echinacea bersama dengan beberapa obat dapat meningkatkan efek dan efek samping dari beberapa obat.
  • Klozapin, siklobenzaprin, fluvoksamine, haloperidol, imipramine, meksiletin, olanzapin, pentazokin, propranolol, takrin, teofilin, zileuton, zolmitriptan, dan lainnya.
    Echinacea dapat menurunkan seberapa cepat hati rusak beberapa obat.
    Mengambil Echinacea bersama dengan beberapa obat dapat meningkatkan efek dan efek samping dari beberapa obat.
  • Kafein.
    Mengonsumsi Echinacea bersama dengan kafein dapat menyebabkan terlalu banyak kafein dalam aliran darah dan meningkatkan risiko efek samping. Efek samping yang umum termasuk gelisah, sakit kepala, dan detak jantung cepat.
  • Azathioprin, basiliksimab, siklosporin, daklizumab, muromonab-CD3, mikofenolat, takrolimus, sirolimus, prednison, kortikosteroid, dan lain-lain.
    Echinacea dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mengonsumsi Echinacea bersama dengan beberapa obat yang menurunkan sistem kekebalan dapat menurunkan efektivitas obat yang menurunkan sistem kekebalan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Kekurangan energi.
  • Merasa mudah tersinggung atau sangat lelah.
  • Rambut rontok.
  • Ruam ringan.
  • Kuku rapuh atau nyeri, atau garis putih pada kuku.
  • Tremor.
  • Perasaan pusing.
  • Nyeri otot.
  • Kemerahan.
  • Rasa logam.
  • Bau mulut.
  • Bau badan yang kuat.
  • Mudah memar atau berdarah.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/selenium?mtype=generic
Diakses pada 19 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-981/echinacea
Diakses pada 19 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/supplement-guide-selenium#1-2
Diakses pada 19 Oktober 2020

MedicalNewsToday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/287842
Diakses pada 19 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/selenium.html
Diakses pada 19 Oktober 2020

EverydayHeaalth. https://www.everydayhealth.com/drugs/selenium
Diakses pada 19 Oktober 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/rock_rose/supplements.htm
Diakses pada 19 Oktober 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/echinacea#benefits
Diakses pada 19 Oktober 2020

Emedicinehealth. https://www.emedicinehealth.com/echinacea/vitamins-supplements.htm
Diakses pada 19 Oktober 2020

MedicalNewsToday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/252684#takeaway
Diakses pada 19 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email