Eryra sirup kering 60 ml

08 Jan 2020| Aby Rachman
Eryra sirup kering 60 ml obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri di bagian tubuh.

Deskripsi obat

Eryra adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri di bagian tubuh seperti infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit, dan infeksi menular seksual. Eryra merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Eryra mengandung erythromycin sebagai zat aktifnya.

Eryra sirup kering 60 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 27.000/botol (60 ml) per November 2019
Kemasan1 botol @ 60 ml
ProdusenRama Emerald Multi Sukses

Indikasi (manfaat) obat

  • Pengobatan infeksi bakteri ringan hingga sedang pada:
    • Infeksi saluran pernapasan bagian atas dan bawah, yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes dan Streptococcus pneumonia.
    • Infeksi kulit dan jaringan lunak yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes dan Staphylococcus aureus.
    • Pengobatan (amebiasis intestinal) karena E. histolytica.
    • Pengobatan infeksi menular seksual (sifilis) yang disebabkan oleh Treponema pallidum pada pasien yang alergi terhadap penisillin.
    • Pengobatan peradangan pada bagian uretra (uretritis non gonokokus) yang disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum, bila tetrasiklin dikontraindikasikan dan tidak ditoleransi.
    • Infeksi yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis.
    • Penyakit infeksi berbahaya yang muncul akibat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri (listeriosis) yang disebabkan oleh Listeria monocytogenes.
    • Bakteri penyebab penyakit menular akut (pertussis) yang disebabkan oleh Bordetella pertussis.

Komposisi obat

Tiap 5 ml: Erythromycin 200 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 400 mg sebanyak 4 kali/hari atau 600-800 mg/12 jam
  • Anak-anak: 30-50 mg/kg BB/hari 4 dosis terbagi.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sebelum makan.

Efek samping obat

Perhatian Khusus

  • Pasien gangguan dan kerusakan fungsi hati.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang hipersensitif terhadap erythromycin.
  • Pasien yang menggunakan terfenadin, astemizol, atau cisapride.
  • Gangguan fungsi hati yang berat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

- Ergotamin.
- Dihidroergotamin.
- Teofilin.
- Digoksin.
- Antikoagulan.
- Karbamazepin.

Sesuai kemasan per November 2019.

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email